Home / BERITA UTAMA

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Irvandy Andriansyah Ajak Perkuat Ranting, Ustadz Bahrun Tekankan Akidah dan Amal Saleh

Irvandy Andriansyah Ajak Perkuat Ranting, Ustadz Bahrun Tekankan Akidah dan Amal Saleh

Irvandy Andriansyah Ajak Perkuat Ranting, Ustadz Bahrun Tekankan Akidah dan Amal Saleh

SURABAYA – Kekuatan sebuah gerakan tidak hanya ditentukan oleh besarnya organisasi, tetapi juga oleh seberapa kuat akar yang menopangnya dan seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat. Semangat inilah yang mengemuka dalam kegiatan Turun ke Bawah (TURBA) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kenjeran ke Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sidotopo Wetan, Kamis (15/10/2026) malam.

Bertempat di Masjid Al Amin, Jalan Platuk Gang Langgar Nomor 15, Surabaya, kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB tersebut menjadi ruang silaturahmi, penguatan koordinasi, sekaligus refleksi bersama untuk memajukan dakwah Muhammadiyah di tengah masyarakat.

Mengusung tema “Turba Berkemajuan: Menguatkan Ranting, Menyatukan Gerakan, Memajukan Dakwah Muhammadiyah”, kegiatan ini menegaskan pentingnya peran ranting sebagai ujung tombak gerakan dakwah yang bersentuhan langsung dengan kehidupan umat.

Irvandy Andriansyah: Ranting Harus Kuat dan Hadir Memberi Manfaat

Sekretaris PCM Kenjeran, Irvandy Andriansyah, menekankan bahwa Turba bukan sekadar kunjungan organisasi, melainkan upaya membangun kedekatan, memperkuat komunikasi, dan memastikan gerakan Muhammadiyah berjalan secara sinergis hingga tingkat ranting.

Menurutnya, pimpinan cabang perlu hadir untuk mendengarkan aspirasi, memahami tantangan yang dihadapi pengurus ranting, serta mencari jalan keluar bersama. Dengan komunikasi yang terbuka, potensi dan kebutuhan masing-masing ranting dapat dipetakan untuk mendukung pengembangan dakwah yang lebih terarah.

Penguatan organisasi, lanjutnya, tidak cukup hanya diukur dari banyaknya agenda atau kegiatan yang terlaksana. Hal yang lebih penting adalah sejauh mana program tersebut membawa perubahan positif bagi jamaah dan masyarakat.

Dakwah juga perlu diwujudkan dalam tindakan nyata, mulai dari pembinaan keagamaan, penguatan keluarga, pemberdayaan generasi muda, hingga kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitar.

Kaderisasi menjadi bagian penting dari upaya tersebut. Muhammadiyah membutuhkan generasi penerus yang tidak hanya memahami nilai-nilai Islam, tetapi juga memiliki integritas, semangat pengabdian, dan kesediaan untuk bekerja bagi kemaslahatan umat.

Dengan demikian, Turba diharapkan tidak berhenti pada pertemuan semata. Silaturahmi yang terbangun perlu dilanjutkan melalui komunikasi yang berkesinambungan, program yang realistis, dan kerja bersama antara PCM dan PRM.

Semangatnya sederhana: turun menyapa, hadir menguatkan, dan bergerak memajukan dakwah.

Baca juga  Dandim 1612/Manggarai Ikuti Upacara Pemeriksaan Duplikat Bendera Pusaka Merah Putih dalam Peringatan HUT RI Ke-78

Ustadz Bahrun: Akidah yang Kuat Harus Berbuah Amal Saleh

Selain membahas penguatan organisasi, kegiatan Turba juga diisi penyampaian materi keagamaan oleh Ustadz Bahrun, S.Ag. Ia mengajak jamaah dan pengurus Muhammadiyah merenungkan perumpamaan pohon yang baik sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an Surah Ibrahim ayat 24–26.

Dalam Surah Ibrahim ayat 24, Allah SWT memberikan perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, dengan akar yang kuat dan cabang yang menjulang ke langit.

Menurut Ustadz Bahrun, perumpamaan tersebut dapat menjadi refleksi bagi setiap warga Muhammadiyah dalam membangun kehidupan pribadi maupun menjalankan amanah organisasi.

Pohon yang baik tidak hanya terlihat kokoh dari luar. Kekuatan sejatinya bertumpu pada akar yang menghujam kuat, pertumbuhan yang terpelihara, serta buah yang memberikan manfaat.

Dalam kehidupan seorang Muslim, akar tersebut dapat dimaknai sebagai akidah dan keimanan yang kokoh. Fondasi spiritual ini menjadi landasan dalam beribadah, menjaga akhlak, serta menjalankan tanggung jawab dengan penuh keikhlasan.

Jabatan dan aktivitas organisasi, menurut pesan yang disampaikan dalam materi tersebut, hendaknya menjadi sarana pengabdian, bukan sekadar tempat mencari pengakuan. Kekuatan organisasi juga berawal dari kualitas pribadi orang-orang yang menggerakkannya.

Karena itu, pembinaan keagamaan perlu terus dihidupkan di tingkat ranting. Organisasi bukan hanya menjadi ruang untuk menyusun program, melainkan juga tempat menumbuhkan pribadi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.

Bertumbuh dalam Gerakan, Berbuah dalam Pengabdian

Ustadz Bahrun juga mengingatkan bahwa pohon yang sehat akan terus bertumbuh. Dalam kehidupan organisasi, pertumbuhan itu dapat diwujudkan melalui kedisiplinan menjalankan amanah, peningkatan kualitas ibadah, musyawarah, serta pengembangan program dakwah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Ranting yang kuat bukan berarti tidak pernah menghadapi persoalan. Sebaliknya, kekuatan terlihat dari kemampuan pengurus menjaga kebersamaan, belajar dari pengalaman, dan mencari solusi melalui komunikasi yang baik.

Namun, pertumbuhan organisasi tidak akan lengkap tanpa menghasilkan buah yang bermanfaat.

Dalam konteks Muhammadiyah, buah tersebut tercermin melalui amal saleh, akhlak mulia, kepedulian sosial, dan pelayanan yang dirasakan masyarakat. Pengajian diharapkan memperbaiki kualitas ibadah dan perilaku, kegiatan sosial menumbuhkan kepedulian, sedangkan pembinaan generasi muda menjadi jalan untuk menyiapkan penerus yang berkarakter dan memiliki semangat pengabdian.

Baca juga  Polri Campus Creator Competition 2023 Jadi Ajang Generasi Muda Berkreasi

Manfaat dakwah pun tidak semestinya hanya dirasakan oleh kalangan internal organisasi. Sebagaimana pohon yang baik memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya, dakwah Muhammadiyah diharapkan mampu menghadirkan nilai-nilai Islam yang mencerahkan, menggembirakan, dan membawa kebaikan bagi masyarakat luas.

Pesan tersebut sekaligus menjadi ajakan untuk melakukan evaluasi diri: apakah kehadiran kita telah memberi manfaat, dan apakah amanah yang dijalankan benar-benar membawa kebaikan bagi orang lain?

Untuk menjawabnya, diperlukan istiqamah, kesabaran, dan kerja bersama. Setiap anggota memiliki peran sesuai kemampuan, baik melalui pengajian, pengelolaan masjid, pendidikan, kegiatan sosial, maupun pembinaan generasi muda.

Perbedaan pandangan pun hendaknya disikapi dengan kedewasaan. Musyawarah dan komunikasi harus menjadi jalan untuk menjaga persaudaraan sekaligus menemukan keputusan terbaik bagi organisasi.

Memperkuat Ranting, Meneguhkan Fondasi Dakwah

Turba PCM Kenjeran ke PRM Sidotopo Wetan menghadirkan dua pesan yang saling melengkapi: pentingnya organisasi yang solid dan perlunya fondasi spiritual yang kokoh.

Penguatan sinergi, koordinasi, serta kaderisasi sebagaimana ditekankan dalam pembahasan organisasi perlu berjalan seiring dengan pembinaan akidah, akhlak, dan amal saleh.

Sebab, organisasi yang kuat membutuhkan orang-orang yang amanah. Sementara semangat keagamaan akan semakin bermakna ketika diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberi manfaat bagi sesama.

Melalui kegiatan ini, hubungan antara PCM Kenjeran dan PRM Sidotopo Wetan diharapkan semakin erat, komunikasi semakin terbuka, dan semangat pengabdian para pengurus serta anggota semakin tumbuh.

Pada akhirnya, keberhasilan Turba tidak hanya terletak pada terselenggaranya pertemuan, tetapi juga pada tindak lanjut setelah kegiatan berakhir. Silaturahmi harus berlanjut menjadi kerja bersama, pesan keagamaan tercermin dalam perilaku, dan komitmen organisasi dibuktikan melalui pelayanan yang nyata.

Dengan akar akidah yang kuat, gerakan yang terus bertumbuh, dan amal saleh yang memberikan manfaat, Muhammadiyah diharapkan terus menjadi pohon kebaikan yang kehadirannya dirasakan oleh umat dan masyarakat luas.

(Anil)

Share :

Baca Juga

Artikel

Personel Kodim 1009/Tanah Laut Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Tingkat Desa

BERITA UTAMA

PasiIntel Kodim 1612/Manggarai Hadiri Apel Siaga Pengawasan Kampanye Pemilu 2024 oleh Bawaslu Manggarai Timur

Artikel

Kodim 1002/HST Gelar Pembinaan Keluarga Besar TNI, Jalin Harmoni Demi Keutuhan NKRI

Artikel

Satlantas Polres Pulang Pisau Laksanakan Pembagian Brosur Kamseltibcarlantas

BERITA UTAMA

Pencarian Sumber Air untuk Pengeboran Sumur Bor, Anak-Anak Desa Ratu Sepudak Turun Tangan Bantu Satgas TMMD

BERITA UTAMA

Kodim 1002/HST Bersama Pemdes Rantau Keminting Gelar Gerakan Indonesia Asri

Artikel

Bhabinkamtibmas Polsek Maliku Sosialisasi Program Sapu Bersih Pungutan Liar

Artikel

Sarasehan Media Polda Jatim 2024: Sinergi untuk Pilkada Serentak yang Aman dan Damai