SAMPANG Targetnews.id
Di tengah padatnya aktivitas jurnalistik dan dinamika pemberitaan di daerah, Aliansi Wartawan Sampang (AWAS) memilih cara sederhana namun penuh makna untuk memperkuat kebersamaan. Melalui kegiatan ngopi bareng (Ngobar), AWAS mempertemukan puluhan jurnalis dari berbagai media se-Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026).
Bertempat di Taman Bunga Sampang, kegiatan berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban. Para jurnalis dari media cetak, online, hingga elektronik membaur tanpa sekat organisasi maupun perusahaan media.
Momentum tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-5 AWAS. Ngobar tidak hanya menjadi ajang bertukar cerita, tetapi juga ruang untuk memperkuat komunikasi, membangun solidaritas, serta membahas berbagai tantangan yang dihadapi insan pers di tengah derasnya arus informasi digital.
Ketua AWAS, Ahmad Jumadi, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen organisasi untuk terus menjaga kekompakan dan hubungan baik antar rekan jurnalis di Kabupaten Sampang.
“ Ngobar ini bukan sekadar ngopi. Ini menjadi ruang untuk saling menguatkan, bertukar informasi, dan menjaga marwah profesi jurnalis. Kita satu profesi dan memiliki tujuan yang sama, yaitu menyajikan informasi yang berimbang, edukatif, serta mencerdaskan masyarakat,” ujarnya.
Penasihat IJTI Madura Raya, Kamalludin, turut menyampaikan apresiasinya. Menurutnya kegiatan yang digagas AWAS menjadi momentum penting untuk mengisi ruang silaturahmi antar rekan jurnalis yang selama ini disibukkan dengan aktivitas masing-masing.
“ Ini sangat luar biasa. Saya memberikan apresiasi kepada rekan-rekan AWAS. Meski kegiatan ini berbarengan dengan agenda Polres Sampang, teman-teman AWAS tetap mampu mengalah demi memberikan ruang bagi silaturahmi jurnalis,” ungkapnya.
Kamalludin berharap kebersamaan tersebut dapat menjadi energi positif bagi para jurnalis untuk semakin kuat dalam berkarya. Ia juga mengingatkan seluruh insan pers agar menjadikan kode etik jurnalistik sebagai pijakan utama dalam menjalankan profesinya.
“ Marilah kita semakin kuat berkarya melalui tulisan. Sebagai wartawan, kita harus selalu memegang teguh kode etik jurnalistik dalam setiap karya dan menjalankan profesi dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, para jurnalis juga berdiskusi mengenai sejumlah tantangan dunia pers di era digital, mulai dari derasnya penyebaran informasi, potensi hoaks, tekanan dalam menjalankan tugas jurnalistik, hingga pentingnya menjaga profesionalitas dan kesejahteraan wartawan.
Suasana semakin hangat dengan hadirnya Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo, perwakilan Dandim 0828 Sampang, Babinsa Kelurahan Gunung Sekar, serta sejumlah tamu undangan dari kalangan jurnalis dan LSM se-Kabupaten Sampang.
AKP Eko Puji Waluyo turut mengapresiasi langkah AWAS yang mampu mempertemukan jurnalis dari berbagai media dalam satu ruang silaturahmi.
“ Ini merupakan kegiatan yang sangat positif. Kami mengapresiasi AWAS yang dalam momentum HUT ke-5 mampu mengumpulkan rekan-rekan jurnalis se-Kabupaten Sampang untuk bersilaturahmi dan membangun kebersamaan,” ujarnya.
Kemeriahan Ngobar AWAS semakin terasa saat memasuki sesi pengundian hadiah doorprize. Berbagai hadiah menarik disiapkan panitia, mulai dari peralatan elektronik, uang tunai, hingga cenderamata khusus HUT ke-5 AWAS.
Sorak sorai dan tawa peserta pecah setiap kali nama pemenang diumumkan. Doorprize ini menjadi magnet tersendiri yang membuat suasana semakin cair dan penuh kebersamaan.
Ngobar AWAS pun ditutup dengan suasana penuh keakraban. Dari secangkir kopi dan obrolan sederhana, para jurnalis Sampang kembali diingatkan bahwa kekuatan pers bukan hanya terletak pada tulisan, tetapi juga pada soliditas, profesionalitas, dan semangat menjaga marwah jurnalistik.
Penulis mahrus










