Home / HUKUM / PERISTIWA

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Pelapor Pencemaran Nama Baik, Akhirnya Berujung Damai

Foto : Kedua Warga Jln.Lesti Kota Batu berujung damai terkait Pencemaran nama baik

Foto : Kedua Warga Jln.Lesti Kota Batu berujung damai terkait Pencemaran nama baik

TARGETNEWS.ID, Kota Batu – Perselisihan antar warga dilakukan dengan restorative justice dengan melakukan pendekatan (keadila tvn restoratif) di Resor Polres Batu. Itu dilakukan terkait pembakaran sampah di permukiman warga yang sedang viral di media sosial (Medsos).

Akhirnya kedua belah pihak berhasil dengan damai setelah kedua belah pihak dilakukan mediasi di ruang gelar perkara Satreskrim Polres Batu. Hal itu dipimpin langsung oleh jajaran Satreskrim berjalan lancar di hadiri oleh kedua belah pihak juga kuasa hukum keduanya,pada Kamis (8/10/2026

Proses mediasi dengan restorative justice, dibenarkan oleh Ps.Kasi Humas Polres Batu, Iptu M. Huda Rohman. Penyelesaian perkara itu dilakukan secara kekeluargaan. Hal ini Polri mengedepankan pendekatan dan humanis dalam kontek konflik sosial di tengah masyarakat.

Baca juga  Dinsos Brebes Sosialisasikan Validasi Data Kemiskinan siks-dj.go.ig

“Dibenarkan oleh M.Huda Rohman, bahwa Satreskrim Polres Batu telah memfasilitasi mediasi secara kekeluargaan antara kedua belah pihak terkait dugaan tindak pencemaran nama baik di media sosial. Dan keduanya berniat tidak memperpanjang permasalahan ini sampai ke ranah hukum,”timpal M.Huda.

Awal persoalannya insiden itu pada Rabu sore (02/09/2026) di area warga Jalan Lesti, Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu. Saat itu, DWB (36) membakar sampah di halaman rumah, yang kemudian memicu cekcok dengan NVR (27).

Sedangkan Rekaman video cekcok tersebut diunggah ke media sosial hingga menjadi perhatian publik.
Perselisihan tersebut dipicu oleh kekhawatiran NVR terhadap asap pembakaran sampah yang masuk ke dalam rumah.

Baca juga  Langkah Tegas Kepala DLH Nganjuk: Tertibkan Pohon Mati dan Rusak, Pastikan Jalur Protokol Aman dari Ancaman Tumbang

Mengingat dirinya memiliki bayi berusia satu bulan. Namun, karena merasa dirugikan oleh unggahan video yang beredar, DWB kemudian mengajukan pengaduan terkait dugaan pencemaran nama baik ke Polres Batu.
Setelah mendengarkan keterangan dan aspirasi kedua belah pihak, kepolisian berhasil melahirkan sejumlah kesepakatan damai.

“Dalam mediasi tersebut, pihak pertama (teradu) mengakui kesalahannya dan menyampaikan permohonan maaf atas unggahan video di media sosial serta bersedia menghapus konten tersebut.

Secara resmi perselisihan restoratif itu dan mediasi ya dilaksanakan pada Sabtu (10/10/2026). Dengan kejadian perkara seperti ini menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar saling menghormati dan menghargai satu sama lainnya, serta bijak dalam menggunakan media sosial. (Wan)

Share :

Baca Juga

Artikel

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Catat Kriminalitas Turun 13 Persen

Artikel

Mantan Wabub Sampang ,Masih Belum Move On Dari Jabatannya.

Artikel

Bhabinkamtibmas Polsek Pandih Batu Melaksanakan Giat Cooling System Kepada Masyarakat Guna Menciptakan Pemilu Damai Demi Indonesia Maju

BERITA UTAMA

Polsek Sabangau Pam Sholat Taraweh ke Masjid Darut Taqwa

BERITA UTAMA

KAPOLSEK DUKUH PAKIS SELALU HADIR MONITORING KAMTIBMAS WILAYAH AKHIR PEKAN

Artikel

Anak Remaja Di Asahan Ditemukan Tewas Saat Bermain Arung Jeram Yang Telah Hanyut Di Sungai Asahan.

BERITA UTAMA

Kunker di Muna Barat Pj Gubernur Sultra Serahkan Bantuan Beasiswa dan 2 Ribu Paket Sembako

BERITA UTAMA

Sambangi Kantor Walikota, Patmor Samapta Sampaikan Ini