Home / BERITA UTAMA / NEWS / POLRI

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Habib Syakur: Aparat dan Warga Jakarta Bukan Musuh, Aksi AMPB 27 Agustus

TARGETNEWS.ID JAKARTA — Rencana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menggelar aksi di depan Gedung DPR RI pada 27 Agustus 2026 mendapat perhatian dari Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Habib Syakur Ali Mahdi.

Habib Syakur mendukung penyampaian aspirasi yang dibawa massa AMPB, terutama terkait dorongan agar Undang-Undang Perampasan Aset segera disahkan serta tuntutan pemberian hukuman berat terhadap pelaku korupsi. Namun, ia menekankan pentingnya menjaga aksi tetap damai dan tidak mengganggu kepentingan masyarakat luas.

Menurut Habib Syakur, kritik terhadap pemerintah merupakan bagian dari kehidupan demokrasi. Karena itu, aspirasi masyarakat Pati harus disampaikan melalui cara yang tertib sehingga substansi tuntutan tidak tertutup oleh persoalan keamanan maupun kericuhan.

“Sampaikan tuntutan dengan tegas, tetapi tetap dalam koridor hukum. Jangan sampai perjuangan melawan korupsi justru diwarnai tindakan yang merugikan masyarakat,” kata Habib Syakur di Jakarta.

Baca juga  Kodim 1612/Mgr dalam rangkaian kegiatan TMMD ke-116 Memberikan pelayanan Pengobatan Secara Gratis Bagi Masyarakat

Ia juga meminta peserta aksi tidak mudah terprovokasi selama berada di Ibu Kota. Massa diharapkan menghormati aparat keamanan serta warga yang tetap menjalankan aktivitas, termasuk pengguna jalan, pedagang dan pekerja.

Habib Syakur menilai aparat yang bertugas mengamankan demonstrasi bukanlah pihak yang harus diposisikan sebagai lawan. Menurutnya, perbedaan pandangan politik maupun kebijakan tidak seharusnya berkembang menjadi benturan antarmasyarakat.

“Jakarta adalah rumah bersama. Warga Jakarta bukan musuh dan aparat juga bukan musuh. Aspirasi bisa berbeda, tetapi persaudaraan dan ketertiban harus tetap dijaga,” ujarnya.

Ia berharap aksi AMPB nantinya mampu menunjukkan bahwa gerakan masyarakat dari daerah dapat menyuarakan persoalan nasional dengan cara yang konstruktif. Ia juga mengingatkan peserta untuk menjaga fasilitas umum, kebersihan lingkungan serta kelancaran lalu lintas selama kegiatan berlangsung.

Baca juga  KKB Papua Pamer Senjata Hasil Rampasan dari Prajurit TNI

Bagi Habib Syakur, tuntutan pemberantasan korupsi akan lebih kuat apabila disampaikan dengan sikap yang mencerminkan penghormatan terhadap hukum.

“Jangan ukur kekuatan gerakan dari seberapa besar kericuhannya. Ukur dari seberapa jelas pesan yang sampai dan seberapa bermartabat cara menyampaikannya,” katanya.

Ia pun mengajak seluruh peserta aksi tetap mengedepankan persatuan dan kedewasaan dalam berdemokrasi.

“Perjuangkan tuntutannya dengan tegas, tetapi jangan melakukan kekerasan. Kawal agenda pemberantasan korupsi melalui jalur demokrasi dan hukum. Tunjukkan bahwa masyarakat Pati mampu bersuara keras tanpa harus membuat Jakarta menjadi arena kerusuhan,” pungkas Habib Syakur.

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Personel Polsek Kahayan Tengah Cek Kesiapan Sumber Air dan Peralatan Bentuk Kesiap Siagaan Hadapi Karhutla

Artikel

Antusias Ribuan Warga Serbu Pasar Sembako Murah di Polres Malang Jelang Ramadhan

BERITA UTAMA

Polri Tunjukkan Kinerja Nyata, Sejalan dengan Arahan Presiden pada May Day 2026

Artikel

Kades Balikterus di Pulau Bawean, Diseret Polisi Satreskoba Polres Gresik

Artikel

Sampaikan Isi Maklumat Kapolda Kalteng, Bripka Alamsyah Ajak Masyarakat Ubah Pola Tani

Artikel

Terkait Dugaan Sumbangan Masyarakat Orang Tua’ Walimurid Mengadu Pada Beberapa Tim Investigasi Surabaya Untuk Mencari Tau Kebenaran Adanya Kasus Sumbangan di SMA NEGERI 1. TUMPANG MALANG Berikutnya klik di bawah ini..👇👇👇👇👇👇

Artikel

Dandim 0828/Sampang Memimpin Apel Gelar Pasukan: Siap Menjaga Keamanan Pemilu 2024

Artikel

Menuai kritikan evaluasi PJ Kepala desa 14 kecamatan Sampang Madura Jawa Timur