TARGETNEWS.ID Malang Raya – Ketua DPC PERADI Kabupaten Malang, Suliono, S.H., M.Kn., turut menyampaikan pesan kepada seluruh peserta Ujian Profesi Advokat (UPA) agar tidak hanya mempersiapkan diri dengan kemampuan akademis dan penguasaan ilmu hukum, tetapi juga membangun integritas, kejujuran, serta tanggung jawab moral dalam menjalankan profesi advokat.
“Saya berpesan kepada seluruh peserta UPA agar mengikuti ujian ini dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi kejujuran, dan mempersiapkan diri menjadi advokat yang profesional, berintegritas, serta bertanggung jawab. Menjadi advokat bukan semata-mata tentang kecerdasan dalam memahami hukum, tetapi juga tentang keberanian menegakkan kebenaran dan memperjuangkan keadilan berdasarkan hukum dan hati nurani,” pesan Suliono.
Menurutnya, profesi advokat merupakan profesi yang mulia dan terhormat (officium nobile), sehingga setiap calon advokat harus memahami bahwa tanggung jawab seorang advokat tidak hanya kepada klien, tetapi juga kepada hukum, masyarakat, dan keadilan.
Suliono juga menegaskan bahwa calon advokat harus memiliki komitmen untuk menjaga marwah profesi, menaati kode etik advokat, serta tidak menyalahgunakan kewenangan dan kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat.
“Jangan pernah menjadikan profesi advokat hanya sebagai sarana mencari keuntungan. Jadikan profesi ini sebagai bentuk pengabdian untuk membantu masyarakat memperoleh hak-haknya dan mendapatkan keadilan. Integritas harus menjadi pegangan dalam setiap langkah, baik ketika menghadapi perkara besar maupun ketika membela masyarakat kecil yang membutuhkan bantuan hukum,” tegasnya.
Ia berharap pelaksanaan UPA dapat melahirkan calon-calon advokat yang tidak hanya cakap secara hukum, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, menjunjung tinggi etika profesi, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi penegakan hukum di Indonesia.
“Lulus UPA bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab besar sebagai calon penegak keadilan. Teruslah belajar, jaga nama baik profesi, hormati hukum, dan jangan pernah mengorbankan integritas demi kepentingan apa pun,” pungkas Suliono, S.H., M.Kn., Ketua DPC PERADI Kabupaten Malang.(Wan)










