Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / Tag

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:51 WIB

Sekolah Tatap Muka Dinilai Lebih Sehat dan Efektif, Lia Istifhama Angkat Risiko Digital

Surabaya – Wacana penerapan pembelajaran dari rumah kembali mencuat seiring upaya efisiensi energi di tengah dinamika global. Namun, langkah tersebut memunculkan perdebatan terkait dampaknya terhadap kualitas pendidikan di Indonesia.

Anggota DPD RI, Lia Istifhama, menegaskan bahwa pembelajaran tatap muka tetap menjadi pilihan utama yang harus diprioritaskan dalam sistem pendidikan nasional.

Menurutnya, proses belajar di sekolah memiliki keunggulan mendasar yang sulit tergantikan oleh sistem pembelajaran jarak jauh.

“Tidak semua aspek pendidikan bisa dialihkan ke sistem daring, terutama kegiatan yang membutuhkan interaksi langsung,” tutur Lia, Jumat (27/03).

Ia menambahkan, pembelajaran tatap muka lebih efektif dalam menjaga kualitas interaksi antara guru dan siswa, sekaligus mendukung pembentukan karakter.

“Pembelajaran tatap muka harus tetap menjadi prioritas karena lebih efektif dan mampu menjaga kualitas interaksi. Banyak aspek, seperti praktikum dan pembentukan karakter, yang tidak bisa tergantikan oleh pembelajaran jarak jauh,” ujarnya.

Lia juga menjelaskan bahwa kebijakan zonasi pendidikan selama ini telah membantu menekan mobilitas siswa. Dengan jarak sekolah yang relatif dekat dari tempat tinggal, penggunaan energi—terutama dari sektor transportasi—dapat lebih terkendali.

Baca juga  Daftar Lengkap Mutasi Jabatan Polres Jajaran Polda Jatim 2026

Artinya, pembelajaran tatap muka tidak selalu identik dengan pemborosan energi jika sistem zonasi dijalankan secara optimal.

Di sisi lain, Lia mengingatkan adanya sejumlah risiko serius jika pembelajaran jarak jauh diterapkan secara masif. Mulai dari penurunan capaian belajar (learning loss), keterbatasan interaksi antara guru dan siswa, hingga kesenjangan akses akibat perbedaan fasilitas di rumah.

“Belajar dari rumah berpotensi menimbulkan kesenjangan, baik dari sisi akses maupun kualitas pembelajaran. Selain itu, aspek sosial-emosional anak juga bisa terdampak karena minimnya interaksi langsung,” jelasnya.

Lebih jauh, Lia menyoroti bahwa pembelajaran daring dalam jangka panjang dapat melemahkan interaksi sosial nyata atau modal sosial siswa. Ketergantungan terhadap perangkat digital juga berisiko meningkat, sementara penggunaan teknologi yang tidak bijak kerap dikaitkan dengan munculnya berbagai gangguan mental.

Baca juga  Mensos Apresiasi Inovasi Data Sosial Pemkab Tegal, Siap Jadi Percontohan Nasional

Selain itu, minimnya aktivitas fisik selama belajar dari rumah turut berdampak pada penurunan kemampuan motorik anak. Kondisi ini berpotensi memicu masalah kesehatan seperti obesitas hingga gangguan pertumbuhan lainnya.

Meski demikian, Lia tidak menutup kemungkinan penggunaan pembelajaran jarak jauh dalam kondisi tertentu, seperti:

– Bencana alam
– Wilayah dengan keterbatasan tenaga pendidik
– Situasi darurat lainnya

Dalam kondisi tersebut, sistem daring tetap relevan sebagai solusi agar proses belajar tidak terhenti.

Menghadapi masa pascalibur Idulfitri, Lia mengimbau pemerintah daerah untuk tetap melaksanakan pembelajaran tatap muka sesuai kebijakan yang berlaku. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan serta memastikan lingkungan belajar yang aman dan kondusif bagi siswa.

Dengan pendekatan yang seimbang, Lia berharap sistem pendidikan Indonesia tetap mampu menjaga kualitas pembelajaran tanpa mengabaikan aspek kesehatan, sosial, dan perkembangan anak secara menyeluruh.

ANIL

Share :

Baca Juga

Artikel

Satgas Pamtas Yonif 111/KB Berikan Pengamanan Kedatangan Uskup Agung Merauke Di Boven Digoel Papua Selatan

Artikel

Dengan Rutin Sambang, Bhabinkamtibmas Food Estate Sampaikan Pesan Kamtibmas

BERITA UTAMA

Polsek Maliku Sambangi Masyarakat dengan Beri Imbauan

BERITA UTAMA

Anggota Satlantas Polres Pulang Pisau Memberi Teguran Kepada Pengemudi Yang Tidak Menggunakan Sabuk Pengaman dengan baik

Artikel

Ratusan Warga di Tiga Kota Terima Paket Sembako Gratis dari Program CSR PTPN I Regional 4

Artikel

Warga Kedondong Tersenyum, Desa Kini Terang Berkat TMMD Sidoarjo

Artikel

Polri Peduli, Satlantas Polres Pulang Pisau Bagikan Bansos kepada Warga yang Membutuhkan

BERITA UTAMA

Walikota Batu, Menerima Penghargaan ANRI, Di Momen HKN Dari Pemerintah Pusat