Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Kamis, 31 Juli 2025 - 21:52 WIB

Anak Korban Pelecehan Ayah Kandung di Probolinggo Dirujuk ke Poli Jiwa

Anak Korban Pelecehan Ayah Kandung di Probolinggo Dirujuk ke Poli Jiwa

Anak Korban Pelecehan Ayah Kandung di Probolinggo Dirujuk ke Poli Jiwa

Probolinggo – Kondisi mental seorang anak di bawah umur berinisial AA, yang merupakan korban kekerasan seksual oleh ayah kandungnya, seorang aparatur sipil negara di Balai Kesehatan Pelabuhan Kelas I Probolinggo, kian memburuk. AA menunjukkan gejala trauma parah, ketakutan luar biasa, serta penolakan terhadap kontak sosial.

Menurut penuturan sang nenek, AA menunjukkan reaksi histeris sewaktu dijemput dari sekolah. Ia mengaku dipanggil oleh gurunya setelah sebuah pesan WhatsApp dari ayahnya, yang dikirim pada Senin malam, 28 Juli 2025, dikonfirmasi dan ditindaklanjuti oleh pihak sekolah pada Rabu, 30 Juli 2025.

Pada hari yang sama sekitar pukul 15.00 WIB, ibu dari AA membawa putrinya untuk pemeriksaan lanjutan kepada Dr. Novita, seorang psikolog dari Puspaga. Dr. Novita menganjurkan agar AA segera dirujuk ke poli jiwa RSUD dr. Moh. Saleh Probolinggo mengingat keadaan emosionalnya yang tidak stabil.

Baca juga  Pangdam I/BB Hadiri Penganugerahan Gelar Dato Panglima Laksmana Diraja kepada Kasal

“Diagnosis formal memang belum ada, tetapi AA diperkirakan mengalami kelelahan psikis dan mulai menghindari interaksi dengan orang lain,” ungkap sang nenek.

Prosedur rujukan ini masih memerlukan surat keterangan resmi dari Dinas Sosial Kota Probolinggo yang mesti ditandatangani oleh kepala dinas.

Guna menjaga kesejahteraan psikologis AA, keluarga telah memutuskan untuk memberlakukan metode belajar di rumah (homeschooling). Keputusan ini telah disepakati oleh pihak sekolah.

Baca juga  Polsek Pahandut Terima Kunjungan dari Anak Didik RA Nurul Hikmah

“Kami tidak ingin AA semakin tertekan. Ayahnya tidak hanya melakukan perbuatan tercela, tetapi juga menyebarluaskan aib putri kami di lingkungan sekolah,” tutur ibunya.

Sekretaris Jenderal Jaringan Warga Peduli Sosial (Jawapes) Indonesia, Rizal Diansyah Soesanto ST CPLA, menyatakan keprihatinannya atas lambatnya penanganan perkara ini oleh Polresta Probolinggo.

“Kami sungguh prihatin. Keterlambatan dalam proses hukum memberikan kesempatan bagi pelaku untuk terus mengintervensi korban, bahkan secara psikologis,” tegas Rizal. Jumat (31/7).

Ia mendesak aparat kepolisian agar segera mengambil langkah tegas demi perlindungan korban dan penegakan keadilan. @red.

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Babinsa Ngargosari Melaksanakan Pengamanan Asean Tourism Forum 2023

Uncategorized

Jelang Ops Patuh Telabang 2024 Satlantas Polres Pulang Pisau Lakukan Sosialisasi

Uncategorized

Sosialisasi standar pelayanan publik ( alur pelayanan,biaya pelayanan dan waktu pelayanan ) penerbitan SKCK di Polsek Pandih Batu.

Artikel

Cegah Karhutla Anggota Satpolairud Sampaikan Isi Maklumat Kapolda Kalteng

Artikel

Cegah Aksi Kriminal, Sat Samapta Polres Pulpis Rutin Patroli di Area Rawan Kejahatan

Uncategorized

Satlantas Polres Pulang Pisau Gatur Pagi Sambil Bantu Anak Sekolah Menyeberang Jalan.

BERITA UTAMA

Strowbery Greenhouse Berkelas Internasional, Akan Mendongkrak PAD Kota Batu

Artikel

Satgas Pangan Polres Pulang Pisau: Tidak Ada Pelanggaran HET, Stok Beras Aman Hingga Tutup Tahun