Soroti Kasus Kekerasan Anak di Pasaman, Tokoh Muda Sumbar Ini Dorong Pemerintah Bentuk KPAD

PADANG – Angka kekerasan terhadap anak di Sumatera Barat pada 2022 cukup tinggi sehingga dibutuhkan peran semua pihak termasuk masyarakat untuk mengantisipasi sekaligus memberikan perlindungan terhadap korban.

Ditambah awal tahun ini telah membuka kembali angka kekerasan terhadap anak di Sumatera Barat di mulai kasus pencabulan anak di Jorong Kampung Petani, Sorik, Nagari Tarung-Tarung, Rao Pasaman.

Ihwal itu, mengundang perhatian banyak pihak termasuk tokoh muda Sumatera Barat Fadhlur Rahman Ahsas. Katanya, melihat dari rekaman tahun 2022 hingga mencapai 300 lebih kasus kekerasan terhadap anak di Sumatera Barat, artinya semakin hari semakin tinggi, apalagi awal tahun telah terjadi dengan memakan korban terbilang cukup besar.

“Baru baru ini, saya mendapatkan informasi kekerasan anak kembali terjadi, dan ini membuka catatan suram untuk kekerasan anak di Sumatera Barat pada awal tahun 2023 yang katanya memakan korban 8 orang. Yah terbilang angkanya besar dalam memakan korban,” papar yang acap disapa Gus Lur, Minggu (29/01/2023).

Baca juga  Ringankan Beban Warga, Satgas TMMD ke-126 Sidoarjo Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di Desa Kedondong

Gus Lur yang juga aktivis Gerakan Pemuda Ansor Sumatera Barat tersebut mengatakan, meski pelaku saat ini sudah diamankan oleh pihak kepolisian di Mapolres Pasaman, tetapi anak-anak yang sudah menjadi korban harus menjadi perhatian serius oleh pihak terkait. “Ini bicara tindakan trauma dan mental anak yang sudah menjadi korban,” katanya.

“Memang, kasus ini sedang diproses dan semua pihak telah memberikan pengawalan dalam kasus ini, namun harapan kita harus ada solusi dalam kasus ini, baik sebelum dan sesudah, sebab akan meninggalkan traumatik yang sangat mendalam terhadap korban, apalagi ini anak anak kita masa depan bangsa dan negara,” jelasnya.

Gus Lur menambahkan perihal pasca terjadi kekerasan perlu adanya perhatian khusus untuk mengobati traumatik korban dan memberikan perlindungan terhadap hak-anak anak, pastinya menjadi konsen dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Namun, sambungnya, KPAI memiliki keterbatasan untuk mengurusi semua kasus kekerasan anak di seluruh Indonesia. Dengan ihwal itu, ia sangat mendorong terbentuknya KPAD Sumatera Barat asbabnya persoalan perlindungan anak ini sifatnya langsung dan berkesinambungan, pastinya bagi pemerintah sebagai problem solving

Baca juga  Sat Lantas Polres Pulang Pisau Laksanakan Patroli dan Pengaturan Lalin Serta Himbauan Kamseltibcarlantas Kepada Pengendara

“Dengan banyaknya catatan kasus kekerasan anak di Sumbar yang semakin naik, dan perlu adanya solusi cepat untuk korban saya sangat mendorong pemerintah untuk membentuk KPAD, sebab akan menjadi perpanjangan tangan KPAI dalam menuntaskan kasus dan perlindungan terhadap pemenuhan hak-hak seorang anak dari sisi pemerintahan maupun dalam perlindungan terhadap berbagai tindakan kekerasan fisik maupun seksual terhadap anak,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya, LI, pelaku pencabulan bocah di Tarung-tarung, Rao merupakan buruh bangunan yang menetap di perkampungan tersebut. Pelaku ditangkap ramai ramai oleh warga sebelumnya dan diserahkan kepada pihak kepolisian.

Kepada polisi, pelaku mengaku telah melakukan aksi pencabulan sebanyak delapan korban dengan berkali kali. Dalam melancarkan aksinya, pelaku kerap memberi uang Rp 5-10 ribu kepada korban sebelum dan setelah selesai melakukan aksi bejatnya. (Zak)

Share :

Baca Juga

Artikel

Komandan Satuan Radar 226 dan Ketua Pia Ardhya Garini Ranting 06-15/D.ll Satuan Radar 226 beserta Keluarga Besar Satuan Radar 226 Buraen: Mengucapkan: SELAMAT MEMPERINGATI ISRA MI’RAJ NABI MUHAMMAD SAW, 27 RAJAB 1446H/2025 M “Membangun Mentalitas Tangguh Menghadapi Percepatan Zaman”

Artikel

Ketum IKKT Pimpin Serah Terima Jabatan Ketua IKKT PWA Cabang BS XII Kogabwilhan II

Artikel

Kolaborasi TNI dan Pemkab Tabalong Sukseskan Layanan Publik Terpadu di Desa Hayup

Artikel

Mendekati Demo Tanggal 3 September 2025, Gambar Meme Ajakan Turunkan Gubernur Khofifah Mulai Ramai Di Medsos

Artikel

BRI UNIT CABANG KECAMATAN KALIANGET,DI SOAL PELAYANANNYA.

Artikel

Bupati Anwar Sadat Buka Verifikasi data tunggal sosial dan ekonomi nasional (DTSEN) dan penerima bantuan jaminan kesehatan(PBI- JK ,APBD tahun 2026,

BERITA UTAMA

Antisipasi Munculnya Paham Radikalisme, Satgas Binluh Gelar Sosialisasi Kepada Para Lurah

Artikel

Babinsa Terkarang Hadiri Pengambilan Sumpah Serta Pembekalan Anggota Pengawas TPS Se – Kec.Tekarang