Home / BERITA UTAMA / POLRI

Selasa, 22 September 2026 - 14:10 WIB

Polda Jambi Gunakan 1.400 Liter Cairan X-Fire untuk Percepat Penanganan Karhutla di Taman Nasional Berbak

Keterangan foto:Petugas Polda Jambi melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Berbak dengan menggunakan cairan X-Fire sebanyak 1.400 liter untuk mempercepat pemadaman dan mencegah meluasnya api.

Keterangan foto:Petugas Polda Jambi melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Berbak dengan menggunakan cairan X-Fire sebanyak 1.400 liter untuk mempercepat pemadaman dan mencegah meluasnya api.

JAMBI – Polda Jambi terus memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Provinsi Jambi. Salah satunya melalui respons cepat Satuan Brimob Polda Jambi dalam menangani Karhutla di kawasan Taman Nasional Berbak, Desa Rantau Rasau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) pada Senin, (21/09/2026)

Dansata Brimob Polda Jambi Kombes Pol. Budi Hidayat, S.I.K., memimpin langsung kegiatan penanganan Karhutla di kawasan tersebut, tepatnya di Posko Berbak.

Dalam penanganan tersebut, Satbrimob Polda Jambi menggunakan 70 dirigen atau sebanyak 1.400 liter cairan X-Fire SILOG POLRI 01 sebagai bagian dari upaya mempercepat pemadaman dan mencegah api meluas.

Cairan X-Fire merupakan inovasi Slog Polri yang digunakan untuk mendukung penanganan kebakaran, khususnya pada kawasan yang memiliki karakteristik lahan gambut. Formula tersebut memiliki sejumlah keunggulan dalam membantu proses pemadaman secara lebih efektif dan efisien.

Salah satu keunggulannya adalah efisiensi penggunaan air. Dengan komposisi campuran 800 liter air dan 200 liter formula X-Fire, sebanyak 1.000 liter campuran disebut memiliki efektivitas setara dengan 5.000 liter air murni.

Selain itu, formula X-Fire dirancang untuk dapat meresap ke dalam tanah gambut dan membantu meredam bara api di bawah permukaan. Penggunaan cairan tersebut juga ditujukan untuk mendinginkan area yang terbakar sehingga dapat membantu mencegah api kembali menyala.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan, penggunaan sarana dan metode penanganan yang tepat menjadi bagian dari upaya Polda Jambi mempercepat penanggulangan Karhutla, terutama pada wilayah dengan karakteristik lahan gambut.

“Polda Jambi terus mengoptimalkan seluruh sumber daya dan sarana yang tersedia dalam penanganan Karhutla. Penggunaan cairan X-Fire oleh Satbrimob Polda Jambi merupakan salah satu upaya untuk mempercepat pemadaman, mendinginkan area yang terbakar serta mencegah api kembali menyala,” ujar Kabid Humas

Menurutnya, penanganan Karhutla di kawasan gambut membutuhkan langkah yang cepat dan tepat karena api dapat menjalar hingga ke bawah permukaan tanah dan berpotensi kembali muncul apabila bara belum benar-benar padam.

“Sebanyak 1.400 liter cairan X-Fire yang digunakan dalam kegiatan ini diharapkan dapat membantu personel dalam melakukan pemadaman secara lebih efektif. Selain itu, karakteristik cairan tersebut juga membantu meredam asap dan bara api pada area yang terbakar,” jelasnya.

Kombes Pol. Erlan menambahkan, X-Fire juga dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik dan kelestarian ekosistem lahan gambut. Penggunaannya diharapkan dapat membantu menekan produksi asap pekat yang ditimbulkan oleh kebakaran gambut.

“Polda Jambi akan terus melakukan langkah-langkah penanganan dan pencegahan Karhutla secara maksimal. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat yang menemukan titik api atau mengetahui adanya potensi Karhutla agar segera melaporkannya kepada petugas, sehingga dapat dilakukan penanganan sedini mungkin.

Respons cepat Satbrimob Polda Jambi di kawasan Taman Nasional Berbak tersebut menjadi bagian dari komitmen Polda Jambi dalam mendukung upaya penanggulangan Karhutla sekaligus meminimalkan dampaknya terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat dan ekosistem di Provinsi Jambi.

(Samsul)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Empat Kelemahan Mendasar dalam Pilkades Digital | Aceng Syamsul Hadie (ASH): Ancaman Manipulasi Suara dan Potensi Krisis Legitimasi Demokrasi Desa

BERITA UTAMA

Bhabinkatibmas Polsek  Pabean Cantian Program Kapolri Minggu Kasih  Berikan Himbauan kepada Jemaat Gereja

BERITA UTAMA

Upaya Menarik Minat Generasi Muda Bergabung Menjadi Prajurit TNI AD, Kodim 1208/Sambas Laksanakan Pendaftaran Online dan Validasi 

BERITA UTAMA

Wujud Kepedulian Terhadap Warga, Babinsa Koramil 1002-01/Batang Alai Selatan Bantu Petani Jemur Padi

BERITA UTAMA

Kesigapan Tim Kesehatan, Pastikan Kondisi Personel Satgas TMMD Tetap Prima di Lapangan

BERITA UTAMA

Tak Hanya Kokoh, Satgas TMMD Percantik Sasaran Jembatan dengan Pemasangan Kastin

BERITA UTAMA

Sarana MCK Mushola Istiqomah Tak Luput dari Perhatian Satgas TMMD

BERITA UTAMA

Tandon 1.200 Liter Mulai Mengisi Tower Sumur Bor, Satgas TMMD Percepat Hadirkan Air Bersih