Kapolres Bangka Tengah Pastikan Proses Penyelidikan Dugaan Jual Beli Lahan HP di Desa Belilik Masih Bergulir

BANGKA TENGAH – Kapolres Bangka Tengah, AKBP Dwi Budi Murtiono memastikan proses penyelidikan dugaan jual beli lahan Hutan Produksi (HP) di Desa Belilik, masih terus bergulir.

“Saat ini masih tahap proses penyelidikan, kita lihat, apakah nanti ada tindakan melanggar hukum atau tidak,” kata Kapolres saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya, Kamis (02/02/2023).

Kapolres menegaskan, pihaknya akan menindak tegas siapapun yang terbukti melanggar hukum dalam jual beli lahan hutan produksi tersebut, termasuk oknum wartawan yang disebut berinisial RD alias AB.

“Kalau memang terbukti, kita akan lakukan proses hukum,” tegasnya.

Dilansir berita sebelumnya, Dugaan jual beli lahan Hutan Produksi di Desa Belilik, Kecamatan Namang Bangka Tengah telah diperjualbelikan oleh beberapa oknum, salah satunya disebut oknum wartawan inisial RD alias AB.

“Dugaan jual beli lahan Hutan Produksi di Desa Belilik itu juga sebagian ada keterlibatan dari oknum wartawan RD atau AB,” kata sumber tertutup saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Rabu (25/01/2023).

Dia menyebut, nilai transaksi jual beli lahan Hutan Produksi yang dilakukan RD alias AB itu bervariasi, mulai Rp5 juta hingga puluhan juta rupiah.

Baca juga  Piket Koramil 11/Mirit melaksanakan patroli malam di wilayah

“Nilai transaksinya itu bervariasi, mulai Rp5 juta sampai puluhan juta, itu berdasarkan data yang saya terima,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, RD alias AB membantah ikut terlibat dalam transaksi jual lahan Hutan Produksi di Desa Belilik. Dia mengungkapkan, hanya memanfaatkan lahan untuk berkebun.

“Tidak ada (terlibat transaksi jual beli lahan Hutan Produksi di Desa Belilik-red), saya hanya berkebun karena saya memang penduduk asli disana, tapi kalau bukti transaksi jual beli lahan punya orang, saya ada pegang,” ujar RD alias AB saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon, Rabu (25/01/2023).

Untuk diketahui, praktik mafia tanah sudah menjadi atensi khusus dari Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.

Kapuspenkum Kejagung RI, Ketut Sumedana mengatakan, akan segera berkoordinasi dengan pihak Kejati Babel, guna penanganan kasus mafia tanah di Babel.

Menurut Ketut Sumedana, sesuai atensi dari Jaksa Agung soal pemberantasan Mafia Tanah, pada setiap Kejati sudah di bentuk Satgas Mafia Tanah.

Baca juga  Jelang Pilkada Serentak, Polisi RW Polres Pulang Pisau Imbau Warga Waspada Terhadap Berita Hoax

“Terkait dugaan yang terjadi di Babel, Kejagung akan koordinasikan segera dengan pihak Kejati Babel. Karena di setiap Kejati di seluruh Indonesia telah dibentuk Satgas Mafia Tanah. Jaksa Agung berharap, hendaknya dioptimalkan kinerjanya, biar masyarakat terayomi dan aset negara terjaga,” ujar Kapuspenkum kepada wartawan Selasa (24/1/23) pagi.

Ketut Sumedana mengingatkan pesan Jaksa Agung ST Burhanuddin saat beraudiensi dengan Komisi I DPR RI, September 2022 lalu. Saat itu, Jaksa Agung mengatakan bahwa penegakan hukum yang dilakukan Kejaksaan Agung, demi mendorong kepastian hukum. Yang mana manfaatnya akan dinikmati masyarakat melalui prinsip keadilan.

“Salah satu upaya penegakan hukum yang dilakukan Kejagung yakni pembentukan Satgas Mafia Tanah. Ini merupakan bukti keseriusan Kejagung dalam memberantas yang namanya Mafia Tanah. Sehingga ada kepastian berusaha, berinvestasi dan tanah-tanah masyarakat dapat terlindungi haknya dengan baik. Kehadiran Satgas Mafia Tanah juga untuk melindungi tanah negara agar tidak diserobot para mafia tanah,” kata ST Burhanuddin di hadapan Komisi I DPR RI. (Yan)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Kapolres Pulang Pisau Tinjau Lokasi Panen Raya Jagung, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Artikel

Danmenbanpur 2 Marinir Pimpin Sertijab Wadan dan Perwira Stafnya

Artikel

Peringati Hari Jadi Polwan RI ke-75, Polda Jatim gelar Olahraga Bersama

Artikel

Maklumat Kapolda Kalteng di tempelkan di tempat umum supaya bisa di baca Masyarakat

BERITA UTAMA

Polsek Pandih Batu Laksanakan Kegiatan Patroli Kamtibmas guna Cipkon Stabilitas Sitkamtibmas yang aman terkendali.

BERITA UTAMA

Personel Kodim 1009/Tanah Laut Hadiri Pengukuhan 717 BPD Dari 130 Desa Di 11 Kecamatan Se-Kabupaten Tanah Laut

Artikel

Rutinitas Personil Polsek Kahayan Kuala guna cegah terjadinya bahaya tindak kejahatan

BERITA UTAMA

Personil Polsek Kahayan Kuala secara masif lakukan giat himbauan Stop dan Larangan bermain Judi Online