Kajati Jatim dan Kajari Tanjung Perak serta Bea Cukai Jawa Timur, Musnahkan Miras Ilegal Beralkohol dan Pita Cukai Palsu Senilai Rp.29 Miliar

Kajati Jatim dan Kajari Tanjung Perak serta Bea Cukai Jawa Timur, Musnahkan Miras Ilegal Beralkohol dan Pita Cukai Palsu Senilai Rp.29 Miliar

Kajati Jatim dan Kajari Tanjung Perak serta Bea Cukai Jawa Timur, Musnahkan Miras Ilegal Beralkohol dan Pita Cukai Palsu Senilai Rp.29 Miliar

 

Surabaya,TargetNews.id Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya memusnakan barang bukti Ribuan botol minuman keras (miras) ilegal, pita cukai palsu, serta barang-barang elektronik hasil tindak pidana cukai di halaman Terminal Petikemas Mira, Surabaya, Kamis (3/7/2025).

Kegiatan ini merupakan langkah tegas aparat penegak hukum dalam memutus mata rantai peredaran barang ilegal yang selama ini merugikan keuangan negara hingga miliaran rupiah setiap tahunnya.

Kepala Kejati Jatim, Dr. Kuntadi, S.H., M.H., mengatakan barang bukti yang dimusnahkan meliputi 36.555 botol minuman mengandung etil alkohol (MMEA) berbagai merek tanpa pita cukai, 7.680 keping pita cukai palsu, serta barang elektronik seperti laptop dan ponsel.

“Ini adalah bentuk nyata penegakan hukum lintas lembaga. Bea Cukai sebagai leading sector, dibantu Polri dan TNI. Eksekusi adalah puncak dari penegakan hukum, dan hari ini kita lakukan itu,” tegas Kuntadi.

Ia merinci, nilai total miras ilegal yang dimusnahkan mencapai lebih dari Rp 29 miliar, dengan potensi kerugian negara sebesar Rp 11,4 miliar dari sisi cukai.

Baca juga  Jelang Pilkada, Bawaslu Gelar Sosialisasi Pengawasan Pemilihan Secara Tatap Muka

Sementara itu, Kepala Kanwil Bea Cukai Jatim I, Untung Basuki, menyoroti berbagai modus pelanggaran yang dilakukan para pelaku. Mulai dari penggunaan pita cukai asli tanpa dokumen resmi, hingga peredaran barang polos tanpa pita cukai ataupun dengan pita cukai palsu.

“Semua barang kena cukai wajib dilengkapi dokumen resmi dan pita cukai asli. Dalam kasus ini, tidak ada yang memenuhi syarat tersebut,” tegas Untung.

Barang bukti tersebut disita dari tiga lokasi berbeda dan telah melalui proses hukum hingga berkekuatan hukum tetap (inkrah). Para pelaku juga telah dijatuhi hukuman pidana dan denda. Namun demikian, satu pelaku masih dalam status DPO (daftar pencarian orang).

Kasi Intel Kejari Tanjung Perak, I Made Agus Mahendra Iswara, menjelaskan bahwa pemusnahan ini merupakan pelaksanaan putusan pengadilan terhadap terpidana Dominikus Dian Djatmiko, yang terbukti melanggar Pasal 56 dan Pasal 55 huruf b UU No. 11 Tahun 1995 tentang Cukai yang telah diubah menjadi UU No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan.

Baca juga  Dukung Balita Sehat, Serda Mariyanto Dampingi Petugas Kesehatan Berikan Layanan Posyandu

Barang bukti yang dimusnahkan termasuk, 1 unit laptop Lenovo IdeaPad 3, 1 unit HP Redmi Note 12, sebangyaj 2.964 kardus berisi 36.555 botol MMEA berbagai merek, 114.028 pita cukai palsu. Kerugian negara akibat perbuatan terpidana mencapai Rp 11.442.386.980.

Dominikus juga dijatuhi pidana penjara 2 tahun 6 bulan serta pidana denda Rp 85.134.730.760. Jika denda tidak dibayar dalam waktu satu bulan, maka harta benda milik terpidana akan disita dan bila tidak mencukupi akan diganti dengan kurungan maksimal 6 bulan.

Pemusnahan ini menjadi sinyal kuat bahwa aparat hukum tidak akan memberikan ruang bagi pelaku penyelundupan dan pelanggar aturan cukai.

“Kami berharap dukungan semua pihak, termasuk media, agar kejahatan cukai bisa diberantas hingga tuntas dan DPO segera tertangkap,” tutup Untung Basuki. (NUR).

Share :

Baca Juga

Artikel

Bantu Kesulitan Rakyat Babinsa Sarang Burung Usrat Gotong Royong Perbaiki Jalan Wilayah Binaan

Artikel

Kapolri: 164.298 Personel Akan Amankan 126.736 Objek Selama Masa Mudik Lebaran

BERITA UTAMA

Sigap Anggota Komisi A Dapat Keluhan Masyarakat Terkait Pengaspalan dan Rutilahu Yang belom Terealisasi di Jepara PPI Barat

BERITA UTAMA

Polres Ponorogo Maksimalkan Patroli Cegah Bali dan Curanmor

Uncategorized

Rutinitas Polsek Kahayan Kuala sambangi warga dan Memberikan himbauan Maklumat Kapolda Kalteng Tentang Larangan Membakar hutan dan lahan

BERITA UTAMA

Patroli Maja Unit Samapta Polsek Maliku Sampaikan Larangan Karhutla

Uncategorized

Petugas Patroli Sat Samapta beri himbauan Kamtibmas

Artikel

KPU Kabupaten Sampang Pastikan PSU Hanya Dua Lokasi TPS