Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / Uncategorized

Minggu, 13 April 2025 - 21:09 WIB

BKKBN Jatim Gandeng GP Ansor, dan Gerakan Ayo Mondok Cegah Stunting

BKKBN Jatim Gandeng GP Ansor, dan Gerakan Ayo Mondok Cegah Stunting

BKKBN Jatim Gandeng GP Ansor, dan Gerakan Ayo Mondok Cegah Stunting

 

Surabaya – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/ Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/ BKKBN) Perwakilan Provinsi Jawa Timur (Jatim) bersama Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Jawa Timur (GP Ansor Jatim) dan Gerakan Ayo Mondok (GAM) berkolaborasi mencegah stunting.

Upaya itu dituangkan dalam penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara BKKBN Jatim Bersama GP Ansor Jatim dan Gerakan Ayo Mondok di acara Syawal Fest PW GP Ansor Jawa Timur, Minggu (13/4) di Jatim Expo Surabaya.

Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, Dra. Maria Ernawati, M.M., bersyukur bisa bekerja sama dengan GP Ansor Jawa Timur.

“Alhamdulillah kita kerjasama, penandatangan MoU dengan GP Ansor, dan satu lagi dengan Gerakan Ayo Mondok,” ucapnya.

Baca juga  Babinsa Ds Pohkumbang Koramil 04/Karanganyar Monitoring Penyaluran Bantuan Pangan (CBP) Tahun 2023 Di Ds Pohkumbang Kec.Karanganyar Kab.Kebumen.

Pihaknya sepakat dan bekerjasama untuk mengedukasi pemuda agar paham pernikahan dini dan dampaknya terhadap stunting.

Maria menyebut, bahwa BKKBN tidak bisa bekerja sendiri. Harus kolaboratif. Sehingga harapannya kolaborasi antara kedua belah pihak untuk mencegah stunting dengan satu langkah mengedukasi pernikahan dini di Jatim.

Di kerjasama tersebut, road map pertama adalah BKKBN memberikan sosialisasi ke pondok-pondok. Kemudian membentuk Pojok Bangga di pondok pesantren.

“Di Pondok Bangga itu, nanti BKKBN bisa memberikan informasi bagaimana membangun keluarga yang baik. Khususnya yang mau menikah,” tegasnya.

Ketua GP Ansor Jatim H Musaffa Safril menyatakan bahwa dirinya sudah berkoordinasi dengan BKKBN terkait langkah pencegahan stunting. Koordinasi ini menghasilkan kerjasama berlanjut dengan melibatkan sahabat Ansor di tingkat ranting.

Baca juga  Transparansi APBDes, Babinsa Koramil 19/ Kuwarasan Hadiri Musdes Laporan Pertanggungjawaban

“Kerjasama berkaitan dengan pencegahan pernikahan dini. Karena langkah selanjutnya berkaitan dengan pencegahan stunting,” ungkapnya.

Menurut Musaffa, dari peta yang ada, stunting saat ini paling banyak di daerah Tapal Kuda dan Madura.

“Kita akan fokus disana. Melibatkan Ansor setempat untuk sosialisasi pencegahan. Kemudian edukasi ke masyarakat di kantong-kantong stunting. Termasuk di pondok pesantren,” jelasnya.

KH. Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) ketua Harian Gerakan Ayo Mondok (GAM) menyatakan kerja sama ini sebagai bentuk dukungan penyelesaian terhadap berbagai polemik yang berkaitan dengan kependudukan dan keluarga.

“Bagaimana membangun keluarga yang berkualitas, dan bagaimana menekan angka stunting, hingga polemik pernikahan dini,” ujar Gus Hans. @red.

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Respek Babinsa Tonjong Kepada Anak Sekolah

Artikel

Sat Lantas, Polres Pulang Pisau Laksanakan Patroli KTL dan Pencegahan Laka Lantas di Daerah Rawan

BERITA UTAMA

Jelang Pemilu 2024, Bawaslu Kota Tegal Gelar Apel Siaga Pengawasan Kampanye Pemilu

Uncategorized

Personil Satbinmas Polres Pulpis Sambangi pencari kayu Galam terus Sosialisasi Tentang Karhutla.

BERITA UTAMA

Percepatan Penerimaan PKB, Samsat Gandeng Bank Brebes

Artikel

Mendekati Penutupan TMMD Kodim 1009/Tla Pembangunan Sarana MCK Mushola Darul Huda Tahap Finishing

BERITA UTAMA

Aceng Syamsul Hadie: Alfamart dan Indomaret Dihapus, Jangan Jadikan Ritel Modern Kambing Hitam Program KDMP

BERITA UTAMA

ASINTEL DANPASMAR 3 HADIRI FORUM KONSULTASI PUBLIK PERANGKAT DAERAH RANWAL RPD DAN RKPD PAPUA BARAT DAYA