Home / Artikel / BERITA UTAMA / HUKRIM / INVESTIGASI

Kamis, 7 Maret 2024 - 17:29 WIB

Brebes Raih Sertifikat Bebas Frambusia

 

Dinilai berhasil dalam melakukan eradikasi/pembasmian berkelanjutan penyakit tropis terabaikan atau Neglected Tropical Diseases (NTDs) khususnya penyakit Frambusia, Pemerintah Kabupaten Brebes menerima Sertifikat Bebas Frambusia. Sertifikat dari Kementerian Kesehatan RI tersebut diserahkan Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin kepada PJ Bupati Brebes yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes Ir Djoko Gunawan MT pada peringatan Hari NTD Sedunia di Hotel Grand Sahid Jakarta,

Djoko Gunawan mengaku bangga dengan pemberian sertifikat dari Menteri Kesehatan RI. Karena Brebes telah menunjukan keseriusannya dalam pembebasan Frambusia. Kepada Dinas Kesehatan dan masyarakat Brebes Djoko juga mengucapkan terima kasih atas komitmennya dalam meningkatkan derajat Kesehatan Masyarakat.

Djoko menerangkan, Kabupaten Brebes mendapatkan Sertifikat Bebas Frambusia karena Brebes termasuk daerah Non Endemis Frambusia. Dinas Kesehatan melalui puskesmas juga selalu melakukan pelaporan rutin Frambusia. Selain itu, lebih dari tiga tahun tidak ditemukan adanya kasus Frambusia di Brebes.

“Pemkab Brebes berkomitmen untuk terus mempertahankan NOL kasus Frambusia. Kepada masyarakat dihimbau untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” ajak Djoko.

Baca juga  Danramil 15/Klirong Hadiri Rapat Pleno Daftar Pemilih Sementara Hasil Pebaikan(DPSHP)

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Ineke Tri Sulistyowaty SKM MKes mengungkapkan, Frambusia atau dikenal juga sebagai Patek merupakan infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri Treponema Pallidum Pertenue. Infeksi ini biasanya terjadi di negara wilayah tropis yang memiliki sanitasi buruk, seperti Afrika, Asia Tenggara, Amerika Selatan, dan Oceania.

Penyakit Frambusia dapat menular melalui kontak langsung dengan ruam pada kulit yang terinfeksi. Pada awalnya, frambusia hanya akan menyerang kulit. Namun, seiring berjalannya waktu, penyakit ini juga dapat menyerang tulang dan sendi.

“Jangan ganti-ganti pakaian dengan orang lain, mandi dengan air bersih dan pakai sabun. Yang tidak kalah penting, jaga lingkungan tetap bersih,” imbau Ineke.

Lebih jauh dijelaskan Ineke, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk melakukan eradikasi Frambusia. Salah satunya dengan membentuk Tim Sertifikasi Eradikasi Kabupaten Brebes Tahun 2023 sebagai bentuk komitmen Eradikasi Frambusia.

Pihaknya juga telah melakukan kerjasama lintas sektoral dan penggalangan komitmen bersama untuk Eradikasi Frambusia. Berbagai sosialisasi dan peningkatan kompetensi bagi petugas puskesmas dan pengelola program Frambusia juga telah dilakukan.

Baca juga  Danramil 19/ Kuwarasan Beserta Anggota Halal Bihalal Bersama Forkopincam

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan, dari 11 NTDs pihaknya akan fokus kepada lima NDTs yakni Kusta, Frambusia, Kaki Gajah, Cacingan dan Demam Keong. Kepala daerah dihimbau untuk mengatasi NDTs berkelanjutan yaitu dengan menjaga lingkungannya.

“Kalau lingkungan tidak banyak nyamuk, tidak BAB sembarangan ya kecil kemungkinan ada penyakit. Kita fokus bagaimana caranya menurunkan NTDs dengan lingkungan yang sehat, rajin cuci tangan, jangan BAB sembarangan, kalau jalan-jalan pakai sandal, terutama anak anak,” katanya.

Gunadi manambahkan, NTDs disebabkan oleh berbagai patogen termasuk virus, bakteri, protozoa, dan cacing parasit. Saat ini baru empat obat yang tersedia untuk lima penyakit ini, kecuali Frambusia hanya dengan menjaga lingkungan.

“Cara yang paling cepat dengan memberikan obat. Hari ini kita luncurkan obat Kusta. Pesan saya bikin lingkungan yang bersih. Mudah-mudahan kita bisa menurunkan angka NTDs lima tahun kedepan,” imbuhnya.
Fauzi

Share :

Baca Juga

Artikel

Bantu Kesehatan Masyarakat, Satgas Yonif 611/Awang Long Gelar Komsos dan Pelayanan Kesehatan di Mimika

Artikel

Cegah sejak dini Karhutla Personil Polsek Pandih Batu giat mengunjungi rumah warga

Artikel

Polsek Sebangau Kuala Mensosialisasikan Himbauan Melarang Membakar Hutan

BERITA UTAMA

Cegah Laka Lantas, Satlantas Polres Pulang Pisau Patroli di Titik Rawan

Artikel

Rutin personil polsek Pandih Batu sosialisasi tentang larangan karhutla malam

Artikel

Sudah di kenal banyak orang,ketua Awas jiwa Sosial jiwa peduli kepada orang tidak mampu

Artikel

Kapolri Harap Direktorat PPA dan PPO Tekan Kasus Kekerasan

Artikel

Mapala Enggang Gading IAIN Pontianak Safari Ramadhan ke Desa Binjai Sanggau