Home / BERITA UTAMA

Senin, 20 Juli 2026 - 22:27 WIB

Kajari Sampang Kasus 27 Korban Anak, Jadi Atensi Nasional PC NU Serukan Keadilan

Foto: Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sampang, Mochamad Iqbal, menegaskan komitmen jajarannya untuk menuntaskan penanganan perkara dugaan persetubuhan terhadap anak yang melibatkan 27 korban

Foto: Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sampang, Mochamad Iqbal, menegaskan komitmen jajarannya untuk menuntaskan penanganan perkara dugaan persetubuhan terhadap anak yang melibatkan 27 korban

TargetNews.ID Sampang Kepala Kejaksaan Negeri Kajari Sampang, Mochamad Iqbal, menegaskan komitmen jajarannya untuk menuntaskan penanganan perkara dugaan persetubuhan anak terhadap yang melibatkan 27 korban.

Kasus tersebut kini menjadi perhatian Nasional dan mendapat atensi langsung dari pimpinan Kejaksaan.

Pernyataan itu disampaikan dalam pertemuan yang dihadiri para Kiai, tokoh agama, serta sejumlah pihak yang memberikan dukungan terhadap proses penegakan hukum.

Mochamad Iqbal menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat dan berharap seluruh proses hukum dapat berjalan hingga tuntas sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya Kejari Sampang telah menyiapkan tim Penuntut Umum yang terdiri dari dua jaksa perempuan, yakni Indah dan Novita, bersama satu jaksa lainnya di bawah koordinasi Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasipidum).

Baca juga  Sambang ke Masyarakat Bhabinkamtibmas Food Estate Lakukan Sosialisasi dan Imbauan

Tim tersebut akan mengawal proses persidangan hingga selesai.

“Perkara ini telah menjadi atensi Nasional. Karena itu, kami berkomitmen menyelesaikannya secara profesional, transparan, dan tanpa hambatan hingga tuntas,” tegas Mochamad Iqbal. Senin (20/7/2026).

Dalam kesempatan yang sama, Ketua MUI Sampang KH. Itqon Buser mengajak seluruh masyarakat mengawal proses hukum agar berjalan adil tanpa intervensi dari pihak mana pun.

Ia menegaskan bahwa korban dalam perkara ini masih di bawah umur sehingga perlindungan terhadap hak-hak korban harus menjadi prioritas.

KH. Itqon Busiri juga menekankan pentingnya peran keluarga, ulama, pesantren, dan lingkungan dalam memperkuat pendidikan agama serta pembinaan moral anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Baca juga  Gag Bahaya Ta.....Beredar Informasi Sebelum Meninggal AM Tahanan Polsek Simokerto Sempat Dianiaya Kapolsek Dan Kanit Reskrim

Menurutnya, kemudahan akses gadget dan informasi harus diimbangi dengan pengawasan orang tua agar anak tidak terjerumus pada pengaruh negatif.

Ia mengingatkan bahwa bekal terbaik bagi generasi muda adalah keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Selain mengawal proses hukum, MUI Sampang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat pendidikan karakter melalui pengajian, pesantren, serta pembinaan keagamaan guna mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang.

Pertemuan ditutup dengan doa bersama agar proses hukum berjalan lancar, memberikan keadilan bagi para korban, serta menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk meningkatkan perlindungan terhadap anak.

*Redaksi*

Share :

Baca Juga

Artikel

Sambang Kamtibmas Presisi Sat Binmas Polres Pulang Pisau Ke Masyarakat Di Desa Hanjak maju

Artikel

Himbau Kamseltibcarlantas, Satlantas Lakukan Penling di Kota Pulang Pisau

BERITA UTAMA

80.507 UMKM Berizin Usaha, Program Prioritas Bupati Tegal Perkuat Daya Saing melalui Pendampingan dan Perluasan Akses Pasar

BERITA UTAMA

Tegal Night Carnival 2026 Ramaikan Peringatan HUT Ke 81 Republik Indonesia

Artikel

Pasti Hebat Indonesia Kirim Wakil di Semua Sektor Bulu Tangkis pada Olimpiade Paris 2024

Artikel

Gotong Royong TNI-Rakyat Warnai Pengerjaan Rehab RTLH di TMMD ke-124 HST

BERITA UTAMA

Air Bersih di Desa Ratu Sepudak Terpenuhi Melalui Program TMMD Regtas ke-126 Kodim 1208/Sambas

Artikel

Polsek Sebangau Kuala Giat KRYD di wilayah kecamatan Sebangau Kuala