SURABAYA – Pergantian kepemimpinan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dan menjaga kesinambungan program kerja antarlembaga. Semangat tersebut tercermin dalam kehadiran Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya pada acara pisah sambut pimpinan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur, Senin (12/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Surabaya itu dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kusnali, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur, Raden Fadjar Widjanarko, serta pejabat baru, Dr. Saiful Sahri. Sejumlah kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan turut hadir dalam agenda tersebut.
Lebih dari sekadar seremoni pergantian pejabat, pertemuan ini menjadi ruang untuk merawat komunikasi dan mempererat hubungan kerja di antara jajaran instansi terkait. Koordinasi yang terjalin diharapkan mampu mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing lembaga secara efektif dan berkesinambungan.
Dalam penyelenggaraan pelayanan publik, sinergi lintas kementerian memiliki peran penting untuk mendorong tata kelola kelembagaan yang profesional, transparan, dan akuntabel. Terlebih, pelaksanaan tugas di bidang hukum dan pemasyarakatan membutuhkan koordinasi yang baik agar pelayanan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Bagi Rutan Kelas I Surabaya, hubungan kelembagaan yang harmonis menjadi salah satu unsur pendukung dalam pelaksanaan pelayanan kepada tahanan serta pembinaan terhadap warga binaan. Melalui komunikasi yang terjaga, berbagai program diharapkan dapat berjalan optimal dengan tetap mengedepankan integritas dan pendekatan humanis.
Momentum pisah sambut tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa keberlanjutan pelayanan tidak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi juga pada komitmen dan kolaborasi seluruh jajaran. Pergantian kepemimpinan diharapkan membawa semangat baru tanpa mengesampingkan program kerja yang telah berjalan.
Dengan memperkuat koordinasi dan membangun komunikasi yang konstruktif, Rutan Kelas I Surabaya diharapkan terus meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen mewujudkan institusi yang berintegritas, responsif, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat dan keberhasilan pembinaan warga binaan.
(Anil)










