6 Pengedar Obat Mercon Lewat Medsos Diringkus Sat Reskrim Polres Kendal

KENDAL – Sat Reskrim Polres Kendal mengamankan enam penjual obat/bubuk petasan yang memasarkan produknya melalui media sosial Facebook, serta mengamankan 17,1 kilogram obat/bubuk petasan.

Dalam konferensi pres rilis yang di gelar Mapolda Jateng, Selasa (4/4/2023) Kapolres Kendal AKBP Jamal Alam H SH SIK MSi juga didampingi Kasat Reskrim Polres Kendal AKP Ghala Rimba mengatakan, “Total sebanyak 17,1 kg bahan peledak jenis mercon yang awalnya beli lewat online melalui Facebook yang selanjutnya pada tanggal 28 dan 29 Maret 2023 para tersangka melakukan transaksi dengan sistem COD di beberapa lokasi,” jelas AKBP Jamal Alam.

“Kemudian Tim Gabungan dari Polres Kendal melaksanakan penyelidikan terhadap perkara tersebut dan selanjutnya mengamankan sejumlah tersangka dari beberapa lokasi yang berbeda,” ucap Kapolres Kendal.

Baca juga  Personel Polsek Maliku Awali Tugas Dengan Laksanakan Apel Pagi dan Serah Terima Piket Jaga

Lebih lanjut Kapolres Kendal menambahkan bahwa, “Ini modus baru, kami sampaikan kepada seluruh masyarakat untuk memperoleh barang-barang itu saat ini jauh lebih mudah dibanding sebelumnya. Namun kami sampaikan juga kepada masyarakat bahwa kegiatan tersebut merupakan sebuah tindak pidana yang dapat dihukum,” pungkas Kapolres Kendal.

Keenam tersangka tersebut diantaranya Khoirul Mujab (33) Alamat Magersari Rt 3/2 Patebon,
Abdunaim (24) Tratemulyo RT. 4/3 Weleri, Bayu Aji (18) Alamat Sureman Rt4/2 Margomulyo Pegandon, Ari Setyo (23) Alamat Sukomulyo RT. 2/5 Kaliwungu, Kiv Dayan (35) Gg. Kaum RT 2 RW. 5 Jetis Kendal, Choirul (36) Alamat Curug RT. 2/9 Curugsewu Patean Kendal, semua tersangka kini diamankan di Mapolres Kendal untuk proses lebih lanjut.

Baca juga  Gelar Bakti Kesehatan Polres Bojonegoro Sumbang 149 Kantong Darah di Hari Bhayangkara ke 77

Atas perbuatan para tersangka bakal dikenakan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Ancaman hukuman yang akan dikenakan yaitu hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara setinggi-tingginya 20 tahun.

Kapolres Kendal juga mengajak masyarakat untuk menjaga kamtibmas terutama jelang ramadhan 2023. Dirinya juga mengimbau agar warga tidak membuat dan atau menyulut petasan.

Ditegaskan Kapolres Kendal bahwa semua orang yang terlibat dengan peredaran petasan dapat diberikan sanksi pidana sesuai dengan Undang-undang yang berlaku. (Fauzi)

Share :

Baca Juga

Artikel

39.2 Gram Sabu Sat. Resnarkoba Polres Mojokerto Berhasil Ungkap Kasus Peredaran Narkoba

Uncategorized

Guna Ciptakan Harkamtibmas Polsek Sebangau Kuala Patroli Pagi di Kantor PPK dan Panwascam Sebangau Kuala

Uncategorized

Tetap Gencar Laksanakan Sosialisasi Cegah Karhutla Oleh Personil Polsek Pandih Batu

Uncategorized

Polwan Polres Probolinggo Berikan Bantuan Wujud Polisi Peduli Disabilitas

Uncategorized

Bhabinkamtibmas Kelurahan Palangka Quick Respon Adanya Orang yang Mencurigakan

Artikel

Dandim 0830/Surabaya Utara Pimpin Upacara Bendera 17-an Di Bulan Ramadhan

Uncategorized

Personil Polsek Kahayan Tengah sosialisasi Larangan adanya Pungutan Liar.

Uncategorized

Bhabinkamtibmas meminta warga untuk melaporkan bila terjadi Pungli.