Pemuda Desa Sumsum Gantung Diri di Kebun, Polisi Lakukan Olah TKP

Polisi Lakukan Olah TKP

Polisi Lakukan Olah TKP

 

Landak TargetNews.id Polda Kalbar ~ Pada hari ini, Selasa, 4 Juni 2024, sekitar pukul 15.00 WIB, telah terjadi peristiwa berupa gantung diri di kebun milik Sdr. S, yang berlokasi di Simpang Pana, Dusun Kelampe, Desa Sumsum, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak

Berdasarkan keterangan dari Bpk. W (orang tua korban), diketahui bahwa pada pagi hari, sekitar pukul 10.00 WIB, korban yang berinisial C (23) meninggalkan rumah tanpa memberitahukan tujuan kepergiannya. Selang beberapa jam kemudian, sekitar pukul 15.00 WIB, Sdr. A yang hendak mandi melewati kebun milik Sdr. S. Saat melintas, Sdr. A melihat seseorang dalam kondisi tergantung di pohon rambutan.

Baca juga  Tanamkan Disiplin, Babinsa Koramil 19/ Kuwarasan Laksanakan Pembinaan Pramuka

Sontak, Sdr. A mendatangi rumah Sdr. O alias Pak G untuk bersama-sama memastikan keadaan orang yang tergantung tersebut. Setelah mendekati lokasi, mereka mengenali bahwa orang yang tergantung adalah C. Segera setelah itu, mereka melaporkan kejadian ini kepada warga sekitar dan juga kepada Bpk. W (orang tua korban)

Menanggapi laporan tersebut, sekitar pukul 16.30 WIB, personil Polsek Mandor tiba di tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP. Pada saat itu, korban masih tergantung di pohon rambutan. Setelah proses olah TKP selesai, anggota Polsek Mandor menurunkan jenazah korban dan membawanya ke rumah orang tua korban untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas Puskesmas Mandor, Sehingga Pihak keluarga, diwakili oleh Bpk. W, menolak untuk dilakukan visum dan otopsi, menerima kematian korban sebagai musibah.

Baca juga  Bhabinkamtibmas desa sanggang menyambangi warga binaannya

Kapolsek Mandor, IPTU Yulianus Van Chanel, TK, S.I.P., menjelaskan bahwa pihak kepolisian sudah melakukan prosedur yang diperlukan dalam penanganan kasus ini. “Kami sudah melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal terhadap jenazah korban. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga korban telah menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan visum atau otopsi. Kami menghormati keputusan keluarga dan akan tetap melakukan pulbaket dan penyelidikan terkait peristiwa tersebut.(reni)

Share :

Baca Juga

Artikel

Sukseskan Program Gizi Nasional, Polres Pulang Pisau Ikuti Rapat SPPG Bersama Kapolda Kalteng

Artikel

TMMD ke-124 Kodim 1002/HST Rampungkan Pembuatan Sumur Bor di Pengambau Hilir Luar

BERITA UTAMA

Polres Tegal Gelar Lomba Lari 100 Meter “Cokorun”, Wadah Kreativitas Pelajar dan Upaya Cegah Kenakalan Remaja

Uncategorized

Babinsa Koramil 08/Alian Hadiri Rakord Kemah Jumtek

Artikel

Dandim 1002/HSt Ikuti Apel Siaga Pengawasan Tahapan Masa Tenang Pemungutan dan Penghitungan Suara pada Pemilihan 2024

Uncategorized

Satlantas Polres Pulang Pisau Bagikan Brosur Kamseltibcarlantas kepada Pengendara

Artikel

Aksi Cepat Tanggap Yonif 330 Tri Dharma bantu penanganan bencana Angin Puting Beliung di Rancaekek

Artikel

Satgas TMMD ke-125 Kodim 1007/Banjarmasin Lanjutkan Pemasangan Biotek di Kuin Kecil