Home / BERITA UTAMA / DAERAH / TNI-POLRI

Kamis, 27 April 2023 - 14:29 WIB

Video tersebut memperlihatkan sejumlah orang mengeroyok dua orang yang diketahui Pratu Marinir Juanda Dahlan dan Pratu Rasyid.

Sejumlah orang mengeroyok dua prajurit TNI di Jeneponto di halaman SPBU Allu, Benteng, Bangkala, Jeneponto, viral di media sosial (medsos), Kamis 20 April 2023.

Video tersebut memperlihatkan sejumlah orang mengeroyok dua orang yang diketahui Pratu Marinir Juanda Dahlan dan Pratu Rasyid.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kronologi pengeroyokan terjadi setelah Pratu Juanda berangkat dari rumahnya di Desa Kapita, Jeneponto dengan tujuan ke Kafe Dmatte di Jalan Poros, Bangkala, untuk bertemu Pratu Rasid, Pratu Dandi, dan Pratu Marlin, untuk makan di lokasi, pukul 20.00 WIB.

Setelah pukul 22.30 WIB, Pratu Juanda bersama tiga orang anggota meninggalkan kafe menuju ATM di Bangkala, Jeneponto. Setelah dari ATM, mereka menuju ke rest area di Bangkala Barat, Jeneponto, dengan maksud untuk sahur bersama.

Namun ke-4 anggota tersebut saat dalam perjalan menuju rest area yang berada di Bangkala di geber-geber oleh rombongan sepeda motor dari orang tak dikenal. Saat itu, geng motor itu berhenti di tengah jalan raya.

Baca juga  Bhabinkamtibmas Polsek Maliku Sosialisasikan Larangan Karhutla Kepada Warga Masyarakat.

Kemudian Pratu Rasid mengatakan agar motor-motor tersebut dimajukan. Selanjutnya rombongan pemotor tersebut maju dengan berbalik arah ke arah SPBU Bangkala.

Lalu Pratu Juanda juga ikut berbalik arah dengan maksud akan kembali ke rumahnya di Desa Kapita, Bangkala Barat, Jeneponto.

Pukul 22.45 Wita, Pratu Juanda, Pratu Dandi, dan Pratu Marlin saat melintas di depan SPBU Bangkala tiba-tiba kelompok pemuda yang berada di area SPBU Bangkala berlari dan langsung menendang bahu sebelah kiri Pratu Juanda. Kemudian Pratu Juanda terjatuh dari motor.

Selanjutnya Pratu Juanda bersama dengan Pratu Rasid masuk ke area SPBU Bangkala mendatangi kelompok pemuda dengan maksud bertanya. Tapi geng motor tersebut yang salah satunya diduga adalah M langsung memukul Pratu Juanda pada bagian dagu.

Baca juga  Hari Kesadaran Nasional: Meningkatkan Peran ASN dalam Mewujudkan Tabalong yang Sejahtera

“Kemudian Pratu Rasid melerai namun geng motor tersebut mengeluarkan senjata tajam jenis badik ke arah Pratu Rasid,” demikian dari keterangan yang dihimpun.

Pukul 23.15 Wita, pelaku lainnya B mendatangi Pratu Rasid. Saat itu Pratu Rasid menyampaikan bahwa dirinya seorang anggota TNI. Namun, B langsung melakukan pemukulan kepada Pratu Rasid pada bagian bahu sebelah kanan.

“Kemudian kelompok pemuda yang lain yang berada di sekitar SPBU diduga kelompok B langsung melakukan pengeroyokan kepada Pratu Rasid sampai ke pinggir jalan raya,” ujarnya.

Usai menjadi korban pengeroyokan, Pratu Juanda dan Pratu Rasid menuju rumahnya masing-masing sekitar pukul OO.10 Wita.

Pratu Juanda mengalami luka memar pada bagian dagu, luka lecet pada bagian siku kanan. Sementara Pratu Rasid tidak mengalami luka apapun.Lim

Share :

Baca Juga

Artikel

Polda Jatim Imbau Masyarakat Tidak Konvoi pada Malam Pergantian Tahun

Artikel

Hari ke -10 Tim DVI Polda Jatim Berhasil Identifikasi 15 Jenazah Korban KMP Tunu Pratama

Artikel

Yontankfib 2 Marinir TNI AL Gelar Latishar Kendaraan Tempur Kavaleri

BERITA UTAMA

3 Point Berhasil Diamankan Kancil WHW Atas Saudara Sekotanya, Radit FC Dengan Tajuk Derby Pontianak. Syahril dkk Berhasil Menang Meyakinkan 4-1 atas Radit FC.

Artikel

Gelar Dialog Publik di Malut, Divhumas Polri Gaungkan Semangat Generasi Berkarakter dan Berintegritas

Artikel

Bhabinkamtibmas Laksanakan Himbauan Karhutla Kepada Masyarakat

Artikel

BEM UNU Kalbar dan Kemenkominfo RI Hadirkan Seminar Digital

Artikel

Colling System Pasca Pilkada, Polres Bondowoso Gelar Baksos di Desa Terpencil