Lewat Drama Komedi Beberkan Stunting

BREBES – Yu Basiroh dan Kang Dalban punya anak laki-laki yang masuk dalam kategori stunting. Mereka berdebat dengan Pak RT yang mengatakan keluarga ini harus mendapat perhatian, apa lagi Basiroh sedang hamil anak kedua agar tidak kembali stunting.

Demikian cuplikan cerita dalam seni pertunjukan rakyat yang digelar dalam rangka sosialisasi penanganan stunting di Balai Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, Senin (6/3/2023).

Gelaran ini merupakan kersama Diskominfo Jateng, BKKBN Jateng dan Dinkominfotik Kabupaten Brebes. Adapun dipilihnya Desa Grinting lantaran wilayah ini merupakan peringkat kedua angka stunting tinggi di Brebes.

Pj. Bupati Brebes Urip Sihabudin SH MH dalam sambutannya mengatakan, Brebes dalam posisi yang tidak baik-baik saja terkait stunting.

Baca juga  Wujud Ketahanan Pangan Wilayah, Babinsa Samustida Komsos Bersama Petani Sayur Hidroponik

“Jumlah Balita kita saat penimbangan di bulan Aguatus 2022, dari 117.000 balita ada 11.673 tingkat potensi stunting. Dari angka itu ada yang di bawah 2 tahun itu 3.224 bayi. Di Desa Grinting ada 72 bayi,” beber Urip.

Penanganan stunting kata Urip, harus sama di setiap desa. Termasuk di Desa Grinting, balita maupun baduta yang berpotensi stunting ini harus diberi makanan tambahan.

“Kalau tidak telur ya ikan, jadi tidak boleh biskuit. Nah, nanti dari BKKBN Jateng akan menjelaskan kenapa harus seperti itu. Bahkan sampai tingkat RT harus sama tindakannya,” jelas Urip.

Kepala Diskomfino Jateng Riena Retnaningrum dalam laporannya menjelaskan, penanganan stunting adalah tanggung jawab bersama. Untuk itu pihaknya mengemas sosialisasi agar lebih menarik dan masyarakat dapat edukasi tentang stunting.

Baca juga  Gerak Cepat Polri Tanggap Gempa: Kapolda NTT Terbang ke Sikka, Malam Ini Mabes Diberangkatkan

“Malam ini, kita ajak FK-Metra untuk bareng-bareng memberikan informasi kepada masyarakat. Ada para ahli yang nanti akan menjelaskan,” jelas Riena.

Riena berharap, masyarakat Brebes dapat mengetahui bagaimana penanganan stunting, sehingga angkanya bisa turun.

“Harapannya masyarakat akan terhibur dan mendapat pencerahan dari narasumber dan kita bergotong royong menurunkan angka stunting,” pungkasnya.

Dalam pagelaran tersebut, masyarakat semakin antusias ketika para narasumber melempar pertanyaan yang disertai dengan hadiah menarik bagi penonton yang bisa menjawabnya.

Penulis: Radit
Editor: Wasdiun

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Berita kehilangan seorang Anak remaja perempuan

BERITA UTAMA

Kunjungan Danrem, Wabup Sampang Ungkap Rencana Pembangunan Masjid Agung termegah

Artikel

13 Perwira Tinggi TNI AD Naik Pangkat

Artikel

PT MMS (Mahardika Multi Sarana) Diduga Langgar UU Migas Tahun 2001

BERITA UTAMA

Polres Tegal Gelar Gladi Bersih Sispamkota Di Depan Pemda Kabupaten Tegal

BERITA UTAMA

Satgas TMMD ke-126 Kodim 1208/Sambas Gelar Karya Bakti di Makam Ratu Sepudak

Artikel

Kundori Terpilih Sebagai Ketua PWI Kalbar Dengan Suara Terbanyak, Gusti Yusri Ketua DKP PWI Periode 2024 – 2029

Artikel

Prajurit Kodim 0713 Brebes Latihan Beladiri Taktis TNI AD