Talang, TargetNews.ID Polsek Talang bersama unsur Forkopincam memfasilitasi sosialisasi pembangunan Tower Seluler di Balai Desa Wangandawa, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Senin (10/08/2026). Kegiatan tersebut menjadi sarana komunikasi antara pihak vendor, pemerintah desa, dan masyarakat untuk memastikan rencana pembangunan berjalan sesuai ketentuan serta mencegah munculnya polemik di tengah masyarakat.
Kegiatan dihadiri Camat Talang Cahyono, S.Ip., Kapolsek Talang IPTU Wantoro, SH., M.H., Danramil Talang KAPT Inf Suharsono, Kepala Desa Wangandawa Dimyati, perwakilan vendor Tower Bersama Group Ajad, serta 16 warga yang berada dalam radius rencana pembangunan tower.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Talang IPTU Wantoro, SH, M.H. mengajak seluruh pihak untuk menjaga komunikasi dan situasi tetap kondusif selama proses pembangunan.
Kami berharap dengan adanya pembangunan Tower Seluler ini tidak menjadi polemik dan permasalahan di tengah masyarakat. Apabila terdapat permasalahan, Polsek Talang bersama Koramil, Kecamatan dan Pemerintah Desa siap menampung aspirasi untuk kemudian dimusyawarahkan bersama guna mencari solusi terbaik,” ujar IPTU Wantoro.
Kapolsek juga meminta pihak vendor maupun pelaksana pembangunan untuk senantiasa berkoordinasi dengan Forkopincam Talang, Pemerintah Desa Wangandawa, serta masyarakat sehingga setiap tahapan pembangunan dapat berjalan secara terbuka dan kondusif.
Sementara itu, pihak Tower Bersama Group menjelaskan bahwa pembangunan tower bertujuan memperkuat sinyal dan jaringan komunikasi. Tower yang direncanakan memiliki ketinggian 72 meter tersebut akan dibangun sesuai standar yang berlaku dan dilengkapi langkah antisipasi terhadap berbagai potensi risiko.
Hasil sosialisasi menunjukkan sebanyak 16 warga yang berada dalam radius 72 meter menyatakan sepakat dan menyetujui rencana pembangunan Tower Seluler. Pihak vendor juga menyampaikan komitmen memberikan tali asih sebesar Rp2.000.000 per orang kepada 16 warga tersebut yang akan diterimakan sebelum proses pembangunan berlangsung.
Selain itu, pihak vendor berkomitmen untuk mengurus perizinan pembangunan serta memberikan fasilitas umum dan CSR bagi masyarakat Desa Wangandawa.
Melalui kegiatan tersebut, Polri hadir sebagai fasilitator dalam membangun komunikasi antara masyarakat, pemerintah dan pihak pelaksana pembangunan. Pendekatan dialogis dan musyawarah diharapkan dapat menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif sekaligus memastikan kepentingan masyarakat tetap diperhatikan.(Fauzi/Targetnews.id)










