Home / DAERAH / HUKUM / Uncategorized

Selasa, 22 September 2026 - 17:09 WIB

Program P3-TGAI dijadikan Ajang kumpul Kebo Oknum Asta dan TPM

Program P3-TGAI dijadikan Ajang kumpul Kebo Oknum Asta dan TPM

Program P3-TGAI dijadikan Ajang kumpul Kebo Oknum Asta dan TPM

SITUBONDO – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Kabupaten Situbondo menjadi sorotan setelah muncul dugaan hubungan pribadi antara dua orang yang disebut sebagai tenaga pendukung program tersebut.

Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan, pasangan berinisial FA dan RA sempat digerebek warga di sebuah rumah di Desa Kalibagor, Kecamatan Situbondo, beberapa waktu lalu.

Menurut dia, FA disebut merupakan oknum Asisten Tenaga Ahli (ASTA) P3-TGAI asal Bondowoso. Sementara RA disebut sebagai oknum Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM).

“Ketika digerebek, keduanya mengaku sudah menikah siri. Bahkan dari hubungan tersebut sudah memiliki anak yang usianya sekitar satu bulan,” kata sumber tersebut, Selasa (22/9/2026).

Ia mengatakan, video saat penggerebekan juga beredar di sejumlah grup WhatsApp warga.
Namun, keterangan mengenai status hubungan keduanya tersebut belum mendapat konfirmasi dari FA maupun RA.

Baca juga  Seleksi Dirut PDAM Tirta Jati Cirebon Memanas: Calon Dirut Inisial HCS Diduga Keras Bermasalah Oleh: Aceng Syamsul Hadie (ASH)

*Warga Soroti Dugaan Penyalahgunaan Peran*
Warga menyayangkan munculnya persoalan pribadi yang melibatkan orang-orang yang bekerja dalam program pemerintah.

P3-TGAI merupakan program infrastruktur berbasis masyarakat Kementerian Pekerjaan Umum yang ditujukan untuk meningkatkan tata guna air irigasi. Pada pelaksanaan 2026, program tersebut dijalankan di sekitar 12.000 lokasi di Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, TPM memiliki peran mendampingi masyarakat sejak tahap persiapan, perencanaan, pelaksanaan hingga penyelesaian kegiatan. Sementara Asisten Tenaga Ahli (Asta) antara lain melakukan verifikasi administrasi penerima program dan memberikan bimbingan kepada TPM.

Karena itu, warga meminta pihak yang memiliki kewenangan melakukan pemeriksaan terhadap dugaan tersebut apabila memang terdapat pelanggaran terhadap aturan atau kode etik.

Baca juga  Sat Binmas Polres Pulang Pisau Sosialisasi Saber Pungli kepada Masyarakat di Kecamatan Kahayan Hilir

“Kami berharap ada tindakan tegas. Jangan sampai program pemerintah yang tujuannya membantu masyarakat justru tercoreng oleh perilaku oknum,” ujar sumber tersebut.

*Minta Dugaan Pelanggaran Diperiksa*
Warga juga meminta pihak berwenang tidak mengabaikan persoalan tersebut, terutama jika benar melibatkan tenaga yang memiliki tugas dalam pendampingan program P3-TGAI.

“Saya tidak akan membuka siapa saja yang datang saat penggerebekan. Tetapi videonya sudah banyak beredar,” katanya.

Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari FA dan RA terkait dugaan tersebut maupun dari pihak pengelola P3-TGAI mengenai langkah yang akan diambil.

Secara resmi, Kementerian Pekerjaan Umum menempatkan P3-TGAI sebagai program yang bertujuan meningkatkan layanan irigasi dan mendukung produktivitas pertanian.

Bersambung……..

Share :

Baca Juga

Artikel

Babinsa Koramil 06/Sruweng Bantu Warga Membuat Rabat Beton Jalan Desa

Artikel

Menewaskan Pegowes, Polres Bangkalan Tangkap Pelaku Kasus Tabrak Lari di Jembatan Suramadu pada KM 3.400

Uncategorized

Turun ke Jalan Personel Polsek Maliku lakukan ini

BERITA UTAMA

Sat Lantas Polres Pulang Pisau Gelar Pengaturan Pagi dan Giat Simpatik, Wujudkan Kenyamanan Berlalu Lintas

Uncategorized

Kegiatan rutin Personil Polsek Banama Tingang laks Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di depan mako Polsek Banama Tingang.

Uncategorized

Menjaga silahturahmi Bhabinkamtibmas Food Estate menyambangi warga binaan nya

Uncategorized

Personil Polsek Sebangau Kuala Berikan Pemahaman Tentang Karhutla

Artikel

Wah PETI ilegal Marak, APH Tutup Mata ???, Potensi Kerugian Negara Miliyaran Rupiah