Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Selasa, 2 September 2025 - 11:20 WIB

Puluhan Personel Polri Terluka, Saat Amankan Aksi Anarkis

Puluhan Personel Polri Terluka, Saat Amankan Aksi Anarkis di Jawa Timur 18 Diantaranya Jalani Rawat Inap

Puluhan Personel Polri Terluka, Saat Amankan Aksi Anarkis di Jawa Timur 18 Diantaranya Jalani Rawat Inap

SURABAYA TargetNews.id Aksi unjuk rasa anarkis yang terjadi di Enam wilayah Jawa Timur pada 29–30 Agustus 2025 lalu tidak hanya menimbulkan kerugian materiil hingga Rp124 miliar, tetapi juga menelan korban dari pihak aparat Kepolisian.

Berdasarkan data Biddokes Polda Jatim, tercatat sebanyak 83 personel Polri mengalami luka-luka saat melaksanakan pengamanan massa.

Dari jumlah tersebut, 65 personel menjalani rawat jalan dan 18 personel harus dirawat inap akibat luka yang cukup serius.

Dari 18 personel tersebut, 15 personel dirawat di RS Bhayangkara Surabaya dengan kondisi luka robek, patah tulang, hingga cedera otak ringan.

Sementara itu 1 personel dirawat di RSSA Malang Kota akibat patah tulang selangka, 1 personel dirawat di RS Mitra Keluarga Surabaya karena luka robek di kepala dan 1 personel Polwan dirawat di RS Bhayangkara Kediri dengan luka robek di bagian depan kepala.

Baca juga  Perluas Layanan Hukum bagi Masyarakat Iswara Law Firm, Buka Kantor ke 2

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto, melalui Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menyampaikan apresiasi atas dedikasi para personel yang tetap profesional di tengah resiko besar dalam pengamanan aksi unjuk rasa itu.

“Personel kami menjadi garda terdepan dalam menjaga ketertiban. Mereka menghadapi risiko serius, mulai dari lemparan benda keras, serangan fisik, hingga upaya pembakaran fasilitas kepolisian,” ujar Kombes Pol Abast, Senin (1/9/2025).

Selain jatuhnya korban dari aparat kepolisian, aksi anarkis tersebut juga menimbulkan trauma sosial.

Puluhan Pos Polisi rusak, kantor pemerintahan mengalami kerusakan, hingga jalan protokol sempat lumpuh akibat blokade massa.

Baca juga  Polresta Sumenep Ungkap Peredaran Sabu Jaringan Sampang, Tiga Tersangka Diamankan

Situasi itu menimbulkan kekhawatiran warga, terutama di pusat kota Surabaya, Malang, dan Kediri.

Polda Jatim menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas keamanan bersama seluruh elemen masyarakat.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi pihak-pihak yang ingin memecah belah persatuan.

“Kami mengapresiasi tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungannya secara swakarsa dengan gerakan serentak warga jaga warga,”kata Kombes Pol Abast.

Menurut Kabid Humas Polda Jatim ini, gerakan warga jaga warga ini bukan hanya terlihat di Surabaya, tetapi juga di berbagai kota dan kabupaten lain di Jawa Timur.

“Kesadaran kolektif inilah yang menjadi kunci untuk Jogo Jatim agar Jawa Timur ini tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.

Bib

Share :

Baca Juga

Artikel

Kodim 0208/AS Bagikan Takjil Gratis Di Bulan Suci Ramadhan 1445 H. Kepada Para Pengguna Jalan Yang Melintas Di Jalinsum

Artikel

Pondok Ramadhan UPTD SMPN 4 Bangkalan Dengan Tema Sucikan Diri Bersihkan Hati Menuju Ridho Ilahi

BERITA UTAMA

Babinsa Koramil 09/Kutowinangun Hadiri Musdes Revitalisasi Kelembagaan Desa

Artikel

Atlet Senam Asal Brebes Persembahkan Medali Perunggu untuk Kontingen Jateng di PON Aceh-Sumut 2024

Artikel

TNI, Utus Delegasi MHQ dan MTQ Internasional Untuk Militer di Mekkah

BERITA UTAMA

Babinsa Sidomulyo Koramil 04/Kra Hadiri Undangan Penyaluran (BLT) Dana Desa Tahap ke 2 Bulan Ke 6 (Bulan Juni) Tahun 2023 Di Desa Sidomulyo Kec. Karanganyar Kab. Kebumen

Artikel

Polsek Bukit Batu Sampaikan Pesan Kamtibmas dan Keselamatan di Wisata Surung Danum

Artikel

Peduli Warga, Kapolsek Rakumpit Pimpin Pelaksanaan Baksos