Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Minggu, 23 Maret 2025 - 18:10 WIB

DALAM RANGKA MENDUKUNG SWASEMBADA PANGAN NASIONAL POLRES SUMENEP MELALUI KAPOLSEK TALANGO MENGADAKAN SOSIALISASI TERHADAP PETANI JAGUNG

DALAM RANGKA MENDUKUNG SWASEMBADA PANGAN NASIONAL POLRES SUMENEP MELALUI KAPOLSEK TALANGO MENGADAKAN SOSIALISASI TERHADAP PETANI JAGUNG

DALAM RANGKA MENDUKUNG SWASEMBADA PANGAN NASIONAL POLRES SUMENEP MELALUI KAPOLSEK TALANGO MENGADAKAN SOSIALISASI TERHADAP PETANI JAGUNG

 

Sumenep TargetNews id Jum’at 21 Maret 2025 Jam 13.00 wib.Polres Sumenep Polda Jatim melalui Kapolsek kecamatan Talango, Iptu Hariyono, bersama Korlu kecamatan Talango, mendatangi petani jagung di Dusun Jate Laok desa Padike Kecamatan Talango Kabupaten Sumenep.

Kedatangan Tersebut dalam rangka mensosialisasikan Terkait bagaimana tata cara merawat tanaman jagung, sekalian memberikan pemahaman terhadap para petani yang ada di kecamatan Talango hususnya desa Padike.

Sosialisasi tersebut bertempat di arial Ladang milik bapak Yasir ” terkait beberapa tehnik, mulai dari pembukaan ladang, penanaman, sampai ke perawatan, bagaimana agar hasil panennya lebih baik dan membuahkan hasil yang optimal, terangnya.

Dari itu Kapolsek Talango Aiptu Haryono bersama korluh memberikan beberapa materi pemahaman mulai dari pemilihan Bibit Jagung, penanaman, perawatannya, dari pemerintah pupuk, yang sesuai hingga pengendalian Hama,yang menjadi kendala para petani Jagung, sering gagal Panin terangnya.

Selanjutnya Kapolsek Talango bersama korluh, menyampaikan betapa pentingnya para petani Jagung harus mempunya bekal, bagaimana cara bercocok tanam, yang mumpuni salah satunya tanaman Jagung yang berkualitas dan memberikan, tambahan penghasilan yang mumpuni.

Dan ada beberapa materi yang di sosialisasikan kepada petani, diantaranya.

Tahapan Perawatan Tanaman Jagung
a. Penyulaman
Penyulaman dilakukan sekitar 7–10 hari setelah tanam (HST) untuk mengganti benih yang tidak tumbuh atau rusak. Bibit baru harus ditanam pada lubang yang sama agar pertumbuhan tetap seragam.

Baca juga  Dandim 1612/Manggarai dan Ibu Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cab XVII Dim 1612 Memberikan Pengarahan Kepada anggota Persit Dalam Menjaga Keharmonisan Keluarga

b. Penyiangan dan Penggemburan Tanah
Penyiangan dilakukan untuk menghilangkan gulma yang dapat mengganggu pertumbuhan jagung. Biasanya dilakukan dua kali, yaitu pada usia 15–20 HST dan 30–35 HST. Selain itu, tanah di sekitar tanaman juga perlu digemburkan agar akar lebih mudah menyerap air dan nutrisi.

c. Pemupukan
Pemupukan sangat penting untuk mendukung pertumbuhan jagung. Pemupukan dilakukan dalam tiga tahap:

Pemupukan pertama (7–10 HST): Menggunakan pupuk dasar seperti Urea, SP-36, dan KCl.
Pemupukan kedua (30 HST): Menambahkan pupuk Urea dan KCl untuk mempercepat pertumbuhan vegetatif.

Pemupukan ketiga (45 HST): Menggunakan Urea untuk mendukung perkembangan tongkol dan biji jagung. d Pengairan dan Drainase
Tanaman jagung memerlukan air yang cukup, terutama pada fase awal pertumbuhan dan saat pembentukan tongkol. Jika curah hujan rendah,

harus dilakukan penyiraman secara teratur. Sebaliknya, jika hujan berlebihan, sistem drainase harus diperhatikan agar tanaman tidak tergenang air.

e. Pengendalian Hama dan Penyakit
Tanaman jagung rentan terhadap hama seperti ulat grayak, penggerek batang, dan kutu daun. Untuk mengatasinya, dapat digunakan pestisida nabati atau kimia sesuai dosis yang dianjurkan. Selain itu, penyakit seperti bulai dan karat daun harus dicegah dengan penggunaan benih unggul dan penyemprotan fungisida jika diperlukan.

f. Perempelan Tunas Samping (Jika Diperlukan)
Tunas samping yang tumbuh di bagian bawah tanaman jagung dapat menghambat pertumbuhan tongkol utama. Jika pertumbuhan tunas terlalu banyak, perempelan dapat dilakukan agar nutrisi terfokus pada pembentukan tongkol yang lebih besar dan berkualitas.

Baca juga  Bhabinkamtibmas Polsek Maliku Sampaikan Maklumat Kapolda Kalteng Terkait Penyampaian Pendapat dimuka Umum.

Perawatan yang baik pada tanaman jagung akan menentukan hasil panen yang optimal. Dengan melakukan penyulaman, penyiangan, pemupukan, pengairan, serta pengendalian hama dan penyakit secara tepat, tanaman jagung dapat tumbuh sehat dan menghasilkan produksi yang maksimal. Perawatan yang konsisten tidak hanya meningkatkan hasil panen tetapi juga menjaga kualitas jagung agar layak konsumsi dan bernilai jual tinggi.

DALAM RANGKA MENDUKUNG SWASEMBADA PANGAN NASIONAL POLRES SUMENEP MELALUI KAPOLSEK TALANGO MENGADAKAN SOSIALISASI TERHADAP PETANI JAGUNG

Kegiatan sosialisasi ini berjalan dengan aman dan lancar. Para petani yang hadir menyambut baik program ini dan berharap adanya pendampingan lebih lanjut agar hasil pertanian mereka semakin meningkat. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pertanian di wilayah Talango dapat berkembang lebih baik dan berkontribusi dalam pencapaian swasembada pangan nasional.

Hal senada juga di sampaikan oleh kepala desa Padike, Hj.Syafaatun Nuriyah” dan masyarakat petani lainnya,mengapresiasi dari kehadiran aparat Kapolsek Talango Iptu Hariyono, bersama korluh, yang tidak hanya hadir selaku pengawasan,

melainkan memberikan solusi beberapa materi terhadap para petani, dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional,
Dan kedatangan para aparat,dan Korluh, menjadi sinyal positif, program swasembada pangan,bukan hanya sebatas impian, melainkan tercapai dengan kerjasama semua pihak ungkapnya.
(Red)

Share :

Baca Juga

Artikel

Kejari Pontianak Klarifikasi Isu Suap Kasus IPAL, Hary Wibowo Kasipidsus Tegaskan Proses Sudah Sesuai SOP

Uncategorized

Rutin Personil Polsek Kahayan Tengah Sosialisasi Tentang Larangan Karhutla.

Artikel

Babinsa Koramil 0815/16 Pacet Ajarkan Disiplin Siswa MI Miftahul Ulum

BERITA UTAMA

Upaya Babinsa Koramil 1612-05/Elar Dalam Peningkatan Kesehatan Bayi/Balita dan Ibu Hamil

Uncategorized

Cegah Karhutla ini yang di lakukan Bhabinkamtibmas

BERITA UTAMA

Jalin Keakraban Babinsa Sebubus Bantu Warga Cor Lantai Halaman Rumah

BERITA UTAMA

Polres Tulungagung Permudah Masyarakat Melaporkan Kejadian Lakalantas dengan Aplikasi T.A.K

Uncategorized

DDS (Door To Door System) Cara Bhabinkamtibmas Sampaikan Himbauan Kamtibmas