Bumijawa, TargetNews.ID –Bupati Tegal Ischak Maulana Rochman menjawab langsung sejumlah keluhan warga, mulai dari bantuan sosial, kepesertaan BPJS Kesehatan, hingga penerangan jalan umum (PJU), dalam program Bupati Tilik Desa di Desa Cempaka, Kecamatan Bumijawa, Jumat (23/10/2026) malam.
Dalam dialog interaktif dan diseminasi informasi yang dimulai pukul 19.00 WIB itu, warga juga menyampaikan usulan tentang dukungan bagi sekolah swasta, penyalahgunaan obat di kalangan remaja, dan pembangunan infrastruktur desa. Usulan yang membutuhkan dukungan anggaran diarahkan agar diajukan melalui proposal atau surat resmi.
Soal bantuan sosial, warga mengeluhkan perubahan status penerima. Ischak menjelaskan, penetapan penerima mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), sehingga pemutakhiran dan verifikasi data menjadi bagian penting agar bantuan diberikan kepada warga yang berhak. Warga yang merasa memenuhi kriteria tetapi tidak lagi tercatat dapat mengajukan sanggah melalui operator terkait, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), atau aplikasi Cek Bansos.
Untuk kepesertaan BPJS Kesehatan yang tidak aktif, Ischak menyebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal menyediakan pembiayaan melalui skema Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari APBD bagi warga kurang mampu yang memenuhi syarat.
Pemerintah Kabupaten Tegal setiap tahun juga menganggarkan untuk PBI yang APBD, kurang lebih Rp34 miliar untuk meng-cover 70 ribu warga miskin penerima BPJS gratis,” jelasnya.
Ia mengimbau warga yang mengetahui tetangga dengan kondisi ekonomi benar-benar tidak mampu agar berkoordinasi dengan bidan desa atau petugas terkait untuk mengetahui prosedur pengajuannya.
Pada isu PJU, warga menyampaikan kebutuhan penerangan di Dukuh Binong. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tegal Elliya Hidayah, yang turut menanggapi dalam dialog tersebut, menjelaskan bahwa ruas jalan itu berstatus jalan kabupaten. Karena itu, usulan harus diajukan lewat surat resmi yang diketahui camat dan pemerintah desa.
Mohon berkenan Pak Kades membuat surat, kemudian diketahui Pak Camat. Mudah-mudahan di tahun 2027 bisa kita progreskan,” ungkap Elliya.
Menurut Elliya, Pemkab Tegal telah memasang PJU di sejumlah titik di Kecamatan Bumijawa, antara lain di Jejeg, Cengini, Sudikampir, Batu Mirah, dan Senggang Sumbaga. Pemerintah daerah berharap usulan dari Desa Cempaka dapat ditindaklanjuti sesuai perencanaan dan kemampuan anggaran.
Usulan lain yang mengemuka mencakup perbaikan jalan, pavingisasi, pengairan untuk mendukung aktivitas pertanian, dan pemberdayaan masyarakat. Ischak meminta usulan yang membutuhkan dukungan anggaran disampaikan melalui proposal atau surat resmi agar dapat dipelajari perangkat daerah sesuai kewenangannya.
Di bidang pendidikan, Ischak menyebut pemerintah daerah tetap membuka peluang dukungan bagi madrasah ibtidaiyah (MI), madrasah tsanawiyah (MTs), madrasah diniyah, dan taman pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Lembaga yang berminat diminta mengajukan proposal resmi untuk di pertimbangkan berdasarkan kemampuan keuangan daerah.
Caranya ajukan proposal mawon. Nanti kita bantunya berapa berdasarkan kemampuan keuangan Pemerintah Kabupaten,” ujar Ischak.
Ia menjelaskan, kebijakan efisiensi anggaran mengharuskan pemerintah daerah menentukan prioritas belanja secara cermat. Meski begitu, pemerintah daerah tetap berupaya agar dukungan yang di berikan bermanfaat bagi masyarakat.
Selain pendidikan, perlindungan generasi muda turut dibahas. Ischak menyoroti penyalahgunaan obat, termasuk tramadol, oleh sebagian remaja. Obat tersebut semestinya digunakan sesuai indikasi medis dan resep dokter. Menurut dia, persoalan ini perlu ditangani bersama oleh pemerintah, sekolah, aparat penegak hukum, dan keluarga.
Ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Kami pemerintah melalui Dinas Pendidikan juga memberikan pemahaman lewat jalur sekolah, tetapi panjenengan juga di rumah harus bisa memberikan perhatian,” tegasnya.
Ischak meminta orangtua menjaga komunikasi yang baik dengan anak agar mereka punya ruang menyampaikan persoalan dan tidak mudah terjerumus perilaku berisiko.
Pemkab Tegal menyebut aspirasi yang disampaikan langsung dalam kegiatan ini menjadi bahan evaluasi untuk menentukan prioritas pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Kegiatan ditutup dengan pemberian apresiasi kepada pemenang lomba kebersihan dan keaktifan rukun tetangga (RT), serta penyerahan bantuan sembako secara simbolis dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kepada warga Desa Cempaka.
Acara tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perangkat daerah terkait, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat Desa Cempaka.
Bupati Tilik Desa merupakan agenda rutin Pemkab Tegal di 18 kecamatan untuk menyerap aspirasi warga secara langsung. Rangkaiannya meliputi pelayanan masyarakat, kegiatan olahraga, dan dialog interaktif.(Fauzi/Hms)










