Home / BERITA UTAMA

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:40 WIB

Kolaborasi ICARE Buka Jalan Petani Losari Menuju Pertanian Modern dan Berdaya Saing

Foto: Kolaborasi ICARE Buka Jalan Petani Losari Menuju Pertanian Modern dan Berdaya Saing

Foto: Kolaborasi ICARE Buka Jalan Petani Losari Menuju Pertanian Modern dan Berdaya Saing

Brebes TargetNews.ID Pemerintah Kabupaten Brebes terus memperkuat kolaborasi dalam mendorong modernisasi sektor pertanian melalui Program Integrated Corporation of Agricultural Resources Empowerment (ICARE). Program yang dikembangkan di Kecamatan Losari itu diharapkan mampu membuka jalan bagi petani menjadi lebih mandiri, produktif, dan berdaya saing melalui penguatan kelembagaan, penerapan teknologi, serta akses pembiayaan.

Bupati Brebes Paramita Widya Kusuma melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty mengapresiasi Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Tengah yang telah mendampingi petani melalui Program ICARE di Desa Kedungneng, Kecamatan Losari, Selasa (04/08/2026).

Menurutnya, program tersebut tidak hanya menghadirkan inovasi teknologi pertanian, tetapi juga memperkuat kelembagaan petani, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta membuka akses pembiayaan bagi kelompok tani.

Program ICARE telah memberikan manfaat nyata bagi petani. Pemerintah Kabupaten Brebes siap mendukung keberlanjutan program ini melalui kolaborasi dan pendampingan agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat,” kata Ineke.

Ia menjelaskan, pemanfaatan Pompa Air Tenaga Surya di Desa Kalibuntu dan penerapan sistem Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) menjadi bukti bahwa inovasi mampu meningkatkan produktivitas sekaligus efisiensi usaha tani. Di sisi lain, pembentukan koperasi petani di sejumlah desa diharapkan semakin memperkuat kemandirian dan daya saing petani dalam mengembangkan usahanya.

Baca juga  Trauma Healing Polri, Dukungan Psikologis bagi Anak Korban Banjir Bandang di Padang Pariaman

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes, Hendri Adi Komara mengatakan, Program ICARE merupakan gerakan transformasi menuju pertanian modern yang bertumpu pada penguatan kelembagaan petani, pemanfaatan teknologi, dan peningkatan kesejahteraan petani. Menurutnya, koperasi tani yang terbentuk menjadi fondasi penting bagi pengembangan korporasi petani di masa depan.

Penerapan sistem PM-AAS menunjukkan hasil yang menggembirakan. Jika metode budidaya konvensional rata-rata menghasilkan 5 sampai 6 ton gabah per hektare, melalui sistem PM-AAS hasil panen berdasarkan sampling mampu mencapai 10,2 ton per hektare,” ungkapnya.

Ia menambahkan, PM-AAS mengintegrasikan teknologi, mekanisasi, pemanfaatan data, dan pengelolaan budidaya secara presisi. Sistem tersebut menerapkan pola tanam larikan 4:1 maupun 6:1 dan didukung penyemprotan silika menggunakan drone untuk memperkuat batang tanaman sekaligus membuat penyemprotan lebih cepat, merata, efisien, dan tepat sasaran.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Tengah, Arif Surahman menjelaskan, Program ICARE merupakan program strategis Kementerian Pertanian yang didukung pendanaan dari World Bank. Di Jawa Tengah, program tersebut di pusatkan di Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, meliputi delapan desa dengan komoditas unggulan padi dan pisang.

Baca juga  L-KPK AKAN SEGERA MELAYANGKAN GUGATAN TERHADAP PIMPINAN CV CAHYA GRAFIKA

Arif mengatakan Program ICARE dilaksanakan selama lima tahun, sejak 2022 hingga direncanakan berakhir pada 2027. Melalui program ini dikembangkan berbagai unit usaha berbasis koperasi, mulai dari penyediaan sarana produksi, jasa alat dan mesin pertanian (alsintan), pengolahan pascapanen padi dan pisang, hingga layanan permodalan.

Semoga seluruh unit usaha koperasi yang telah dibentuk mampu berkembang optimal sehingga petani Losari semakin mandiri dan sejahtera,” harapnya.

Direktur ICARE, Bram Kusbiantoro mengapresiasi perkembangan pelaksanaan Program ICARE di Kabupaten Brebes yang dinilai menunjukkan kemajuan sangat baik. Ia berharap penguatan koperasi tani dan berbagai program pemberdayaan yang telah berjalan dapat terus dilanjutkan meski masa proyek berakhir, sehingga investasi pembangunan pertanian mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi kesejahteraan petani dan ketahanan pangan daerah.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan Program ICARE Tahun 2025 dan 2026 secara simbolis kepada Koperasi Tumbuh Gelimang Pangan, Koperasi Sinergi Hasil Tani, Koperasi Langgeng Lumbung Pangan, dan Koperasi Manfaat Hasil Tani. Bantuan itu menjadi bagian dari penguatan kelembagaan ekonomi petani agar tumbuh menjadi korporasi pertanian yang mandiri, profesional, dan berdaya saing melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.(Fauzi/Hms)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Personil Polsek Sebangau Kuala melaksanakan Penyemprotan Cairan Disinfektan di tempat Fasilitas umum.

BERITA UTAMA

Patroli Daerah Rawan Karhutla di Wilkum Polsek Maliku, Tim Patroli Cek Kondisi Sumur Bor.

BERITA UTAMA

Beraksi di 24 TKP, Lima Pelaku Komplotan Pencuri Trafo PLN Ditangkap Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik

Artikel

Polres Sampang Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2025

BERITA UTAMA

Bentuk Penghargaan Kepada Prajurit Dansenavbah Antar Purna Tugas Prajurit Senavbah

BERITA UTAMA

Peduli Sesama Anggota Koramil 1208-01/Sambas Dan Saka Wira Kartika Salurkan Bantuan Kepada Warga Korban Kebakaran

BERITA UTAMA

Yayasan Daarurrahman Cigayam || TPA Daarurrahman Rekreasi Ceria di LALA Water Park Majalengka

BERITA UTAMA

Satlantas Polres Pulang Pisau Laksanakan Patroli di Daerah Rawan Pelanggaran dan Laka Lantas