KODIM 0709/KEBUMEN, Babinsa Koramil 15/Klirong Peltu Sumadi, Serda Kusworo dan Kopda Anggit bersama Distapang Kabupaten Kebumen dan BPP (Bapan Penyuluh Pertanian) Kec.Klirong melaksanakan upaya khusus (Upsus) dalam upaya swasembada pangan dengan mendampingi petani melaksanakan panen padi ubinan milik Kelompok Tani “Tani Makmur” Desa Klirong, Kec.Klirong, Kab.Kebumen seluas 250 ubin, Kamis (27/07/2023).
Metode ubinan adalah salah satu metode dalam dunia pertanian untuk mengetahui perkiraan dari jumlah hasil yang akan didapat pada saat panen. Teknik tersebut adalah merupakan salah satu cara untuk menghitung perkiraan produksi atau hasil panen adalah melalui panen ubinan. Panen ubinan dibuat agar dapat mewakili hasil hamparan.
Untuk mendapatkan data yang akurat lakukan pengambilan ubinan minimal 3 kali atau lebih. Luas ubinan berdasarkan sistem Tanam Jajar Legowo yang digunakan dengan jarak tanam 25 x 12,5 x 50 cm.
Serda Kusworo saat melaksanakan pendampingan panen ubinan mengatakan “Metode ubinan dibuat agar dapat melihat hasil hamparan dalam budidaya padi. Hasil panen berlimpah merupakan impian bagi seluruh petani padi. Banyak petani yang belum menguasai teknik perhitungan perkiraan produksi padi pada lahan mereka. Perkiraan produksi kebanyakan hanya mengandalkan pengamatan visual dan mempercayakan perkiraan hasil dengan metode penaksiran produksi oleh penebas atau tengkulak yang hasilnya sangat subjektif dan tidak bisa dipertanggung jawabkan keakuratannya secara ilmiah,”kata Serda Kusworo.
Ketua Kelompok Tani “Tani Makmur” Bpk Partimin mengucapkan terimakasih kepada Babinsa
yang selama ini telah membantu dan mengarahkan petani dalam pertanian. Dan saya sebagai petani jadi mengetahui perkiraan hasil sawah yang digarap melalui metode ubinan”, pungkasnya. (Pendim)










