Pulang Pisau – Dalam upaya meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas serta kepatuhan terhadap kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor, Sat Lantas Polres Pulang Pisau bersama UPTD Samsat dan Jasa Raharja menggelar razia gabungan pada Kamis (2/10/2025).
Razia ini dilaksanakan di beberapa titik strategis di wilayah Kabupaten Pulang Pisau dan melibatkan puluhan personel gabungan dari ketiga instansi. Pemeriksaan difokuskan pada kelengkapan administrasi pengendara, seperti SIM, STNK, serta masa berlaku pajak kendaraan. Selain itu, pelanggaran kasat mata seperti tidak mengenakan helm, kendaraan tanpa pelat nomor, dan modifikasi yang tidak sesuai aturan juga menjadi perhatian petugas.
Kasat Lantas Polres Pulang Pisau, IPTU Divani Mareta Astuti, S.Tr.K., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara kepolisian, Samsat, dan Jasa Raharja dalam mendukung terciptanya ketertiban lalu lintas dan kesadaran pembayaran pajak kendaraan bermotor.
“Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga mengedukasi masyarakat bahwa pajak kendaraan adalah kontribusi penting bagi pembangunan daerah,” ujarnya.
UPTD Samsat Pulang Pisau dalam kesempatan ini turut menyediakan layanan informasi pajak kendaraan, termasuk pengecekan data dan sosialisasi program pemutihan bagi masyarakat yang ingin menyelesaikan tunggakan secara langsung di lokasi razia.
Sementara itu, Jasa Raharja memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memiliki dokumen kendaraan yang sah untuk mempermudah proses klaim santunan kecelakaan, serta peran santunan dalam meringankan beban korban dan keluarganya.
Selama razia berlangsung, sejumlah pelanggar terjaring karena belum melunasi pajak kendaraan atau tidak memenuhi kelengkapan administrasi. Para pelanggar diberikan teguran hingga tindakan penilangan sesuai dengan tingkat pelanggaran.
Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas dan taat membayar pajak sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam membangun daerah.










