Home / BERITA UTAMA

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:33 WIB

Kampanye Nasional Stop Bullying Kolaborasi Seluruh Elemen Film Layar Lebar “Aku Bukan Musuhmu Tapi Aku Sahabatmu”

Foto:

Foto: "Aku Bukan Musuhmu Tapi Aku Sahabatmu"

TargetNews.ID Jakarta, 4 Agustus 2026 – Kampanye Nasional Stop Bullying kembali menggema melalui produksi film layar lebar “Aku Bukan Musuhmu Tapi Aku Sahabatmu”, sebuah karya yang mengangkat pentingnya membangun budaya saling menghargai, empati, dan persahabatan di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap kasus perundungan di Indonesia. Tema perundungan juga telah banyak diangkat melalui film dan kampanye publik sebagai media edukasi masyarakat.

Film ini dihadirkan sebagai media edukasi yang diharapkan mampu mendorong kesadaran masyarakat bahwa pencegahan bullying tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah atau keluarga, melainkan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.

Melalui kampanye ini, para profesional, tokoh masyarakat, tokoh agama, pendidik, seniman, pelaku industri kreatif, dunia usaha, pemerintah, komunitas, serta masyarakat luas diajak untuk berkolaborasi menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak-anak Indonesia.

Produser dan tim kreatif menilai bahwa film memiliki kekuatan untuk menyampaikan pesan kemanusiaan secara lebih dekat kepada masyarakat. Oleh karena itu, “Aku Bukan Musuhmu Tapi Aku Sahabatmu” diharapkan menjadi ruang refleksi sekaligus ajakan nyata agar setiap individu berani menghentikan tindakan perundungan, baik di lingkungan sekolah, keluarga, tempat kerja, maupun ruang digital.

Selain menghadirkan kisah yang menyentuh, film ini juga membawa pesan bahwa setiap anak Indonesia berhak tumbuh dalam lingkungan yang aman, dihargai, didengar, dan dicintai. Nilai-nilai persahabatan, kepedulian, toleransi, serta penghormatan terhadap sesama menjadi fondasi utama yang diangkat dalam cerita.

Baca juga  Kapolsek Batang Kota Imbau Warga Awasi Anak-anak di Lingkungan Sekitar

Film layar lebar ini merupakan karya Kanjeng Gusti Sultan Sepuh Pangeran Heru Rusyamsi Arianatareja, yang bertindak sebagai pencetus ide cerita, penulis skenario, sekaligus produser. Film ini akan disutradarai oleh Rd. Beben Firmansyah Arianatareja, putra dari sutradara legendaris H. Maman Firmansyah, dengan Executive Producer Rd. Sandy Tumiwa, S.H.

Selain memproduksi film “Aku Bukan Musuhmu Tapi Aku Sahabatmu”, Kanjeng Gusti Sultan Sepuh Pangeran Heru Rusyamsi Arianatareja juga berkomitmen untuk terus menghadirkan karya-karya perfilman bertema pendidikan, sosial, budaya, dan kemanusiaan. Untuk mewujudkan visi tersebut, beliau akan menunjuk Production House yang memiliki kompetensi, profesionalisme, dan pengalaman di industri perfilman Indonesia untuk menjadi mitra strategis dalam memproduksi film-film berikutnya. Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan karya-karya sinema nasional yang berkualitas, berdaya saing, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan perkembangan industri perfilman Indonesia.

Menurut penyelenggara, film ini telah memperoleh sambutan positif dari berbagai kalangan. Disebutkan bahwa Prof. Sufmi Dasco memberikan respons positif setelah menerima pemaparan mengenai konsep cerita dan mini trial film Stop Bullying ini. Selain itu, penyelenggara juga menyampaikan bahwa film ini didukung oleh sejumlah pihak, termasuk beberapa perusahaan seperti BSI, Telkom Indonesia, PLN, dan Pertamina.

Baca juga  Forkopimda Jatim Berangkatkan Bantuan Untuk Warga Palestina dari Lapangan Makodam V Brawijaya

Di tingkat daerah, proses open casting yang diselenggarakan di Kabupaten Kuningan juga mendapat sambutan antusias dari berbagai elemen masyarakat. Kehadiran tokoh masyarakat, tokoh politik, pejabat daerah, serta tingginya minat masyarakat untuk mengikuti proses casting menunjukkan besarnya harapan agar film ini dapat menjadi media edukasi yang memberikan dampak positif bagi generasi muda Indonesia.

Kampanye Nasional Stop Bullying diharapkan menjadi gerakan sosial yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat sehingga mampu membangun budaya saling menghormati serta memperkuat karakter generasi muda menuju Indonesia yang lebih beradab, inklusif, dan berdaya saing.

«”Masa depan Indonesia ditentukan oleh bagaimana kita memperlakukan anak-anak hari ini. Tidak ada tempat bagi bullying dalam kehidupan bangsa yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Saatnya kita berdiri bersama, menjadi pelindung, bukan pembiar.”»

Melalui semangat “Aku Bukan Musuhmu Tapi Aku Sahabatmu”, penyelenggara berharap gerakan ini menjadi inspirasi nasional dalam memperkuat pendidikan karakter, menumbuhkan budaya saling menghargai, serta mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama mewujudkan Indonesia yang bebas dari bullying demi masa depan anak-anak Indonesia yang lebih baik.

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

BIRO SDM POLDA KALBAR BERIKAN SOSIALISASI ASSESSMENT PADA JAJARAN OPD KABUPATEN SINTANG

Artikel

Marak Kasus Lakalantas di Pulang Pisau Sat Lantas Gelar Patroli di Daerah Rawan Laka

Artikel

Irjen Pol Mohammad Iqbal Beri Kejutan kepada Brigjen TNI Sugiyono Dalam rangka HUT ke 79 TNI

BERITA UTAMA

Cuaca Panas Antisipasi Api

BERITA UTAMA

Viral Pemberitaan Pelepasan di Wilayah Jawa Timur, Garad Minta Kapolri Turun Tangan

Artikel

SELAMAT DAN SUKSES ATAS PELANTIKAN YORDAN M BATARAGOA, S.T., M.Si

Artikel

Satgas Pam Obvitnas PT Freeport Indonesia Gelar Pelayanan Kesehatan dan Posyandu di Distrik Jila

Artikel

Polda Jatim Gelar Road Show Generasi Emas Produktif Tanpa Narkoba