TEGAL, TargetNews.ID Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Tegal menggelar Sosialiasi dan Launching Program Jelantah Jadi Rupiah yang berlangsung di Gedung Adipura Komplek Balai Kota Tegal, Rabu (30/09/2026) siang.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Walikota Tegal, Dedy Yon Supriyono, Sekretaris Daerah Kota Tegal, Agus Dwi Sulityantono, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tegal, Gadis Sephi Febriana Dedy Yon beserta jajaran pengurus, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kota Tegal, Mohamad Afin, dan Kepala OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kota Tegal.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tegal, Gadis Sephi Febriana Dedy Yon dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan masak-memasak yang setiap hari dilakukan di rumah pasti akan menghasilkan minyak goreng bekas atau minyak jelantah. Minyak jelantah ini jika dibuang sembarangan seperti di saluran air maupun tanah maka dapat mencemari lingkungan dan menyumbat saluran.
Menurutnya kebiasan buruk tersebut dapat menyia-nyiakan potensi ekonomi yang sangat besar.

Dengan adanya sosialisasi jelantah jadi rupiah ini, kita ingin bersama-sama belajar bagaimana cara mengubah limbah dapur yang biasa dipandang sebelah mata menjadi sumber daya yang bernilai ekonomi,” ujarnya.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tegal menegaskan dengan mengumpulkan dan mengolah minyak jelantah secara benar dan terstruktur maka Insya Allah akan menambah pemasukan dan tabungan untuk keluarga.
Selain itu, langkah ini juga termasuk bentuk dukungan kita terhadap gerakan ekonomi sirkular yang ramah lingkungan.
PKK ini merupakan mitra strategis pemerintah yang berfokus pada keluarga, kesejahteraan keluarga dan masyarakat. Dan in sya Allah, kami PKK, siap mengambil peran aktif dan menggerakan seluruh masyarakat mulai dari dasawisma, RT, RW, Kelurahan, Kecamatan, hingga PKK tingkat Kota untuk membangun ekosistem pengelolaan jelantah menjadi berkah,” tegasnya.
Sementara itu, Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono, dalam sambutannya mengapresiasi Tim Penggerak PKK Kota Tegal yang telah menginisiasi Program Jelantah Jadi Rupiah.
Atas nama Pemerintah Kota Tegal, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Tim Penggerak PKK Kota Tegal yang telah menginisiasi dan menggerakkan program yang sangat positif dan strategis ini,” ujarnya.
Menurutnya, Program “Jelantah Jadi Rupiah” merupakan sebuah gerakan sederhana namun memiliki manfaat yang sangat besar. Minyak jelantah yang selama ini sering dianggap sebagai limbah rumah tangga ternyata memiliki nilai ekonomi dan nilai lingkungan yang tinggi apabila dikumpulkan dan dikelola dengan baik.
Selain dapat memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat, pengelolaan minyak jelantah juga menjadi bagian penting dari upaya menjaga keberlanjutan lingkungan,” tambahnya.
Walikota Tegal berharap program ini tidak berhenti pada kegiatan launching dan sosialisasi hari ini saja, tetapi benar-benar menjadi gerakan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam acara ini juga di laksanakan Penandatanganan surat perjanjian kerjasama antara Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tegal dan Direktur Utama PT Biosirkular Inovasi Indonesia.
Sedangkan untuk materi Sosialisasi tentang Program Jelantah menjadi rupiah disampaikan langsung oleh narasumber dari PT Biosirkular Inovasi Indonesia, Muhammad Taufan Haidar Prayoga.(Fauzi/Targetnews.id)










