Home / BERITA UTAMA

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Lia Istifhama dan Cara Berbeda Merangkul Anak Muda

TARGETNEWS.ID SURABAYA – Gagasan otonomi berkeadilan yang digaungkan Senator DPD RI, Lia Istifhama, tidak sekadar berbicara tentang kebijakan dan pembagian kewenangan daerah. Di balik gagasan tersebut, ada perhatian kuat terhadap bagaimana generasi muda diberi ruang untuk ikut menentukan arah masa depan daerah.

Lia dikenal sebagai sosok yang lantang ketika menyuarakan isu-isu strategis. Namun, ketegasan itu berjalan beriringan dengan gaya komunikasi yang hangat dan merangkul, terutama ketika berhadapan dengan kalangan anak muda.

Baginya, pembangunan daerah tidak akan berjalan berkelanjutan jika generasi muda hanya ditempatkan sebagai penonton.

Sebagai anggota MPR RI melalui Badan Pengkajian, Lia aktif mengikuti berbagai forum diskusi, baik di tingkat nasional maupun daerah. Menariknya, ruang dialog yang ia datangi tidak selalu berupa forum resmi atau acara besar.

Ia juga hadir di kampus, komunitas, hingga diskusi-diskusi kecil yang digelar mahasiswa dan kelompok muda.

Prinsip “pantang menolak undangan” seolah menjadi bagian dari cara Lia membangun komunikasi. Undangan mahasiswa, aktivis maupun komunitas lokal sebisa mungkin ia respons dengan hadir secara langsung.

Bagi Lia, mendengar aspirasi masyarakat tidak harus menunggu forum besar. Justru dari percakapan sederhana, sering kali muncul persoalan dan gagasan yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Baca juga  Kamseltibcarlantas: Sat Lantas Polres Pulang Pisau Giat Penling dan Penluh

Pendekatan itu pula yang membuat Lia kerap dipandang sebagai politisi yang tidak berjarak. Ia tidak terlalu mempermasalahkan besar kecilnya jumlah peserta dalam sebuah forum. Yang lebih penting baginya adalah adanya ruang dialog dan kesempatan untuk saling mendengar.

Dari forum besar hingga diskusi di tingkat program studi, Lia berusaha menjaga komunikasi dua arah dengan generasi muda.

Kedekatan tersebut bahkan mendapat apresiasi dari kalangan anak muda. Lia pernah dinobatkan sebagai Politisi Idola Gen Z oleh Radar Surabaya, salah satunya karena intensitasnya menyapa mahasiswa dan komunitas pergerakan.

Meski terbuka terhadap kritik dan perbedaan pandangan, Lia juga kerap mengingatkan anak muda agar kebebasan berpendapat tetap dibarengi tanggung jawab.

“Kita boleh bersuara, tapi tidak ada ruang untuk provokasi. Karena generasi mendatang berhak hidup damai dan aman,” ujarnya.

Bagi Lia, keberanian bersuara bukan berarti bebas mengabaikan persatuan. Demokrasi justru membutuhkan generasi yang kritis sekaligus mampu menghargai perbedaan.

Pandangan itu kemudian ia kaitkan dengan gagasan otonomi berkeadilan. Menurutnya, daerah harus memiliki ruang yang cukup untuk mengembangkan potensi masing-masing, sementara anak muda harus mendapatkan kesempatan untuk terlibat di dalam proses tersebut.

Baca juga  Babinsa Koramil 06/Sruweng Mengikuti Upacara 17-An di Halaman Pendopo Kecamatan Sruweng

“Anak muda bukan hanya penerus, tetapi juga bagian dari penggerak perubahan hari ini,” menjadi semangat yang tercermin dalam berbagai ruang dialog yang ia bangun.

Sementara itu, Fajar Yulianto, salah seorang anak muda yang mengikuti kiprah Lia, mengaku kagum dengan gaya komunikasi senator tersebut.

Menurut Fajar, Lia mampu memadukan keberanian dalam menyampaikan gagasan dengan sikap yang tetap hangat ketika berdialog.

“Menurut saya, Ning Lia menghadirkan wajah politik yang tidak hanya tegas secara gagasan, tetapi juga hangat dalam pendekatan. Kombinasi seperti ini relevan untuk menjawab tantangan demokrasi dan ekonomi berkelanjutan ke depan,” katanya.

Pada akhirnya, gagasan besar tentang otonomi berkeadilan tidak hanya berbicara mengenai bagaimana daerah mengelola potensinya. Lebih jauh, gagasan itu juga tentang siapa yang diberi ruang untuk ikut membangun daerah.

Dan bagi Lia, anak muda tampaknya bukan sekadar generasi yang akan menerima masa depan, tetapi generasi yang sejak sekarang perlu diajak ikut menentukannya.

(Anil)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Sinergi Tiga Pilar Semakin Kokoh, Koramil 1008-05 Sambangi Polsek Kelua dan Polsek Muara Harus

Artikel

1.333 Nelayan Pantura Terima Bantuan Beras Paceklik

BERITA UTAMA

Babinsa Sejangkung Hadiri Lokakarya Mini Lintas Sektor Bidang Kesehatan Puskesmas Sejangkung

Artikel

Sampaikan larangan Karhutla kepada masyarakat, saat Patroli Dialogis

Artikel

Polda Jatim Libatkan Tim Trauma Healing dan Psikiater Untuk Tersangka Briptu FN

BERITA UTAMA

Bersama Anggota, Ketua Persit Ranting 20 Koramil 19/ Kuwarasan Panen Sayuran Organik

Artikel

Dandim 1002/HST Pimpin Korp Raport Serah Terima Jabatan dan Pindah Satuan

BERITA UTAMA

Polres Pulang Pisau Ikuti “Satya Bhalluka Pala Adventure Trail 2025” Sambut HUT Brimob ke-80