Home / BERITA UTAMA / DAERAH

Rabu, 23 September 2026 - 18:58 WIB

Membuka Jendela Dunia dari Sekolah, SMAMIV dan SMK MUDISA Perkuat Kolaborasi

SMAMIV dan SMK MUDISA Perkuat Kolaborasi

SMAMIV dan SMK MUDISA Perkuat Kolaborasi

TARGETNEWS.ID SURABAYA — Dunia pendidikan kini tak lagi berjalan dalam batas ruang kelas. Perkembangan teknologi, perubahan dunia kerja, hingga semakin terbukanya koneksi antarnegara membuat sekolah dituntut menyiapkan peserta didik agar mampu melihat peluang yang lebih luas.

Semangat itu terasa dalam kunjungan SMA Muhammadiyah 4 Surabaya (SMAMIV) ke SMK Muhammadiyah 1 Surabaya (SMK MUDISA), Rabu (23/9/2026), di Kampus SMK MUDISA, Jalan Kapasan 73–75 Surabaya.

Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi. Pertemuan menjadi ruang untuk berbagi pengalaman sekaligus menggali peluang pengembangan jejaring pendidikan internasional di lingkungan sekolah Muhammadiyah.

SMAMIV hadir melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Bu Habibah, bersama Bu Siti selaku Kepala Laboratorium sekaligus pengelola Pusat Bahasa.

Keduanya berdiskusi mengenai berbagai pengalaman SMK MUDISA dalam membangun koneksi pendidikan dan dunia kerja, termasuk peluang kerja sama dengan sekolah maupun perguruan tinggi di luar negeri, dunia industri, penguatan bahasa asing, serta program yang dapat memberikan pengalaman internasional kepada siswa.

Sekolah Tak Cukup Hanya Berprestasi di Kandang

Kepala SMK MUDISA, Irvandy Andriansyah, S.T., M.T., mengatakan perkembangan pendidikan menuntut sekolah untuk memiliki pandangan yang lebih luas.

«“Sekolah maju tidak boleh hanya jago di kandang. Sekolah harus punya wawasan global dan jejaring internasional. Anak-anak kita harus diberi kesempatan untuk melihat dunia, mengenal budaya lain, belajar dari sistem pendidikan yang berbeda, dan berani membangun jejaring internasional.”»

Baca juga  Rizal Karyansyah Soroti Keberanian Markus Kornelis: Fakta Berani atau Langkah Putus Asa???

Menurut Irvandy, program internasional tidak semata-mata dimaknai sebagai kegiatan membawa siswa ke luar negeri.

Lebih dari itu, pengalaman internasional diharapkan mampu membentuk cara berpikir peserta didik agar lebih terbuka terhadap perbedaan, memiliki kemampuan komunikasi lintas budaya, menguasai bahasa asing, memahami budaya kerja internasional, serta memiliki keberanian mengambil peluang di tingkat global.

«“Ketika siswa memiliki pengalaman global, cara berpikirnya akan berubah. Mereka akan memiliki mimpi yang lebih besar, wawasan yang lebih luas, dan keberanian untuk mengambil peluang yang sebelumnya mungkin tidak pernah mereka bayangkan,” jelasnya.»

Dari Sekolah Muhammadiyah, Menatap Dunia

SMK MUDISA saat ini terus mengembangkan berbagai program yang berorientasi internasional. Penguatan kemampuan bahasa asing, pengenalan budaya kerja internasional, pengembangan jejaring dengan mitra luar negeri, hingga peluang magang dan bekerja di luar negeri menjadi bagian dari upaya tersebut.

Pengalaman itu kemudian menjadi bahan diskusi bersama SMAMIV untuk melihat kemungkinan program yang dapat dikembangkan secara bersama.

Bagi kedua sekolah, kolaborasi menjadi salah satu cara untuk memperluas manfaat bagi peserta didik.

Sebab, setiap sekolah memiliki kekuatan dan pengalaman yang berbeda. Ketika kekuatan tersebut dipertemukan, peluang yang lahir pun dapat menjadi lebih besar.

Baca juga  Wabup Sidoarjo Kunjungi Nenek, yang Tinggal Sebatangkara

Satu sekolah memiliki program. Sekolah lainnya memiliki pengalaman dan jejaring. Ketika keduanya dipertemukan, terbuka ruang untuk membangun langkah yang lebih luas.

Bukan Hanya Silaturahmi, tetapi Membuka Pintu Kolaborasi

Pertemuan SMAMIV dan SMK MUDISA diharapkan menjadi langkah awal menuju kerja sama yang lebih konkret.

Sejumlah peluang dapat dikembangkan, mulai dari penguatan bahasa asing, international project, kunjungan pendidikan, pertukaran pengalaman, jejaring dengan sekolah dan perguruan tinggi luar negeri, hingga koneksi dengan dunia industri internasional.

Pada akhirnya, semangat yang dibangun bukan sekadar membawa nama sekolah ke luar negeri.

Yang lebih penting adalah membuka sebanyak mungkin pintu kesempatan bagi siswa.

Sebab, masa depan peserta didik tidak semestinya berhenti pada batas tembok sekolah. Bahkan, peluang mereka tidak harus berhenti pada batas sebuah negara.

Dari Surabaya, sekolah Muhammadiyah ingin menanamkan satu keyakinan: bahwa mimpi untuk melihat dunia dapat dimulai dari ruang-ruang pendidikan di kota ini.

SMAMIV dan SMK MUDISA pun terus mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas, terampil, dan berkarakter, tetapi juga memiliki wawasan global, kemampuan beradaptasi, serta keberanian untuk mengambil bagian dalam dunia yang semakin terhubung.

Dari Jalan Kapasan Surabaya, langkah kecil itu dimulai. Dari sekolah, mimpi besar menuju dunia dibangun.

(Anil)

Share :

Baca Juga

Artikel

Komunitas Ojol, melaksanakan Sholat ghoib & doa bersama untuk Alm. Affan Kurniawan

Artikel

Jelang Hari Bhayangkara, Polres Situbondo Tanam Mangrove dan Bagi Bansos untuk Warga Pesisir

BERITA UTAMA

Peresmian Kantor PT. Santoso Jaya Abadi Media

BERITA UTAMA

Sosialisasi Standar Pelayanan Publik ( Alur Pelayanan Biaya Pelayanan Dan waktu pelayanan ) Penerbitan SKCK di Polsek Pandih Batu

Artikel

KORPS MARINIR GELAR PENANDATANGANAN KONTRAK BERSAMA TA.2025

BERITA UTAMA

Babinsa Koramil 08/Alian Bantu Petugas Puskesmas Amankan ODGJ

Artikel

Peringati HUT Korps Marinir TNI AL Ke-79, Danmenart 2 Mar Laksanakan Ziarah di TMP 10 Nopember Surabaya

Artikel

Komandan Kodim 1208/Sambas Tinjau Pelaksanaan Seleksi Dan Beri Motivasi Calon Paskibraka Kab. Sambas 2025