Home / BERITA UTAMA

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Desa Pendem Batu, Mirip di Negeri Matahari Terbit Jepang

Foto ist: Seminya Bunga Tabebuya Desa Pendem Kota Batu, mirip di Negeri Sakura Jepang

Foto ist: Seminya Bunga Tabebuya Desa Pendem Kota Batu, mirip di Negeri Sakura Jepang

TARGETNEWS.ID, Kota Batu – Musim panas yang cukup panjang tidak menyurutkan bunga tabebuya sebagai ikon di desa Pendem Kecamatan Junrejo Kota Batu, tetap bermekaran terlihat indah di akhir September hingga Oktober 2026.

Kondisi mekarnya dan seminya bunga tabebuya memiliki suasana jalan desa menjadi indah seakan menyerupai sedang musim semi mirip dengan bunga sakura di “Negeri Matahari Terbit” (The Land of the Rising Sun) di negara Jepang.

Sementara itu menurut kepala desa Pendem Kecamatan Junrejo Kota Batu,Tri Wahyuwono Efendi mengatakan, seminya bunga tabebuya sebagai ikon desa Pendem menjadi sasaran para wisatawan maupun fotografer untuk mengambil momen tersebut,” kata Efendi, Selasa (13/10/2026).

Baca juga  Ke Kolam Renang Isen Mulang, Satsamapta Polresta Palangka Raya Tinjau Kamtibmas

Ditambahkan lagi, bunga tabebuya yang sangat maksimal adalah di jalan Semeru di dalam kawasan Wisata Bumi Lumbung Pendem. Juga terdapat di jalan terusan Wijaya Kusuma persisnya di depan Pusat Pendidikan Artileri Pertahanan Udara (Pusdik Arhanud).

“Bunga tabebuya di wilayah desa kami didominasi warna kuning cerah, pink, dan putih. Saat ini kondisinya telah mekar sekitar 80 persen dan mendekati puncaknya. Hal ini memiliki daya tarik wisatawan maupun warga lokal se Malang Raya untuk berswafoto juga melakukan konten estetik,”terang Efendi.

Baca juga  Pastikan Jemaah Yang Datang Dan Selesai Melaksanakan Ibadah di Gereja Terhindar Dari Kecelakaan, Personel Sat Lantas Polres Pulang Pisau Pengaturan Arus Lalu Lintas

Akan tetapi momen tersebut tidak bisa digelar Festival Tabebuya tahun 2026 ini, dikarenakan terdampak dengan pemberlakuan efisiensi anggaran dari pusat hingga daerah dan Kabupaten Kota se Indonesia. Untuk penggunaan anggaran yang bersifat seremonial seperti festival tabebuya tidak bisa digelar,berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Meskipun festival tabebuya masuk dalam program tahunan, tetapi anggaran untuk gelaran tersebut tidak bisa dilaksanakan karena pos anggarannya ditiadakan. Bagaimanapun azas pemanfaatan anggaran di desa tetap mengacu pada aturan yang baru dan sangat ketat segi monitoringnya,”pungkas Efendi. (Wan)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Mewakili Danramil, Babinsa Koramil 06/Sruweng Hadiri Rapat Konferensi Dinas Kepala Desa se-Kecamatan Sruweng.

BERITA UTAMA

Melalui Komunikasi Sosial, Babinsa Berikan Wawasan Kebangsaan Kepada Masyarakat Binaan

BERITA UTAMA

Sambangi Petugas Satpam Bank Mandiri Personil Sat Binmas Pulpis laksanakan Pengecekan dan Pesan Kamtibmas.

Artikel

Koramil 1612-03/Reok Terlibat Aktif dalam Pengembangan Kampung Moderasi Beragama

BERITA UTAMA

Kanit II SPKT dan Piket Satfung cek Ruang Tahanan Mapolresta Palangka Raya saat Malam Hari

Artikel

Kapolres Kubu Raya: Dukungan Masyarakat Kunci Keberhasilan Kondusifitas Pemilu 2024

Artikel

Polri Buka Posko Penerimaan Bantuan Bencana, Ajak Masyarakat Perkuat Solidaritas Kemanusiaan

BERITA UTAMA

Satgas TMMD Kodim 1208/Sambas Bersihkan Tempat Wudhu Masjid Jamuatul Muslimin Hasil Program TMMD