TARGETNEWS.ID SURABAYA – Impian menjadi aparatur sipil negara (ASN) justru berubah menjadi dugaan penipuan bagi DYA (27), warga Sidoarjo. Ia mengaku mengalami kerugian hingga Rp625 juta setelah dijanjikan bisa masuk sebagai CPNS melalui jalur susulan di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).
DYA mengaku telah menjalani sejumlah tahapan yang disebut sebagai bagian dari proses penerimaan. Mulai dari tes psikologi, tes fisik, hingga kegiatan yang melibatkan sejumlah orang yang mengaku sebagai pegawai atau memiliki keterkaitan dengan instansi pemerintah.
Namun, seluruh rangkaian tersebut tak pernah berujung pada kepastian penempatan kerja seperti yang dijanjikan.
Merasa ada kejanggalan, DYA kemudian mempertanyakan uang yang telah disetorkan. Upayanya mendapatkan kejelasan pun disebut tidak membuahkan hasil.
Kasus ini akhirnya dibawa ke Polda Jawa Timur. DYA bersama sejumlah korban lain mengadukan dugaan penipuan dengan modus menawarkan jalur khusus atau jalur susulan untuk masuk sebagai CPNS.
Menurut pengakuan korban, awal mula dugaan penipuan itu terjadi ketika ayah DYA didekati seseorang yang dikenal memiliki hubungan dengan pihak tertentu di sebuah instansi. Dari perkenalan tersebut, muncul tawaran yang menjanjikan kesempatan bagi DYA untuk masuk sebagai CPNS melalui jalur susulan.
Tawaran itu kemudian diyakini korban sebagai peluang resmi. Seiring berjalannya proses, sejumlah uang terus diserahkan hingga total kerugian yang dialami DYA mencapai Rp625 juta.
Kini, korban berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas pihak-pihak yang diduga terlibat. Kasus tersebut juga menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap tawaran masuk CPNS melalui jalur tidak resmi, terlebih jika disertai permintaan pembayaran dalam jumlah besar.
Proses penerimaan ASN pada prinsipnya harus dilakukan melalui mekanisme resmi yang ditetapkan pemerintah. Masyarakat diimbau selalu memverifikasi informasi rekrutmen melalui kanal resmi dan tidak menyerahkan uang kepada pihak yang menjanjikan kelulusan atau penempatan kerja.










