Home / BERITA UTAMA / JAWA TIMUR / POLRI

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Polda Jatim Tekan Angka Kecelakaan melalui Operasi Patuh Semeru 2026

Personel Polda Jatim melakukan pengaturan dan penindakan lalu lintas dalam upaya meningkatkan kepatuhan serta menekan angka kecelakaan di Jawa Timur.

Personel Polda Jatim melakukan pengaturan dan penindakan lalu lintas dalam upaya meningkatkan kepatuhan serta menekan angka kecelakaan di Jawa Timur.

TARGETNEWS.ID SURABAYA – Polda Jawa Timur bersiap menggelar Operasi Patuh Semeru 2026 mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.

Operasi kewilayahan ini menyasar berbagai pelanggaran lalu lintas yang berpotensi memicu kecelakaan. Pada pekan kedua atau awal November, kepolisian dijadwalkan mulai menerapkan sistem tilang manual.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menjelaskan, pelaksanaan operasi ini tetap mengedepankan langkah preemtif, preventif, serta pendekatan persuasif dan humanis. Namun penegakan hukum tegas tetap diberlakukan bagi pelanggaran yang membahayakan keselamatan.

“Penindakan melalui sistem tilang manual direncanakan pada pekan kedua sebagai upaya meningkatkan kepatuhan masyarakat. Pelaksanaannya akan dilakukan oleh personel bersertifikasi di bawah pengawasan perwira,” ujar Kombes Abast, Jumat (23/10/2026).

Baca juga  Pastikan Titik Hotspot Padam, Koramil 03/Tebas Rutin Laksanakan Patroli Malam Hari

Kabid Humas Polda Jatim merinci sejumlah pelanggaran yang menjadi sasaran utama, di antaranya penggunaan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) yang tidak sesuai ketentuan, melawan arus, menggunakan ponsel saat berkendara, serta tidak mengenakan sabuk keselamatan.

Petugas juga membidik pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI, melebihi batas kecepatan, berboncengan lebih dari satu orang, berkendara di bawah pengaruh alkohol atau narkoba, hingga pengendara di bawah umur yang belum memiliki SIM.

Sementara itu, Wadir Lantas Polda Jatim AKBP Wawan Andi Susanto menegaskan, penindakan hukum merupakan upaya terakhir setelah edukasi dilakukan. Perhatian khusus akan diberikan pada pelanggaran fatal seperti melawan arus.

Baca juga  Bentuk Prajurit TNI Bermental Tangguh Dan Berakhlak Mulia, Menart 2 Marinir Ikuti Safari Bintal Terpadu TNI Angkatan Laut 2024

AKBP Wawan juga menyoroti maraknya anak usia sekolah yang mengendarai sepeda motor meski belum memiliki SIM. Menurutnya, orang tua memegang peran krusial dalam membatasi akses kendaraan bagi anak yang belum cukup umur.

“Kami mengimbau orang tua agar tidak memberikan kendaraan bermotor kepada anak yang belum memenuhi syarat. Ditlantas Polda Jatim akan menggandeng Bhabinkamtibmas untuk mengoptimalkan edukasi kepada orang tua dan sosialisasi ke sekolah-sekolah,” tegas AKBP Wawan.

Melalui Operasi Patuh Semeru 2026, Polda Jatim berharap kesadaran berlalu lintas masyarakat meningkat, sehingga mampu menekan angka kecelakaan fatalitas di wilayah Jawa Timur secara signifikan.

(Samsul)

Share :

Baca Juga

Artikel

Polres Bojonegoro Meraih Predikat Kualitas Tinggi Pelayanan Publik Terbaik Nasional

BERITA UTAMA

Dukung Kelestarian Seni Budaya, Polsek Rakumpit Ikuti Acara Pembentukan Paguyuban

Artikel

Dipertanyakan Soal Penggunaan APBD Pada Program OPOP Periode 2020-2024, Sekdaprov Jatim Terkesan Berkelit

BERITA UTAMA

Bungkam Aparat Penegak Hukum, Proyek Semolowaru, PT Telkom Pemkot Surabaya Bungkam

BERITA UTAMA

Sihumas Polres Pulang Pisau Ikuti Rakernis Bidhumas Polda Kalteng 2025, Tingkatkan Kapasitas dan Sinergi Kehumasan

BERITA UTAMA

Polresta Sumenep Luncurkan “HALO KAPOLRESTA” Layanan Masyarakat

BERITA UTAMA

Polsek Rakumpit Terus Berikan Motivasi Pendidikan Lewat Motor Bajaka Presisi

Artikel

Teguran Humanis Kepada Pengendara Sepeda Motor Yang tidak Menggunakan Helm