PASURUAN – Pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya kali ini terasa berbeda. Bukan hanya menjadi ruang untuk bersilaturahmi, para anggota DWP juga mendapat kesempatan menambah wawasan dengan melihat langsung aktivitas di balik proses produksi pangan.
Dipimpin Ketua DWP Rutan Kelas I Surabaya, Ny. Lya Adi Wibowo, rombongan mengikuti kegiatan Factory Visit ke PT Nippon Indosari Corpindo di Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (18/9/2026).
Sejak tiba di lokasi, para anggota DWP tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat lebih dekat bagaimana produk pangan yang sehari-hari dikenal masyarakat diproses sebelum akhirnya sampai ke tangan konsumen.
Kegiatan diawali dengan pemaparan Company Profile PT Nippon Indosari Corpindo. Para anggota DWP mendapat gambaran mengenai perjalanan perusahaan yang telah memproduksi Sari Roti sejak 1985.
Pemaparan kemudian berlanjut pada penjelasan mengenai proses produksi. Informasi tersebut memberikan perspektif baru bagi para anggota DWP tentang berbagai tahapan yang harus dilalui sebuah produk pangan hingga siap didistribusikan.
Tidak berhenti di ruang pemaparan, rombongan kemudian diajak melihat langsung area produksi. Dari balik ruang produksi, para anggota dapat menyaksikan bagaimana proses pengolahan roti berlangsung hingga produk siap untuk didistribusikan kepada masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, anggota DWP juga memperoleh informasi bahwa PT Nippon Indosari Corpindo disebut mampu menghasilkan lebih dari 5.000 pcs roti dalam sehari. Produk tersebut kemudian didistribusikan ke sejumlah wilayah, di antaranya Jawa Timur, Bali, hingga Nusa Tenggara.
Bagi Ny. Lya Adi Wibowo, pengalaman tersebut menjadi warna tersendiri dalam pertemuan rutin DWP.
“Pertemuan rutin bulanan DWP Rutan Kelas I Surabaya kali ini hadir dengan suasana yang berbeda,” ujar Ny. Lya Adi Wibowo.
Menurutnya, Factory Visit menjadi kesempatan bagi anggota DWP untuk belajar secara langsung sekaligus memperluas pengetahuan mengenai proses pengolahan produk pangan.
Di tengah kegiatan, suasana kebersamaan tetap terasa. Para anggota mengikuti setiap rangkaian kunjungan secara kompak, mulai dari mendengarkan pemaparan perusahaan hingga melihat langsung aktivitas di area produksi.
Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pertemuan rutin organisasi tidak selalu harus berlangsung dalam suasana yang sama. Silaturahmi dapat dikemas menjadi ruang untuk belajar, berbagi pengalaman, sekaligus memperoleh wawasan baru.
Apalagi, materi yang disampaikan juga menyentuh pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi keluarga, terutama bagi anak-anak dalam menunjang tumbuh kembang mereka.
Rangkaian kunjungan kemudian ditutup dengan pembagian goodie bag berisi berbagai produk Sari Roti sebagai bentuk apresiasi dari PT Nippon Indosari Corpindo kepada rombongan DWP Rutan Kelas I Surabaya.
Pulang dari kunjungan tersebut, para anggota DWP tidak hanya membawa goodie bag. Mereka juga membawa pengalaman baru tentang perjalanan sebuah produk pangan, mulai dari proses produksi hingga siap hadir di meja keluarga.
Bagi DWP Rutan Kelas I Surabaya, kegiatan ini menjadi momentum untuk terus menghadirkan pertemuan yang tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga memberikan pengalaman dan pengetahuan yang bermanfaat bagi para anggotanya.
(Anil)










