TargetNews.ID Surabaya – Sebuah rumah bukan hanya tempat untuk berteduh, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun harapan dan kenyamanan bersama keluarga. Kebahagiaan itu kini dirasakan Anil, warga penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Jl. Tanah Merah 4 Sawi, Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya.
Melalui program Rutilahu yang dilaksanakan oleh DPRKPP (Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan) Kota Surabaya, rumah peninggalan orang tua Anil mendapatkan perbaikan sehingga menjadi lebih aman, nyaman, dan layak untuk ditempati.
Dengan wajah penuh syukur, Anil menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Surabaya, DPRKPP, serta Satgas pelaksana yang telah membantu menyelesaikan proses perbaikan rumahnya.
“Alhamdulillah, rumah kami sudah selesai diperbaiki. Terima kasih banyak kepada semua pihak yang telah membantu. Bagi kami, bantuan ini sangat berarti karena membuat keluarga kami bisa tinggal dengan lebih nyaman dan tenang,” ungkap Anil, Senin (20/07/2026).
Bagi Anil, perbaikan rumah tersebut bukan sekadar perubahan fisik bangunan, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan kebahagiaan bagi keluarga. Rumah yang sebelumnya membutuhkan perhatian kini menjadi tempat tinggal yang lebih nyaman untuk menjalani aktivitas sehari-hari.
Ia juga mengapresiasi kinerja Satgas DPRKPP yang telah melaksanakan pekerjaan dengan baik dan sesuai prosedur yang telah ditentukan.
Sementara itu, Agro dari DPRKPP Kota Surabaya menjelaskan bahwa setiap pelaksanaan program Rutilahu dilakukan melalui tahapan dan mekanisme yang berlaku, dengan memperhatikan kebutuhan serta kondisi rumah penerima bantuan.
“Pelaksanaan pekerjaan kami lakukan sesuai prosedur. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sehingga rumah yang diperbaiki bisa menjadi hunian yang lebih layak, sehat, dan nyaman,” ujar Agro.
Menurutnya, program Rutilahu merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah dalam menghadirkan kualitas hunian yang lebih baik bagi masyarakat.
Bagi Anil, bantuan tersebut menjadi bukti bahwa perhatian pemerintah dapat hadir hingga ke rumah-rumah warga. Sebuah kepedulian yang tidak hanya memperbaiki dinding dan atap, tetapi juga menghadirkan kembali rasa nyaman serta harapan bagi keluarga.










