Home / Uncategorized

Rabu, 27 September 2023 - 06:33 WIB

Tidak Malu ? Divonis 9 Tahun Penjara Denda 39,5 Wakil DPRD Jatim Sahat Tua Simandjutak Melakukan Korupsi dana hibah Pemprov Jatim

Wakil DPRD Jatim Sahat Tua Simandjutak Melakukan Korupsi dana hibah Pemprov Jatim.

Wakil DPRD Jatim Sahat Tua Simandjutak Melakukan Korupsi dana hibah Pemprov Jatim.

Surabaya,TargetNews.id Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sahat Tua Simandjutak tebukti bersalah melakukan Korupsi Pengelolaan Dana Hibah Pemprov Jatim divonis sembilan tahun penjara dan
Hak politik tokoh senior Golkar Jatim itu juga dicabut selama empat tahun.

Putusan itu dibacakan Ketua Majelis Hakim Dewa Suardita di Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Selasa (26/9/2023).

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Sahat dengan pidana penjara selama sembilan tahun,” kata Ketua Majelis Hakim Dewa saat membacakan amar putusan.

Sahat dinilai sudah melanggar Pasal 12 huruf a Jo Pasal 18 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Menyatakan terdakwa Sahat telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum melakukan beberapa tindak pidana korupsi secara bersama-sama,” ujar hakim.

Baca juga  Peran Santri Memperkuat Kedaulatan Indonesia

Selain diputus sembilan tahun penjara, Sahat juga harus membayar denda Rp1miliar, subsider kurungan enam bulan. Dia pun diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp39,5 miliar.

“Menghukum terdakwa Sahat membayar uang pengganti kepada negara Rp39,5 miliar paling lama dalam waktu satu bulan sesudah putusan ini berkekuatan hukum tetap. Jika tidak membayar, maka harta bendanya disita dan dilelang oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU KPK) untuk menutupi uang pengganti tersebut, dengan ketentuan apabila terpidana tidak memiliki harta benda yang mencukupi maka diganti dengan pidana penjara selama 4 tahun,” ucap Hakim.

Ketua Majelis Hakim Dewa juga menjatuhkan vonis tambahan berupa dicabutnya hak terdakwa Sahat untuk menduduki jabatan publik selama empat tahun, terhitung ketika terpidana selesai menjalani masa pemidanaan.

Baca juga  Cegah Munculnya Aksi Kejahatan Polsek Kahayan Kuala Rutin Laksanakan Patroli KRYD

“Menjatuhkan pidana tambahan berupa mencabut hak terdakwa Sahat untuk menduduki jabatan publik selama empat tahun, terhitung sejak terpidana selesai menjalani hukum pidana,” kata Hakim.

Usai mendengar putusan itu, Sahat berkonsultasi dengan penasihat hukumnya, mereka meminta waktu selama tujuh hari untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

“Kami memohon waktu selama tujuh hari yang mulia,” kata mereka.

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU KPK) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Arif Suhermanto menyatakan, pihaknya menerima putusan hakim itu.

Padahal, vonis Ketua Majelis Hakim Dewa pada terdakwa Sahat ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU KPK) yang meminta terdakwa Sahat dihukum 12 tahun penjara, denda Rp1 miliar, mengembalikan uang pengganti Rp39,5 miliar dan pencabutan hak menduduki jabatan publik selama lima tahun.(NUR).

Wakil DPRD Jatim Sahat Tua Simandjutak Melakukan Korupsi dana hibah Pemprov Jatim.

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Bhabinkamtibmas Kelurahan Petuk Monitoring Senam Bersama Warga Binaan

Artikel

Komsos Merupakan Bagian dari Pendekatan Satgas TMMD ke-126 Kodim 1208/Sambas

BERITA UTAMA

Lebih Dekat Dengan TNI, Bati Tuud Koramil 09/Kutowinangun Kunjungi Anak-anak Kelompok Bermain

BERITA UTAMA

Satlantas Polres Pulang Pisau Rutin Gelar Pengaturan Lalu Lintas Pagi di Titik Rawan Kemacetan

Uncategorized

Sat Binmas Polres Pulang Pisau Sosialisasi Saber Pungli kepada Masyarakat di Kecamatan Kahayan Hilir

Artikel

Dalam Rangka Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. HUT. RI. Ke79.2024.

Uncategorized

Jaga Kondusifitas Wilayah, Polsek Rakumpit Lakukan Patroli Harkamtibmas

Uncategorized

Kembali Personel Polsek Maliku Sosialisasikan Kartu Dumas Presisi Bhabinmamtibmas