Home / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI

Minggu, 22 Februari 2026 - 13:42 WIB

Polisi Gagalkan Perang Sarung di Cerme, Dua Pelajar Diberi Pembinaan

TARGETNEWS.ID GRESIK  – Respon Polsek Cerme Polres Gresik atas laporan 110 dari masyarakat, petugas kepolisian menggagalkan rencana perang sarung yang melibatkan puluhan remaja di wilayah Cerme. Petugas mengamankan dua remaja beserta sejumlah barang bukti yang berpotensi membahayakan.

Berkat kesiapsiagaan petugas, potensi bentrokan yang dapat menimbulkan korban jiwa berhasil digagalkan sebelum situasi semakin meluas.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu dini hari (21/2/2026), sekitar pukul 00.10 hingga 01.00 WIB, di depan perum patra raya Jalan Raya Dusun Karangan, Desa Kambingan, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Para remaja terlibat dalam aksi saling serang menggunakan sarung yang telah dimodifikasi dengan cara diikat pada bagian ujungnya hingga menyerupai pecut yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Baca juga  Dukung Swasembada Pangan, DPRD Jateng Bahas Strategi Pertanian Progresif di Brebes

Kapolsek Cerme, AKP Taufan Arif Nugroho, memimpin langsung personel menuju lokasi setelah menerima laporan adanya kerumunan mencurigakan. Saat petugas tiba, para remaja tersebut langsung berhamburan melarikan diri. Sebagian kabur ke area persawahan, sementara lainnya tancap gas menggunakan sepeda motor.

“Kami bergerak cepat saat mendapati kerumunan yang melakukan penyerangan. Meski banyak yang melarikan diri, petugas berhasil mengamankan dua remaja di lokasi beserta kendaraan yang tertinggal,” ujar Kapolsek.

Dalam pembubaran tersebut, petugas berhasil mengamankan dua remaja berstatus pelajar yang diduga terlibat dalam aksi tawuran ( MSM) dan (DNS), Keduanya langsung dibawa ke Mapolsek Cerme untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga  Babinsa Koramil 15/Klirong Dampingi Kegiatan Pembagian Sertifikat Tanah Program PTSL

Selain itu, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Aerox dan sarung warna coklat yang telah dimodifikasi.

Pihak kepolisian berkoordinasi dengan perangkat desa serta memanggil orang tua dan pihak sekolah, dan selanjutnya memberikan pembinaan terhadap para remaja tersebut. Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan agar aksi serupa tidak kembali terjadi, khususnya selama bulan Ramadan yang rawan aksi kenakalan remaja.

Polres Gresik juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas melalui hotline “Lapor Cak Rama” di WhatsApp 0811-8800-2006 atau Call Center Polri 110.

RED T

Share :

Baca Juga

Artikel

Respon Cepat Divpropam Mabes Polri Terhadap Surat DPC PPWI Majalengka || Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN Desak Kapolri Evaluasi Kinerja Polres Majalengka

Artikel

PTPN IV Regional III Pamerkan Digitalisasi himgga Dekarbonisasi di Kampar Expo 2024

Artikel

Tanpa Lelah, Satgas TMMD dan Warga Kuin Kecil Pasang Gorong-Gorong Demi Kelancaran Aliran Air

Artikel

Menghina Provesi Jurnalis Oknum Pelaksana CV Payung Jagad iyo Wartawan Asu

BERITA UTAMA

Sambangi Warga Dengan Humanis, personel Polsek Sebangau Kuala Sampaikan Pesan Kamtibmas kepada Warganya

Artikel

Polsek Sebangau Kuala Laksanakan Sosialisasi Saber Pungli

BERITA UTAMA

Arahan Tegas Kapolri di Rakernis Bareskrim Polri

BERITA UTAMA

Anggota Koramil 1208-01/Sambas Babinsa Sampurna Melaksanakan Sosialisasi Perundungan Pada Anak