Home / BERITA UTAMA

Jumat, 25 September 2026 - 15:13 WIB

Bupati Tegal Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah dalam Peringatan World Clean Up Day 2026

Bupati Tegal Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah dalam Peringatan World Clean Up Day 2026

Bupati Tegal Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah dalam Peringatan World Clean Up Day 2026

Slawi, TargetNews.ID -Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman mengajak masyarakat membiasakan memilah dan mengelola sampah sejak dari rumah dalam Apel World Clean Up Day (WCD) Kabupaten Tegal 2026 di Alun-Alun Hanggawana Slawi, Jumat (25/09/2026).

Ischak mengatakan, WCD bukan sekadar kegiatan bersih-bersih lingkungan, tetapi momentum untuk membangun kesadaran bahwa persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama. Ia mengajak warga memulai langkah sederhana namun konsisten dalam mengelola sampah sehari-hari.

Saya mengajak masyarakat Kabupaten Tegal untuk mulai melakukan langkah-langkah sederhana, tetapi konsisten. Kurangi sampah dari sumbernya, pilah sampah sesuai jenisnya, manfaatkan kembali sampah yang masih memiliki nilai, dan yang paling penting, jangan membuang sampah sembarangan,” ujar Ischak.

Pesan tersebut digaungkan kembali oleh Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tegal Taroyo dalam kalimat yang lebih tegas.

Sampahku adalah tanggung jawabku, sampahmu tanggung jawabmu, dan sampah kita tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Menurutnya, pengelolaan sampah membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat sehingga tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah. Kesadaran untuk bertanggung jawab terhadap sampah perlu dibangun mulai dari lingkungan terkecil.

Komitmen tersebut diperkuat melalui Deklarasi Tegal Bersih dan serah terima armada persampahan. Taroyo menjelaskan, pelaksanaan WCD di Kabupaten Tegal tidak hanya berupa aksi bersih-bersih, tetapi juga diisi sejumlah kegiatan untuk memperkuat pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir, mulai dari deklarasi kota bersih, penukaran sampah dengan bibit atau telur, serah terima armada persampahan, hingga pemberian penghargaan kepada pemenang lomba bank sampah.

Salah satu yang menarik perhatian dalam rangkaian WCD kali ini adalah pengenalan keranjang pilah sampah hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Tegal dengan Yayasan Rukun. Keranjang tersebut dibuat oleh warga binaan Lapas Slawi, menjadikan program pemilahan sampah ini turut membuka ruang keterampilan dan kontribusi sosial bagi warga binaan.

Baca juga  Babinsa Koramil 13/Buluspesantren Melaksanakan Komsos Dengan Tukang Bangunan

Bank Sampah Perintis Kelurahan Procot meraih juara pertama dalam lomba bank sampah yang digelar dalam rangkaian WCD 2026. Pengelolanya, Umi Salama, mengatakan keberhasilan tersebut didukung administrasi yang tertata, prosedur operasional standar (SOP), dokumentasi kegiatan, serta aktivitas pengelolaan sampah yang dilakukan secara rutin.

Umi berharap momentum WCD 2026 dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Kabupaten Tegal. Menurutnya, persoalan sampah masih menjadi pekerjaan bersama yang membutuhkan kepedulian dan keterlibatan masyarakat secara konsisten.

Melalui WCD 2026, Ischak berharap gerakan pengelolaan sampah tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi kebiasaan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, sebagaimana yang telah dibuktikan Bank Sampah Perintis Procot melalui*Bupati Tegal Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah dalam Peringatan World Clean Up Day 2026

Slawi,Targetnews.id -Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman mengajak masyarakat membiasakan memilah dan mengelola sampah sejak dari rumah dalam Apel World Clean Up Day (WCD) Kabupaten Tegal 2026 di Alun-Alun Hanggawana Slawi, Jumat (25/09/2026).

Ischak mengatakan, WCD bukan sekadar kegiatan bersih-bersih lingkungan, tetapi momentum untuk membangun kesadaran bahwa persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama. Ia mengajak warga memulai langkah sederhana namun konsisten dalam mengelola sampah sehari-hari.

Saya mengajak masyarakat Kabupaten Tegal untuk mulai melakukan langkah-langkah sederhana, tetapi konsisten. Kurangi sampah dari sumbernya, pilah sampah sesuai jenisnya, manfaatkan kembali sampah yang masih memiliki nilai, dan yang paling penting, jangan membuang sampah sembarangan,” ujar Ischak.

Pesan tersebut digaungkan kembali oleh Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tegal Taroyo dalam kalimat yang lebih tegas.

Baca juga  Personil Satbinmas melalui bhabinkamtibmas tingkatkan sosialisasi nomor call center Polisi dan aplikasi pelayanan pengaduan Polres Pulpis

Sampahku adalah tanggung jawabku, sampahmu tanggung jawabmu, dan sampah kita tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Menurutnya, pengelolaan sampah membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat sehingga tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah. Kesadaran untuk bertanggung jawab terhadap sampah perlu dibangun mulai dari lingkungan terkecil.

Komitmen tersebut diperkuat melalui Deklarasi Tegal Bersih dan serah terima armada persampahan. Taroyo menjelaskan, pelaksanaan WCD di Kabupaten Tegal tidak hanya berupa aksi bersih-bersih, tetapi juga diisi sejumlah kegiatan untuk memperkuat pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir, mulai dari deklarasi kota bersih, penukaran sampah dengan bibit atau telur, serah terima armada persampahan, hingga pemberian penghargaan kepada pemenang lomba bank sampah.

Salah satu yang menarik perhatian dalam rangkaian WCD kali ini adalah pengenalan keranjang pilah sampah hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Tegal dengan Yayasan Rukun. Keranjang tersebut dibuat oleh warga binaan Lapas Slawi, menjadikan program pemilahan sampah ini turut membuka ruang keterampilan dan kontribusi sosial bagi warga binaan.

Bank Sampah Perintis Kelurahan Procot meraih juara pertama dalam lomba bank sampah yang digelar dalam rangkaian WCD 2026. Pengelolanya, Umi Salama, mengatakan keberhasilan tersebut didukung administrasi yang tertata, prosedur operasional standar (SOP), dokumentasi kegiatan, serta aktivitas pengelolaan sampah yang di lakukan secara rutin.

Umi berharap momentum WCD 2026 dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Kabupaten Tegal. Menurutnya, persoalan sampah masih menjadi pekerjaan bersama yang membutuhkan kepedulian dan keterlibatan masyarakat secara konsisten.

Melalui WCD 2026, Ischak berharap gerakan pengelolaan sampah tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi kebiasaan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, sebagaimana yang telah dibuktikan Bank Sampah Perintis Procot melalui pengelolaan yang konsisten dan tertata.(Fauzi/Hms)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Simak Akselerasi Kinerja Himpaudi Kabupaten, Untuk Pengembangan Dan Kemajuan PAUD Di Sampang

Artikel

KOMITE PEMBERANTASAN KORUPSI RI Nusantara Mengucapkan Selamat Merayakan Idul Adha 2024 / 1445 H

BERITA UTAMA

Gotong Royong, TNI – Polri di Lumajang Bantu Pembangunan Masjid Nurul Falah

Artikel

Ngeri Seorang Bocah Berusia 7 Tahun Diperkosa hingga Kemaluannya Robek

BERITA UTAMA

Mario Teguh Bantah Lakukan Penipuan hingga Miliaran Rupiah

Artikel

Ojek ilegal diduga di Kadilangu Demak, Pemerintah Diminta Tindak Tegas

Artikel

Personel Kodim 1009/Tanah Laut Bersama Unsur Forkopimda Tala Pantau Kegiatan Di Gudang Logistik KPU Tanah Laut

BERITA UTAMA

Pertahankan Kondusifitas, Satsamapta Polresta Palangka Raya Patroli Kamtibmas Lewat Rute Ini