Home / BERITA UTAMA

Rabu, 8 Juli 2026 - 02:21 WIB

Ning Lia Ingatkan Pelajar Muhammadiyah Seimbangkan Ilmu, Akhlak, dan Kepedulian Sosial

MALANG – Anggota DPD RI Jawa Timur, Lia Istifhama, mengingatkan generasi muda agar tidak terjebak pada orientasi mengejar nilai akademik semata. Menurutnya, tantangan yang dihadapi pelajar saat ini menuntut hadirnya karakter yang kuat, kemampuan berpikir kritis, serta kepedulian terhadap persoalan sosial di lingkungan sekitar.

Pesan tersebut disampaikan Lia ketika menjadi pembicara dalam Seminar Nasional Musyawarah Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Jawa Timur yang berlangsung di BBPPMPV BOE Malang, Malang. Forum tersebut dihadiri para kader pelajar Muhammadiyah dari berbagai daerah di Jawa Timur sebagai bagian dari penguatan arah gerakan organisasi.

Dalam pemaparannya, Lia menilai pelajar memiliki peran strategis sebagai calon pemimpin masa depan. Karena itu, ia mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki integritas, kecerdasan emosional, dan kemampuan beradaptasi menghadapi perubahan zaman.

Baca juga  Bukan Utang Piutang, Melainkan Dugaan Penipuan Bermodus Lobi Aparat

“Pelajar Muhammadiyah harus mampu menjadi agen perubahan. Prestasi akademik penting, tetapi harus diimbangi dengan moral yang baik, daya pikir kritis, serta kepekaan terhadap kondisi masyarakat,” kata Lia.

Senator yang akrab disapa Ning Lia itu menjelaskan bahwa pembentukan karakter dimulai dari lingkungan keluarga. Menurutnya, keluarga menjadi tempat pertama menanamkan nilai toleransi, tanggung jawab, dan penyelesaian masalah secara bijaksana sehingga mampu membentuk pribadi yang matang.

Ia juga menilai sekolah memiliki tanggung jawab yang lebih luas dibanding sekadar memberikan materi pelajaran. Lembaga pendidikan harus menjadi ruang yang mampu membangun budaya berpikir, melatih kepemimpinan, serta membentuk kepedulian sosial peserta didik.

Dalam kesempatan itu, Lia mengajak kader IPM menerapkan empat nilai utama dalam kehidupan sehari-hari, yakni menyelaraskan ilmu dengan akhlak, memperkuat empati sosial, menjaga kestabilan emosi, serta terus membuka diri terhadap kolaborasi dan pertukaran gagasan.

Baca juga  EDUKASI PEDULI PENGELOLAAN SAMPAH: TPPKK KECAMATAN SIMOKERTO BERGERAK UNTUK KAMPUNG PANCASILA ZERO WASTE

Menurutnya, ilmu pengetahuan akan memberikan dampak nyata apabila digunakan untuk menghadirkan solusi bagi masyarakat. Oleh sebab itu, pelajar diharapkan mampu menjadi generasi yang membawa manfaat, bukan hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi lingkungan, bangsa, dan negara.

Sementara itu, Ketua PW IPM Jawa Timur terpilih, Muhammad Yuda Wahyu Saputra, menyambut positif paparan yang disampaikan Lia. Ia menilai materi tersebut memperkaya perspektif kader IPM dalam menjawab tantangan zaman sekaligus memperkuat komitmen organisasi untuk terus melahirkan pelajar yang progresif, berintegritas, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.

(Anil)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Komsos Babinsa dengan Para Petani Tambak Ikan, Tingkatkan Hasil Panen

Artikel

Babinsa Koramil 04/Kra Hadiri Undangan Pengajian Akbar Muslimat NU Desa Candi.

Artikel

Polres Jember Berhasil Ungkap Pemalsuan Dokumen Lintas Provinsi, Lima Pelaku Diamankan

Artikel

Sat Binmas Polres pulang pisau Rutin laksanakan sambang Sinergitas Dengan Warga

Artikel

Pemuda Pancasila Kabupaten Tegal Hadiri Pondok Pesantren Attholibiah Slawi

Artikel

Pererat Tali Silaturahmi, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXII Dim 0808 Kunjungi Ranting Jajaran

BERITA UTAMA

Bentuk Interaksi Secara Langsung Polri Dengan Masyarakat, Polres Kendal Gelar Jumat Curhat

BERITA UTAMA

Dekatkan Diri Kepada Sang Pencipta, Polres Puncak Jaya Gelar Giat Pembinaan Kerohanian dan Mental