Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / Uncategorized

Rabu, 1 Oktober 2025 - 00:26 WIB

Dugaan kuat Pemerintah kabupaten Sumenep melindungi keberadaan ke 5 pelabuhan TUKS ilegal

Dugaan kuat Pemerintah kabupaten Sumenep

Dugaan kuat Pemerintah kabupaten Sumenep

Sumenep, TargetNews id– Kasus pelabuhan ilegal di perairan pesisir pantai Gersik Putih, Kecamatan Kalianget, Sumenep, kini telah masuk tahap penyidikan. Namun, sejumlah kejanggalan dalam penanganan kasus ini kembali menuai sorotan publik.

Ketua Brigade 571 Sarkawi, selaku pelapor, mendesak pihak Syahbandar atau Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kalianget agar menghentikan seluruh aktivitas perahu yang diduga melakukan bongkar muat bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di lokasi tersebut maupun kegiatan lainnya.

“Kegiatan itu tidak boleh dibiarkan. Nelayan kecil yang seharusnya mendapat haknya justru dirugikan. Nama mereka dipakai untuk acuan mendapatkan BBM bersubsidi, padahal faktanya BBM tersebut disalurkan ke aktivitas ilegal,” tegas Sarkawi, Selasa (30/9/2025).

Menurut Sarkawi, aktivitas bongkar muat BBM di pelabuhan ilegal Gersik Putih terkesan dibiarkan begitu saja. Ia bahkan menduga adanya kongkalikong antara oknum pemangku kebijakan dengan pihak-pihak tertentu.

Baca juga  Satsamapta Polresta Palangka Raya Laksanakan Blue Light Patrol

“KSOP, aparat penegak hukum, hingga dinas perikanan dan UPT di Pasongsongan kami duga ikut bermain. Kalau tidak, mustahil kegiatan sebesar ini bisa terus berjalan tanpa ada tindakan,” ujarnya.

Sarkawi menambahkan, Kepala Syahbandar Kalianget seharusnya tidak lagi memberikan Surat Izin Berlayar (SIB) jika aktivitas tersebut masih berlangsung. Jika izin tetap dikeluarkan, kata dia, patut diduga ada upaya perlindungan terhadap praktik ilegal itu.

Lebih jauh, Sarkawi menuding bahwa kasus ini melibatkan banyak pihak, termasuk institusi pemerintah daerah.

“Dugaan saya, bukan hanya KSOP atau Syahbandar, tetapi juga ada keterlibatan Pemkab Sumenep dan Badan Pertanahan Nasional (BPN). Semua harus diusut tuntas,” ungkapnya.

Baca juga  Bakamla RI Tangkap Kapal Muatan Nikel Illegal Di Sulawesi Tenggara

Namun, ia menilai penyidik belum menunjukkan keseriusan dalam menangani perkara ini.

“Sejauh ini, penyidik masih setengah hati. Padahal, Kapolri sudah jelas memerintahkan reformasi birokrasi Polri dari pusat hingga ke daerah. Jangan main-main dengan kasus yang sudah dilakukan gelar perkara dan ditemukan ada unsur pidananya dan naik ke penyidikan,” tegasnya.

bahwa fakta di lapangan, sepertinya pengelo pelabuhan tersebut, kebal hukum menunjukkan belakangan ini menjadi sorotan pelabuhan yang di kelola SUNARYO, dijadikan pengiriman, BBM bersubsidi.yang di duga mencatut nama nelayan “Realitanya, BBM yang seharusnya untuk nelayan justru di salahgunakan diputar untuk kepentingan ilegal. Itu harus segera dihentikan,” pungkasnya(red)

Share :

Baca Juga

Artikel

TMMD ke-124 Kodim HST Hadirkan Program Unggulan KASAD: Air Bersih untuk Warga Haruyan

Uncategorized

Komitmen Berantas Mafia Bola, Polri Tetapkan 6 Tersangka Match Fixing Liga 2

Uncategorized

Jaga Kamtibmas, Samapta Polresta Sambangi Gudang Bulog

BERITA UTAMA

Sat Binmas Polres Pulang Pisau Melaksanakan Kegiatan Polisi RW

Uncategorized

Cegah sejak dini Karhutla Personil Polsek Kahayan Tengah giat mengunjungi rumah warga

Artikel

Himbauan Kamseltibcarlantas di Pulang Pisau, Warga Diharapkan Patuh Lalu Lintas

Uncategorized

Antisipasi karhutla, Personil Sat Binmas Gencar Berikan Himbauan dengan Spanduk Kepada petani di sawah.

Uncategorized

Personil Polsek Pandih Batu Sosialisasi Dumas Layanan Call Center Polsek Pandih Batu