Home / HUKRIM / KRIMINAL / NEWS

Sabtu, 12 September 2026 - 12:10 WIB

Dinilai Mencoreng Marwah Polri, Penggunaan Atribut Mirip Seragam Polisi dalam Pamflet Zona Club Dipertanyakan

Foto: Pamflet promosi Zona Club yang menampilkan enam perempuan dengan pakaian menyerupai atribut atau seragam Polri. Penggunaan pakaian tersebut dalam materi promosi tempat hiburan malam menjadi sorotan dan dipertanyakan dasar penggunaannya TargetNews.ID/Istimewah

Foto: Pamflet promosi Zona Club yang menampilkan enam perempuan dengan pakaian menyerupai atribut atau seragam Polri. Penggunaan pakaian tersebut dalam materi promosi tempat hiburan malam menjadi sorotan dan dipertanyakan dasar penggunaannya TargetNews.ID/Istimewah

TARGETNEWS.ID SURABAYA Penggunaan pakaian yang menyerupai atribut Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam materi promosi tempat hiburan malam menjadi sorotan. Pamflet promosi Zona Club yang menampilkan sejumlah perempuan dengan pakaian mirip seragam kepolisian memunculkan pertanyaan mengenai dasar dan tujuan penggunaannya.

Dalam pamflet tersebut terlihat enam perempuan mengenakan pakaian yang secara visual disebut menyerupai atribut atau seragam Polri. Materi tersebut kemudian digunakan sebagai bagian dari publikasi atau promosi kegiatan hiburan di Zona Club.

Penggunaan pakaian yang identik dengan institusi kepolisian untuk kepentingan promosi komersial dinilai perlu mendapat perhatian. Sebab, seragam maupun atribut kepolisian memiliki identitas khusus yang melekat dengan kewenangan dan kewibawaan institusi.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, tiga perempuan yang tampil dalam pamflet tersebut merupakan disc jockey (DJ), sementara tiga lainnya disebut sebagai pegawai Zona Club.

Meski demikian, belum diketahui secara pasti apakah pakaian yang digunakan tersebut merupakan atribut resmi Polri, kostum yang sengaja dibuat menyerupai seragam kepolisian, atau bentuk pakaian lain untuk kebutuhan konsep promosi.

Persoalan tersebut dinilai tidak bisa dilepaskan dari potensi munculnya persepsi publik. Penggunaan atribut yang menyerupai institusi negara dalam sebuah materi promosi dapat menimbulkan kesan seolah-olah terdapat keterkaitan, dukungan, maupun hubungan resmi dengan institusi Polri.

Karena itu, pihak manajemen Zona Club dinilai perlu memberikan penjelasan secara terbuka mengenai latar belakang penggunaan pakaian tersebut, termasuk siapa yang menentukan konsep, tujuan pemakaian, serta apakah terdapat izin atau persetujuan dari pihak terkait.

Apalagi, penggunaan simbol maupun atribut yang melekat pada institusi kepolisian bukan sekadar persoalan estetika dalam materi promosi. Jika dilakukan tanpa dasar yang jelas, hal tersebut dikhawatirkan dapat menimbulkan persepsi negatif dan berdampak terhadap citra serta marwah institusi Polri.

Hingga berita ini ditulis, TargetNews.ID masih berupaya menghubungi manajemen Zona Club untuk memperoleh konfirmasi dan klarifikasi terkait penggunaan pakaian yang menyerupai atribut Polri dalam pamflet tersebut.

Redaksi TargetNews.ID

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Polres Mojokerto Kota Ungkap Produksi Oli Ilegal, Satu Tersangka Diamankan

BERITA UTAMA

Wujudkan Kepedulian dan Kebersamaan, Anggota Koramil Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Kantor Koramil

BERITA UTAMA

Perkuat Sinergi Penanggulangan Karhutla, Tim Penyuluh Pasis Dikreg Seskoad Kunjungi BPBD Tabalong

BERITA UTAMA

Satu per Satu, Atap Rumah Pak Sajimin Mulai Terpasang, Satgas TMMD Kejar Penyelesaian RTLH

BERITA UTAMA

Menjawab Kebutuhan Air Bersih, Satgas TMMD Mulai Dirikan Tower Sumur Bor

BERITA UTAMA

Tak Hanya Atap dan Dinding, Tempat Wudhu Mushola Istiqomah Juga Dipasangi Plafon

BERITA UTAMA

Percepat Penyelesaian Sasaran, Satgas TMMD Pasang Keramik Lantai Pos Kamling

BERITA UTAMA

Antusias Warga Panggang Marak Ikuti Penyuluhan Pencegahan Karhutla dari Seskoad