TEGAL – Badan Kerja Sama Gereja (BKSG) Kota Tegal kini beralih menjadi Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag).
Hal tersebut diutarakan Perwakilan Bamag Pdt. Royke Tampi AS saat audiensi dengan Pj. Wali Kota Tegal di Ruang Kerja Wali Kota Tegal, Rabu (24/7).
Royke mengatakan pihaknya beraudiensi terkait dengan kepengurusan baru sekaligus peralihan dari BKSG menjadi Bamag.
“BKSG sebelumnya itu memang sudah lama diketahui oleh pemerintah. BKSG ialah Badan Kerja sama Gereja Kota Tegal, tapi ini belum berbadan hukum. Artinya belum terdaftar juga di Kesbangpol, jadi masih lokal, sedangkan Bamag sudah berbadan hukum dan berpusat sampai ke daerah. Mengingat di Kota Tegal ini ada 23 gereja, untuk membangun kebersamaan, persatuan dan memberkati kota mesti diperlukan wadah, dan wadah ini ialah Bamag,” ujar Royke.
Selain itu, kedatangan Bamag juga bermaksud memberikan undangan kepada Pj. Wali Kota Tegal untuk menyaksikan sekaligus memberikan sambutan dalam pelantikan pengurus baru di Bamag.
“Acara pelantikan rencana akan dilaksanakan pada 06 Agustus 2024 nanti. Kami akan mengundang seluruh Forkompimda dan beberapa organisasi yang selalu berhubungan dengan BKSG di waktu yang lalu,” pungkasnya.
Turut hadir mendampingi dalam audiensi Kepala Bakesbangpol Budi Saptaji, Kepala Bagian Kesra Firman Hadi, dan perwakilan dari Kantor Kementerian Agama Kota Tegal. Fauzi