Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / Uncategorized

Selasa, 4 November 2025 - 14:42 WIB

Lurah dr. Soetomo Diduga Bermain di Balik Mini Kompetisi e-Katalog: Penawar Terendah Justru Gugur

TARGETNEWS.ID SURABAYA — Proses pengadaan proyek pembangunan di Kelurahan dr. Soetomo, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya, kembali menuai sorotan publik. Hasil mini kompetisi e-Katalog versi 6 dinilai janggal karena pemenang bukanlah penawar dengan harga terendah, memunculkan dugaan adanya kepentingan pihak kelurahan dalam proses penetapan.

Berdasarkan dokumen hasil evaluasi yang diperoleh redaksi, CV Poernama Baru Indonesia mengajukan penawaran senilai Rp353.420.082, menjadi yang terendah di antara peserta lain. Namun, perusahaan tersebut dinyatakan gugur dengan alasan “evaluasi administrasi”. Justru penyedia dengan harga lebih tinggi, Rp386.355.407, dinyatakan sebagai pemenang.

“Seluruh dokumen sudah kami unggah lengkap di sistem. Kalau memang ada ketentuan administrasi tambahan yang bisa menggugurkan, mestinya tender dilakukan terbuka di SPSE, bukan lewat mini kompetisi,” ujar Kukuh Prasetyo, Wakil Direktur CV Poernama Baru Indonesia, kepada wartawan.

Baca juga  Dandim 1612/Manggarai Ikut Serta dalam Deklarasi Pemilu Damai Tahun 2024

Sementara itu, RAMPAS (Rumah Amanat Mandiri Prabowo Subianto) Setia 08 Korwil Jawa Timur menyoroti dugaan adanya kepentingan tertentu dalam pelaksanaan mini kompetisi tersebut. Ketua RAMPAS Jatim, Abah Yasin, menegaskan bahwa proses ini tidak boleh menjadi ruang kompromi bagi pihak tertentu.

“Kami menduga ada campur tangan Lurah dr. Soetomo selaku PPK dalam penentuan hasil. Inspektorat dan UKPBJ harus segera turun melakukan audit menyeluruh,” tegas Abah Yasin. “Kalau dibiarkan, praktik seperti ini mencederai prinsip efisiensi dan transparansi pengadaan publik.”

Menurutnya, fakta bahwa penawar terendah justru digugurkan menjadi sinyal kuat adanya kejanggalan.

Baca juga  Rutin Anggota Satpolairud Sambangi Masyarakat Pesisir Berikan Himbauan Kamtibmas

“Mini kompetisi jangan dijadikan alat untuk mengakomodasi kepentingan kelompok tertentu. Ini uang rakyat, harus efisien dan adil,” tandasnya.

Padahal, Kepala UKPBJ Kota Surabaya, Aly Murtadlo, sebelumnya menegaskan bahwa mini kompetisi e-Katalog versi 6 bertujuan untuk mencari harga terbaik melalui persaingan sehat.

“Mini kompetisi mendorong penyedia untuk menawarkan harga serendah mungkin, meningkatkan transparansi, mempercepat proses pengadaan, serta memastikan kualitas dan efisiensi penggunaan anggaran,” jelasnya.

Kini publik menunggu langkah tegas Inspektorat dan UKPBJ Surabaya dalam menelusuri dugaan penyimpangan ini. Transparansi hasil evaluasi dan dasar administrasi yang digunakan menjadi kunci untuk menjawab keraguan masyarakat terhadap proses pengadaan di tingkat kelurahan.

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Polsek Sebangau Kuala Laksanakan Sosialisasi Saber Pungli

Uncategorized

Patroli sinergi antispasi Api di wilayah Kec. Pandih Batu.

Uncategorized

Berikan Himbauan Kamtibmas Personel Polsek Kahayan Kuala Laksanakan Giat KRYD Rutin

Uncategorized

Ciptakan Kamseltibcarlantas, Satlantas Polres Pulang Pisau Patroli Daerah Rawan Laka

Uncategorized

Cegah Karhutla ini yang di lakukan Bhabinkamtibmas

BERITA UTAMA

Sambut Hari Bhayangkara ke 77 Kapolda Jatim Salurkan Bantuan Air Bersih dan Bedah Rumah

Artikel

Maklumat Kapolda Kalteng di tempelkan di tempat umum supaya bisa di baca Masyarakat

BERITA UTAMA

Danramil 22/Ayah Hadiri Rapat Pengadaan Barang Dan Jasa Candirenggo