TARGETNEWS.ID, Kota Batu – Program Angkutan Pelajar (Apel) gratis yang dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan Kota Batu, sudah aktif beroperasional satu tahun berjalan. Awalnya hanya ada sejumlah 42 kendaraan, tetapi saat ini jumlahnya meningkat menjadi 72 kendaraan jenis mikrolet. Kendaraan tersebut rutinitasnya sudah melayani seluruh pelajar pada jalur yang sudah dipetakan oleh Dishub Batu.
Dari jumlah angkutan pelajar (APEL) secara gratis itu, semua anggotanya dibawah koordinasi atau naungan Koperasi Jasa Angkutan Darat Sumber Rejeki (KSR) yang dibentuk oleh paguyuban dan Dinas Perhubungan berdasarkan rekomendasi kepala daerah.
“Sejak dioperasionalkan angkutan pelajar (Apel) secara gratis khusus di Kota Batu, ada nilai positif baik dari pemilik angkot,maupun orang tua dan pelajar sama -sama di untungkan. Baik dari pemilik angkot sendiri yang sudah jadi anggota koperasi,justru mengalami peningkatan pendapatannya,”kata Kadishub Susetya Herawan, Selasa (9/6/2026).
Ditegaskan Herawan, para pelajar saat ini sangat antusias dan mengalami peningkatan untuk menggunakan angkutan pelajar secara gratis ini. Karena dampak positifnya sangat baik bagi seluruh pelajar maupun orang tua murid.
Dasarnya, bisa mengurangi kemacetan jalan, mengurangi biaya transportasi, meminimalisir terjadinya kecelakaan lalulintas jalan terhadap pelajar, dan merasa aman,nyaman sesuai tujuan sekolah. Semoga kesempatan program APEL ini bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin bagi pelajar khususnya di Kota Batu.
Kesempatan itu Kepala Bidang Angkutan Jalan Dishub Batu, Harijuni menambahkan, terwujudnya angkutan pelajar dan sudah beroperasi hampir satu tahun berjalan. Dishub Batu bersama Koperasi Sumber Rejeki (KSR) melakukan sistim kontrak per tahunya. Untuk pembiayaan dana terhadap pemilik Angkutan Pelajar (Apel) di akumudir oleh Koperasi Sumberejeki dari anggaran APBD Kota Batu.
“Sedangkan untuk tehnis pembayaran terhadap pemilik angkot APEL bisa dilakukan kurun waktu dua minggu sekali melalui Koperasi Sumber Rejeki. Saat ini pelaksanaan pengambilan antar jemput terhadap pelajar masih menggunakan manual, waktu dekat nanti Dishub Batu akan inovasi menerapkan aplikasi dengan E-Apel,”ujar Harijuni.
Perlu diketahui pula Dishub Kota Batu pernah meraih prestasi tiga besar di 2025, dalam Innovative Government Award (IGA) di tingkat sektor dinas. Dalam tata kelola pemerintahan maupun pelayanan publik, yang nantinya akan bisa di tingkatkan hingga berkompetisi sampai ketingkat Prov Jatim.
“Hal itu perlu diketaui masyarakat,angkutan umum (Mikrolet) di wilayah Kota Batu ada 8 trayek dan ada 9 jalur yang di lalui seperti: Batu Junrejo Landungsari, Batu Landungsari, Batu Torongrejo, Batu Giripurno Karangploso, Batu Bumiaji, Batu Selecta Sumberbrantas, Batu Songgoriti dan Batu Gunungsari.,”singkatnya.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Pendidikan Batu Ir.Alfi Nurhidayat,ST.MT mengatakan, terimasih kepada Kepala Dinas Perhubungan beserta jajarannya sudah memfasilitasi anak – anak pelajar berupa Angkutan Pelajar (APEL) secara gratis.
“Program Dishub tersebut merupakan bentuk dukungan dan support dunia pendidikan, terutama bagi pelajar di wilayah Kota Batu. Fasilitas angkutan pelajar gratis ini, salah satu upaya untuk melayani bagi pelajar yang masih belum cukup usia bahkan di bawah umur untuk mengendarai SPD motor ketika mau berangkat dan pulang sekolah,”ujar Alfi Nurhidayat.
Senyampang dengan itu, dunia pendidikan tidak bisa menggantungkan pemerintah semata, namun tetap tanggung jawab kita bersama untuk mempersiapkan dan mewujudkan Generasi Emas 2045 mendatang. Maka kolaborasi dengan semua pihak sangat dibutuhkan oleh negara dalam mencerdaskan masyarakat di sektor dunia pendidikan yang layak dan tepat guna.
“Fasilitas angkutan pelajar gratis di Kota Batu, merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah memberikan pelayanan terhadap pelajar. Secara konkrit pelajar akan bisa disiplin tepat waktu ketika mau berangkat bahkan pulang sekolah. Juga meringankan beban wali murid,baik tenaga ,waktu,maupun segi biaya transportasi,”papar Alfi Nurhidayat.
Berlanjut, segi keutungan positifnya bagi pelajar menggunakan fasilitas angkutan pelajar gratis bisa jalin komunikasi langsung antar pelajar di dalam angkutan. Juga menambah wawasan/edukasi antar pelajar,menguatkan persodaraan dan kebersamaan sesama pelajar sewaktu dalam angkutan tersebut.
“Harapannya semoga program angkutan pelajar (APEL) gratis di kota Batu tetap bisa terus berjalan dan bertahan bahkan di tingkatkan. Karena asas manfaat angkutan pelajar ini, dampak positifnya sangat bagus dan tepat dalam menertibkan para pelajar belajar disiplin, sesuai harapan kita bersama dalam menciptakan masa depan yang lebih cerah,”pungkasnya. (Wan)










