Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Kamis, 9 Januari 2025 - 05:53 WIB

Demo Ratusan menggeruduk Kantor Pemerintah Desa untuk menghadiri audiensi

Demo Ratusan menggeruduk Kantor Pemerintah Desa untuk menghadiri audiensi

Demo Ratusan menggeruduk Kantor Pemerintah Desa untuk menghadiri audiensi

 

 

BREBES- Ratusan warga Desa Kedungoleng, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, menggeruduk Kantor Pemerintah Desa untuk menghadiri audiensi dengan Kepala Desa (Kades). Pertemuan ini bertujuan untuk menuntut transparansi terkait pengelolaan Dana Desa dan sejumlah program pembangunan yang diduga kurang transparan.

Situasi di lokasi berlangsung dalam pengamanan ketat aparat kepolisian dan TNI guna memastikan audiensi berjalan kondusif. Meski sempat diwarnai ketegangan, pertemuan akhirnya berlangsung lancar setelah mediasi dilakukan oleh pihak keamanan dan Forkopimcam Paguyangan.

Audiensi tersebut dipicu oleh dugaan ketidak transparan dalam penggunaan Dana Desa (DD) untuk sejumlah program, seperti pembangunan Gedung Serba Guna di Dukuh Cigobang, alokasi dana PPKM tahun 2022, dana pemuda untuk tahun 2024, pemberdayaan perempuan, bantuan anak putus sekolah, serta anggaran untuk Forum Kesehatan Desa (FKD).

Sejumlah warga yang hadir menilai bahwa berbagai program tersebut berjalan tanpa transparansi yang jelas. Mereka menuntut adanya laporan rinci mengenai penggunaan anggaran desa agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Salah satu keluhan paling menonjol datang dari Marina, seorang bidan desa, yang menyuarakan persoalan terkait dana kesehatan yang belum dicairkan. Ia mengaku bersama kader posyandu harus menggunakan dana pribadi untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan.

Baca juga  WARNAI HUT KEMERDEKAAN RI KE-78, YONMARHANLAN XI IKUT ANDIL PAWAI PEMBANGUNAN DI KAB. MERAUKE

“Kami sudah berusaha maksimal demi kesehatan warga, tetapi hingga saat ini anggaran yang seharusnya dialokasikan belum juga dicairkan. Ini menjadi beban bagi kami secara pribadi,” ungkap Marina dengan nada kecewa.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kedungoleng, Tefur, turut menyampaikan kritik tajam terkait transparansi dalam pengelolaan anggaran desa. Ia menyebut pihak BPD berulang kali meminta laporan pertanggungjawaban, tetapi respons yang diterima cenderung tidak memuaskan.

“Kami sudah sering mengingatkan pentingnya transparansi dan keterbukaan dalam pengelolaan Dana Desa. Namun, tanggapan yang kami dapatkan selalu berbelit-belit. Akhirnya, masyarakat turun langsung untuk meminta kejelasan,” tegas Tefur.

Ia menekankan bahwa transparansi bukan hanya kewajiban administratif, tetapi juga tanggung jawab moral seorang kepala desa kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Kedungoleng, Tasir, memberikan tanggapan atas berbagai tuntutan dan tuduhan yang dilayangkan kepadanya. Ia menyatakan kesiapannya untuk diaudit secara menyeluruh, baik dari aspek administrasi maupun fisik terkait penggunaan Dana Desa.

Baca juga  Tinjau Penanganan Karhutla Kalbar, Kapolri Ungkap Titik Api Terus Menurun

“Kami siap diaudit secara terbuka. Jika memang ada kesalahan dalam pengelolaan dana, biarkan mekanisme hukum yang menyelesaikan. Saya tidak akan menghindar dari tanggung jawab ini,” ujar Tasir di hadapan warga dan Forkopimcam Paguyangan.

Pernyataan ini disambut dengan harapan besar dari warga agar proses audit dapat segera dilakukan dan hasilnya diumumkan secara transparan.

Audiensi diakhiri dengan harapan warga agar tuntutan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa dapat segera direalisasikan. Mereka meminta pemerintah desa untuk memberikan laporan yang jelas dan rinci mengenai penggunaan anggaran, terutama untuk program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Situasi yang sempat memanas di awal pertemuan berhasil diredam berkat upaya mediasi dari aparat keamanan dan Forkopimcam. Warga kini menanti langkah konkret dari pemerintah desa untuk memenuhi tuntutan mereka.

Audiensi ini menjadi pengingat penting bahwa transparansi dan keterbukaan bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan amanah yang harus diemban dengan penuh tanggung jawab demi kesejahteraan masyarakat Desa Kedungoleng. Fauzi

Share :

Baca Juga

Artikel

Sasar Masyarakat Pesisir Sampaikan Maklumat Kapolda Kalteng

BERITA UTAMA

Sat Lantas Polres Pulang Pisau Laksanakan Patroli dan Pengaturan Lalin Serta Himbauan Kamseltibcarlantas Kepada Pengendara

BERITA UTAMA

Kapolres Pulang Pisau Hadiri Pelepasan Pawai Gema Takbir Perayaan Idul Adha 1445 Hijriah

Artikel

Dandim 0713 Brebes Tutup Upacara TMMD Sengkuyung Tahap III di Desa Waru

Artikel

Kopda Hanudin Dukung Pembangunan Infrastruktur dan Ekonomi di Musrenbang Muara Harus

Artikel

Program Bajaka Presisi Polres Pulang Pisau tidak hanya sasar anak anak

Artikel

Tak Jera Pelaku Narkoba Diamankan Polrestabes Surabaya Tumpas Narkoba 2024 Wujut Kometmen Polri

BERITA UTAMA

Di Bereng Bengkel, Bhabinkamtibmas Polsek Sabangau Kunjungi Masyarakat Binaan