Home / BERITA UTAMA

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:46 WIB

Pembentukan Provinsi Luwu Raya Diarahkan Jadi Kepentingan Strategis Nasional di Tengah Moratorium DOB

TARGETNEWS.ID LUWU RAYA – Upaya pembentukan Provinsi Luwu Raya memasuki babak baru. Di tengah masih berlakunya moratorium pembentukan daerah otonom baru (DOB), Badan Pekerja Pembentukan (BPP) DOB Provinsi Luwu Raya mulai mengedepankan pendekatan berbasis kepentingan strategis nasional sebagai landasan utama perjuangan.

Gagasan tersebut disampaikan Wakil Sekretaris sekaligus Juru Bicara BPP DOB Provinsi Luwu Raya, Udhi Syahruddin Hamun, saat menjadi narasumber dalam Dialog Kebangsaan yang dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus HMI Cabang Persiapan Luwu Utara di Masamba, Rabu (29/7/2026).

Dalam paparannya bertajuk “Pembentukan Provinsi Luwu Raya dalam Perspektif Pertimbangan Kepentingan Strategis Nasional”, Udhi menegaskan bahwa usulan pembentukan provinsi tidak lagi semata didorong oleh aspirasi masyarakat dan pemerataan pembangunan, tetapi juga diarahkan untuk mendukung agenda strategis pemerintah pusat.

Baca juga  Bhabinkamtibmas Polsek Maliku Melaksanakan Sambang Kamtibmas di Desa Binaannya.

Menurutnya, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 memberikan ruang pembentukan daerah tertentu berdasarkan pertimbangan kepentingan strategis nasional. Kajian akademik yang disusun Institut Otonomi Daerah (IOTDA) Jakarta bersama Universitas Andi Djemma (UNANDA) Palopo disebut menyimpulkan bahwa calon Provinsi Luwu Raya telah memenuhi syarat administratif, kewilayahan, kapasitas daerah, sekaligus memiliki argumentasi yang relevan dengan kepentingan nasional.

BPP DOB mengemukakan enam alasan utama yang menjadi dasar usulan tersebut. Di antaranya penguatan ketahanan nasional, optimalisasi potensi ekonomi berbasis sumber daya alam, dukungan terhadap hilirisasi industri dan ketahanan energi, peningkatan konektivitas kawasan timur Indonesia, penguatan integrasi sosial dan budaya, serta efektivitas tata kelola pemerintahan melalui pemangkasan rentang kendali pelayanan publik.

Selain aspek strategis, BPP DOB juga mengangkat rekam jejak sejarah Tana Luwu sebagai bagian dari argumentasi. Sejarah Kedatuan Luwu, Perlawanan Rakyat Luwu Semesta tahun 1946, hingga Masamba Affair 1949 dipandang sebagai kontribusi penting masyarakat Luwu dalam perjalanan bangsa.

Baca juga  Personil Polsek Kahayan Tengah Berikan Sosialisasi Pelayanan Publik Kepada Warganya

Di penghujung presentasi, BPP DOB turut memaparkan perjalanan panjang perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya, termasuk penyampaian surat Datu Luwu kepada Presiden Prabowo Subianto pada 2026 sebagai bentuk komitmen melanjutkan aspirasi pembentukan provinsi baru.

Meski demikian, peluang terealisasinya Provinsi Luwu Raya tetap bergantung pada kebijakan pemerintah pusat terkait moratorium DOB serta proses politik di tingkat nasional. Namun, perubahan strategi argumentasi tersebut menunjukkan bahwa perjuangan kini diarahkan agar selaras dengan prioritas pembangunan nasional dan kepentingan strategis negara.

LIMBAD

Share :

Baca Juga

Artikel

Program Serapan Gabah Petani, Koramil Paiton Melakukan Pendampingan

BERITA UTAMA

Tingkatkan Kemampuan Personel, Ditbinmas Polda Jateng Gelar Pelatihan TOT Polmas

BERITA UTAMA

Polresta Palangka Raya Amankan Objek Wisata Kum-Kum

Artikel

Personel Polsek Kahayan Kuala sambangi warga dan Memberikan himbauan Tentang Larangan Membakar hutan dan lahan

Artikel

Polrestabes Surabaya Amankan Bos Hiburan Malam di Lobby Hotel

Artikel

Pledoi Pengacara Senior Riduwan Saleh Menyampaikan Tidak Terbukti Ada Niat Jahat dan Dibebaskan,

BERITA UTAMA

BABINSA BERI DUKUNGAN DAN MOTIFASI KEPADA PELAKU UMKM

Artikel

Indeks Reformasi Birokrasi Brebes Melejit Tinggi