Home / Uncategorized

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 00:16 WIB

Kekerasan di KPPG Bogor Jadi Sorotan, BGN Diminta Tak Tebang Pilih Oleh: Aceng Syamsul Hadie (ASH)

TARGETNEWS.ID BOGOR — Beredarnya video yang memperlihatkan seorang pria diduga mengalami kekerasan di lingkungan KPPG Bogor Raya, Tegal Gundil, Bogor Utara, mendapat sorotan publik.

Peristiwa yang disebut terjadi pada Rabu, 14 Oktober 2026 tersebut melibatkan dua orang yang disebut merupakan bagian dari SPPI dari Purwakarta dan sedang berada di Bogor untuk keperluan kedinasan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam video yang beredar, seorang pria terlihat meringkuk sementara seseorang diduga melakukan pemukulan atau pencambukan menggunakan selang. Terdengar pula suara korban meminta ampun.

Pihak KPPG Bogor Raya sebelumnya membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihak KPPG disebut turun tangan setelah mendengar keributan dari luar kantor dan kemudian memisahkan kedua pihak.

Baca juga  Danramil 09/Kutowinangun Minta Pemdes Mekarsari Bangun Sinergitas

Meski disebut telah terjadi perdamaian, publik tetap meminta persoalan tersebut diperiksa secara menyeluruh.

Pasalnya, dugaan kekerasan tersebut terjadi dalam lingkungan yang berkaitan dengan pelaksanaan program pemerintah. Jika terbukti terdapat pelanggaran hukum, disiplin, kode etik, atau penyalahgunaan kewenangan, maka penyelesaian tidak semestinya berhenti pada perdamaian personal.

BGN Diminta Berani Memberikan Sanksi

Badan Gizi Nasional diminta memastikan proses investigasi berjalan objektif dan tidak tebang pilih.

Masyarakat juga meminta agar jabatan atau posisi seseorang tidak menjadi alasan untuk mengurangi ketegasan dalam penanganan apabila memang ditemukan pelanggaran.

Kekerasan bukan cara menyelesaikan konflik. Arogansi bukan bentuk kepemimpinan. Dan jabatan bukan lisensi untuk bertindak semena-mena.

Jika hasil investigasi membuktikan adanya pelanggaran, sanksi harus diberikan sesuai tingkat kesalahannya.

Baca juga  Polri Akan Gelar Pasukan Operasi Ketupat, Kapolri Harap Mudik Berjalan Lancar dan Aman

Langkah tersebut dinilai penting untuk memberikan efek jera sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap program MBG.

Publik juga berharap BGN melakukan evaluasi internal agar seluruh personel yang terlibat dalam program tersebut memahami batas kewenangan dan kewajiban mereka sebagai pelaksana program pemerintah.

Pada akhirnya, persoalan ini bukan sekadar mengenai konflik antara dua individu.

Ini menyangkut bagaimana sebuah program pemerintah dijalankan dan bagaimana orang-orang yang diberi amanah menggunakan kewenangannya.

Karena itu, masyarakat menunggu hasil investigasi yang transparan dan tindakan tegas terhadap siapa pun yang nantinya terbukti melakukan pelanggaran.

*) penulis,
Aceng Syamsul Hadie, S.Sos., MM
Ketua Dewan Pembina Pusat ASWIN (Asosiasi Wartawan Internasional)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Jaga Integritas, Polres Pulang Pisau Disupervisi Bidpropam Polda Kalteng

BERITA UTAMA

Polsek Sabangau Datangi Warga Binaan untuk Hal Ini

Uncategorized

Dalam mengantisipasi Angka Kecelakaan Lalu Lintas Polsek Kahayan Tengah Gelar Operasi KRYD

Artikel

Respon Cepat, Unit Patwal Satlantas Polres Pulang Pisau Bersama Warga Bersihkan Pohon Tumbang Tutupi Jalan

BERITA UTAMA

Satbinmas Polres Pulang Pisau sambangi dan dialogis dengan pedagang

Uncategorized

Sambangi desa anggota polsek sebangau Kuala Sampaikan Pesan Kamtibmas kepada Warganya

Uncategorized

Program Bajaka Presisi Polres Pulang Pisau tidak hanya sasar anak anak

Artikel

Resimen Artileri 2 Marinir Laksanakan Serah Terima Jabatan Komandan Baru