Tebedu, Sarawak — Jumat (7/11) TargetNews.id
Pemerintah Malaysia melalui langkah strategis memperkuat sistem pengawasan dan pemeriksaan di kawasan perbatasan Sarawak, khususnya di Pos Lintas Batas Tebedu.
Penguatan ini dilakukan dengan pengalihan penuh tanggung jawab pemeriksaan perbatasan dari pihak Bea Cukai (Customs) kepada Badan Kontrol dan Perlindungan Perbatasan Malaysia (Border Control and Protection Agency).
Langkah tersebut mencakup pengambilalihan tugas pemeriksaan individu, kendaraan, dan barang di 22 titik masuk resmi Malaysia, sebagai bagian dari upaya nasional memperkuat keamanan perbatasan serta melindungi kedaulatan negara.
“Langkah ini akan memungkinkan Bea Cukai lebih fokus pada mandat intinya, yaitu penilaian dan pemungutan pajak di seluruh pos pemeriksaan darat, laut, dan udara,” ujar Rustan, seorang pengusaha lokal di kawasan perbatasan Tebedu, saat ditemui awak media, Jumat (7/11).
Selain meningkatkan efisiensi, kebijakan ini juga diharapkan meningkatkan keamanan operasional di pintu-pintu masuk negara, terutama dalam menghadapi ancaman penyelundupan dan aktivitas perdagangan ilegal.
Kolaborasi Internasional dan Pengawasan Barang:
Dalam implementasinya, Bea Cukai Malaysia terus memperkuat kolaborasi dengan lembaga mitra internasional, termasuk dengan otoritas dari negara tetangga, guna memperketat pengawasan terhadap pergerakan lintas batas, terutama di kawasan Tebedu, Sarawak.
Kerja sama lintas negara ini difokuskan untuk memerangi penyelundupan narkotika dan barang-barang ilegal, serta mencegah praktik perdagangan gelap yang merugikan ekonomi nasional.
Selain itu, pemerintah juga memperketat pengawasan terhadap barang bersubsidi dan ekspor, dengan menempatkan petugas penegak dari kementerian terkait di setiap pintu masuk.
Tujuannya untuk memastikan kebijakan subsidi pemerintah diterapkan secara efektif serta mencegah praktik transshipment ilegal, yakni pengalihan rute barang ekspor melalui Malaysia untuk menghindari peraturan internasional.
Komitmen Pemerintah Malaysia:
Tindakan ini menjadi bukti nyata komitmen serius pemerintah Sarawak dan Malaysia secara umum dalam memperkuat keamanan perbatasan, menegakkan kepatuhan perdagangan, serta melindungi stabilitas ekonomi dan kedaulatan nasional.
“Kami berkomitmen untuk memastikan tidak ada celah bagi barang ilegal masuk ke wilayah Malaysia. Ini adalah langkah penting dalam memperkuat integritas sistem perbatasan negara,” tegas salah seorang petugas Bea Cukai Malaysia di Tebedu.
Dengan restrukturisasi kelembagaan dan peningkatan kerja sama antarinstansi, pemerintah Malaysia berharap langkah ini menjadi fondasi kuat dalam membangun perbatasan yang lebih aman, efisien, dan berdaya saing internasional.(Red T)










