Ngawi – Dalam rangka mempererat ukhuwah dan menjalin silaturahmi pasca Idulfitri 1446 H, Keluarga Besar Persatuan Pencak Silat (PPS) HASTAKARI Pusat Ngawi menggelar kegiatan Halal Bihalal yang sarat makna dan nilai-nilai kebangsaan. Acara ini diselenggarakan di Gedung Serbaguna Kantor Desa Grudo, Kabupaten Ngawi, dan berlangsung dengan penuh kehangatan, semangat kebersamaan, serta nuansa budaya yang kental.
Kegiatan yang mengusung tema “Dengan Semangat Halal Bihalal Kita Pererat Rasa Persaudaraan yang Kuat” ini menjadi momentum istimewa bagi seluruh keluarga besar PPS HASTAKARI untuk saling memaafkan, berbagi semangat, dan memperteguh komitmen terhadap perjuangan organisasi dalam bidang seni bela diri pencak silat.
Ketua Umum PPS HASTAKARI, Bapak Maksum Hanafi, S.Pd., MA, membuka acara dengan sambutan penuh semangat. Dalam orasinya, beliau menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang kumpul-kumpul, namun merupakan sarana penting untuk memperkokoh nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi organisasi, seperti solidaritas, disiplin, dan cinta terhadap budaya bangsa.
Pentas Budaya Reog: Kebanggaan Lokal yang Mendunia
Salah satu penampilan paling mencuri perhatian adalah pertunjukan seni Reog Ponorogo yang dibawakan oleh para anggota muda PPS HASTAKARI. Dengan kostum dan iringan gamelan yang menggugah semangat, para penari reog—baik laki-laki maupun perempuan—mempersembahkan pertunjukan spektakuler yang menunjukkan kedalaman cinta mereka terhadap seni tradisi.
Penampilan ini bukan hanya menjadi hiburan, melainkan juga sebagai bentuk nyata upaya pelestarian budaya lokal yang semakin relevan di tengah tantangan zaman modern.
Tujuan Mulia dalam Kegiatan Halal Bihalal
Rangkaian acara Halal Bihalal ini dirancang dengan berbagai tujuan strategis, di antaranya:
1. Mempererat silaturahmi dan rasa persaudaraan antar anggota PPS HASTAKARI dari berbagai daerah.
2. Memberikan motivasi dan inspirasi bagi para anggota untuk terus aktif dalam kegiatan organisasi dan sosial kemasyarakatan.
3. Meningkatkan pemahaman dan keterampilan berorganisasi secara profesional dan bertanggung jawab.
4. Menumbuhkan keimanan, ketakwaan, serta karakter luhur sebagai bagian dari nilai dasar bela diri sejati.
5. Membentuk generasi muda Indonesia yang unggul, tidak hanya sebagai atlet pencak silat yang tangguh, tetapi juga sebagai pribadi berakhlak mulia dan berjiwa nasionalis.
Susunan Panitia Kegiatan:
Penanggung Jawab: Maksum Hanafi, S.Pd., MA
Ketua Panitia: Zainal Mustofa
Wakil Ketua: Nanang Sukarno
Sekretaris: Feri Arisaputro
Bendahara: Oki Saputra
Seksi Keamanan: Rendy Prio Handoko, Maryono
Seksi Perlengkapan: Dedi Junaidi, Andri Purnawan, Ajun Prasetyo
Seksi Dekorasi & Dokumentasi: Nurmahdi
Seksi Hiburan: Fajar Dwi Saputra
Seksi Konsumsi: Anita Kusherawati
Seksi Acara: Seno
Seksi Kebersihan: Seluruh warga PPS HASTAKARI
Koordinator Humas Wilayah:
Ngawi: Rendy Prio Handoko
Beran: Suryadi, Yoga
Kasreman: Ibnu Maskur, Anas Anjarkasi
Pitu: Purwanto, Andi, Rio, Eka
Blora/Getas: Hendra, Bayu Purnomo
Jabodetabek: Suraji, Setifan Agus
Tentang PPS HASTAKARI
PPS HASTAKARI adalah organisasi bela diri yang telah terdaftar secara sah melalui Akta Notaris: Yoga Mahendra Kusuma, S.H., M.Kn. No. 31 Tahun 2014 / AHU–490.AH.02.01. Tahun 2013. Sekretariat pusatnya beralamat di Jl. Suroko No. 05, Ngronggi – Grudo, Ngawi, Jawa Timur, Kode Pos 63217. Dengan visi membentuk insan bela diri yang tangguh, berwawasan kebangsaan, dan berbudi pekerti luhur, HASTAKARI terus berperan aktif dalam pembinaan generasi muda Indonesia.
Penutup
Kegiatan Halal Bihalal ini menjadi bukti nyata bahwa PPS HASTAKARI bukan hanya organisasi pencak silat semata, tetapi juga wadah pembinaan karakter, budaya, dan nasionalisme. Dengan semangat gotong royong, nilai kekeluargaan, dan kebersamaan yang terus dijaga, HASTAKARI Pusat Ngawi siap melangkah maju, mengharumkan nama daerah, serta menjaga warisan luhur bangsa di tengah dinamika zaman.
Khoirul anam